MANAGED BY:
RABU
26 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTARA

Selasa, 29 Januari 2019 07:57
Ujian Sekolah Bakal Dimajukan
PENDIDIKAN: Gubernur Irianto Lambrie menyalami para pelajar sekolah di Bulungan, belum lama ini. (HUMAS PEMPROV KALTARA)

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan ujian nasional (UN) dan ujian sekolah berbasis nasional (USBN) tahun ini bakal digelar lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebab, momen tersebut bertepatan dengan agenda pemilu serentak pada 17 April juga memasuki Ramadan 1440 Hijriah.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengungkapkan, sesuai laporan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, meski jadwal UN dimajukan, teknis pelaksanaan UN tahun ini tidak berbeda dengan tahun ajaran sebelumnya. Yakni, terbagi dua dengan sistem ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan ujian nasional kertas dan pensil (UNKP).

“Seperti tahun lalu, UN jenjang SMA dan SMK di Kaltara 100 persen dengan sistem UNBK. Sementara untuk jenjang SMP atau MTs tahun ini sudah mencapai 71,3 persen. Meningkat dari tahun lalu yang baru 52 persen dengan sistem UNBK,” kata gubernur, yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara Sigit Muryono, Senin (28/1).

Pemerintah menargetkan pelaksanaan UN jenjang SMP/MTs tahun ini sudah bisa 100 persen UNBK. Namun, karena masih ada beberapa daerah yang belum mampu sehingga belum terealisasi. “Teknisnya seperti tahun lalu. Nanti bagi sekolah yang belum memiliki komputer, numpang dengan sekolah lain yang sudah memiliki komputer,“ ujarnya.

Gubernur mengungkapkan, peserta UN tahun ini di Kaltara untuk semua jenjang sebanyak 31.358 siswa. Meliputi SD/sederajat sebanyak 12.102 murid yang akan mengikuti USBN. Kemudian SMP/sederajat sebanyak 10.771 siswa, dan SMA/sederajat sebanyak 8.485 siswa yang akan mengikuti UN.

Dirincikan, puluhan ribu siswa ini akan mengikuti ujian di 240 sekolah. Yakni, jenjang SMA/MA sebanyak 73 sekolah, SMK 28 sekolah, serta SMP/sederajat 139 sekolah.  “Untuk jenjang SMP dan MTs ada peningkatan jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK. Di Bulungan misalnya, sebelumnya hanya 22 sekolah, tahun ini menjadi 46 sekolah. Demikian juga di Malinau, sebelumnya 13 sekolah, kini 17 sekolah yang melaksanakan UNBK,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Sigit Muryono menambahkan, pada jenjang SMP/MTs, kabupaten/kota yang sudah 100 persen melaksanakan UNBK adalah di KTT (Kabupaten Tana Tidung), dan Kota Tarakan. “Kita menginginkan semua sekolah bisa melaksanakan UNBK, karena manfaat yang sangat luar biasa. Selain efisien dan efektif, hasilnya juga dapat dipertanggungjawabkan,” kata Sigit. (humas/kri/k16)


BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2012 07:10

"Semua Bermula Bagaimana Kami Memberi Nilai Lebih"

<div> <strong>&ldquo;Saat bank lain belum buka, kami sudah buka. Saat bank lain sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers