MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Minggu, 03 Februari 2019 10:38
Pembangunan Bagian Depan Kampus Unmul
Warga Khawatir Banjir, Unmul Janji Perhatikan Lingkungan

Sepakat Tinjau Bersama, Perwakilan Warga Merasa Lega

Gerbang Unmul yang berada di Jalan M Yamin.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Rencana pembangunan bagian depan kampus Universitas Mulawarman (Unmul) sempat mendapat pertentangan. Warga khawatir pembangunan itu bakal menyebabkan banjir di sekitarnya dan menyengsarakan warga Gunung Kelua.

Diketahui, bagian depan kampus Unmul bakal dibangun dengan konsep outdoor learning space. Jumat (1/2) dilakukan mediasi di Gedung Rektorat lantai III. Hadir perwakilan dari lima RT yakni RT 27, 28, 29, 30, dan 31 serta perwakilan dari pihak kontraktor, PT Nusa Konstruksi Enjiniring dan konsultan, PT Ciriajasa Cipta Mandiri.

Pukul 14.00 Wita, rapat dimulai. Rektor Unmul, Masjaya, memberi penjelasan terkait pembangunan di kampus hijau ini. Sementara menurut warga, mereka merasakan dampak lingkungan yang cukup mengganggu, khususnya banjir akibat dari pembangunan tersebut. Mereka menyebut hal itu harus mendapatkan penanganan lebih lanjut dan menuntut perhatian serius dari pihak Unmul.

Masjaya dengan terbuka mendengarkan keluh kesah warga yang hadir. Dia menuturkan, meski tengah menata ulang pembangunan yang ada, pihaknya tetap memerhatikan lingkungan sekitar.

Ada beberapa hal yang dibicarakan, di antaranya adalah perluasan penampungan air kolam Unmul dan tata kelola pembuangan air dari lapangan bola Kurusetra dan sekitar rusunawa. Warga khawatir jika penampungan air diperkecil, kapasitas daya tampung air di kolam tersebut akan berkurang banyak dan limpasan air akan membuat rumah warga terkena banjir. Sedangkan polder yang ada di sekitar lapangan bola dan rusunawa terlihat tak terawat.

Pembuangan air dari sekitar sana justru diarahkan ke bak penampungan yang kapasitas daya tampungnya lebih kecil dibanding dengan volume air yang masuk. Akibatnya sama, air akan melimpas ke jalan dan memasuki pekarangan rumah warga.

“Kami tidak melarang pembangunan yang sedang dikerjakan Unmul. Kami hanya minta tolong lingkungan diperhatikan. Limbah air itu jangan sampai mengganggu wilayah sekitar,” ungkap Laode Rahman, ketua RT 29.

Menyikapi hal tersebut, Masjaya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak yang menangani hal teknis di lapangan. Terkait volume penyimpanan air juga sudah ditambah dan diperluas. Menurutnya, hal itu tidak akan mengganggu pemukiman warga.

Soal masukan agar pembuangan air dari kolam diarahkan ke daerah Mal Lembuswana, menurut Masjaya berat dilakukan. “Satu-satunya solusi terbaik adalah dengan memperbanyak volume air,” paparnya.

Kesimpulan dari rapat itu ditemukan jalan tengah di antara kedua belah pihak untuk meninjau pembangunan bersama. Masjaya juga mempersilakan warga untuk ikut mengawasi langsung pekerjaan dari kontraktor dengan catatan, perihal pembuangan air baiknya disampaikan lebih dulu pada warga. Menurutnya, hal itu baik dilakukan agar warga juga mengetahui perkembangan dari pembangunan yang ada dan menghindari kesalahpahaman.

“Setelah mendapatkan penjelasan tadi, akhirnya kami merasa lega dan jelas. Selama ini simpang siur informasinya kalau itu mau ditutup dan lain-lain. Nantinya, akan kami sampaikan pada warga hasil rapat ini,” beber Djamharie, ketua RT 30. (*/ysm/rsh)


BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 11:48

Smart SIM Diluncurkan, Biayanya Tak Berubah, Ini Keunggulannya

JAKARTA – Mulai hari ini (23/9) masyarakat bisa mendapatkan Smart…

Senin, 23 September 2019 10:13

Tujuh Hari Lahan di Cagar Alam Kersik Luway Terbakar, Petugas Minta Water Booming

PROKAL.CO, SAMARINDA - Areal cagar alam, Kersik Luway Kabupaten Kutai…

Senin, 23 September 2019 09:01
Bandar Narkoba Tewas

Satu Proyektil Bersarang di Kepala Bandar Narkoba

SAMARINDA–Irwan (35), pengedar narkoba yang ditangkap di kawasan simpang empat…

Senin, 23 September 2019 08:52

Bangun Ibu Kota, Perhatikan Kota Penyangga

Pembangunan ibu kota negara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU)…

Sabtu, 21 September 2019 11:45

Dilumpuhkan setelah Kejar-kejaran

SAMARINDA–Penyelundupan narkoba di Samarinda masuk radar Badan Narkotika Nasional (BNN)…

Sabtu, 21 September 2019 11:40

Ketika Ribuan Mahasiswa Menyuarakan Penolakan RUU KUHP dan UU KPK

Keprihatinan yang sama terhadap isu RUU KUHP dan UU KPK…

Sabtu, 21 September 2019 11:28

Jalan Ibu Kota Negara Dibagi Lima Zona

Ada banyak alasan mengapa kereta dipilih dibanding moda transportasi lain.…

Sabtu, 21 September 2019 11:27

Ancam Kebebasan Berekspresi, Banyak Masalah di RKUHP

BALIKPAPAN- Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) masih menjadi sorotan.…

Sabtu, 21 September 2019 11:26
RUU KUHP Hanya Ditunda, Bukan Dibatalkan

Jokowi Minta 14 Pasal RUU KUHP Dikaji Ulang

JAKARTA– Makin tingginya gelombang penolakan pada Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang…

Jumat, 20 September 2019 12:13

Walhi Yakin Korporasi Terlibat Karhutla

SAMARINDA–Dugaan lahan dibakar untuk kepentingan perkebunan menguat. Kebun sawit diindikasikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*