MANAGED BY:
SENIN
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 27 Januari 2019 06:50
Bisnis dengan Sentuhan Berbeda

Tri Suriyati

FOKUS: Diakui Tri Suriyati atau Yaya, setiap usaha tak ada yang mudah untuk dijalankan. Menjalani bisnis dekorasi, dia menjadikan fokus sebagai hal utama seperti rajin menjaga barang atau properti yang ada.

PROKAL.CO, Cermat melihat peluang dan tertarik dengan usaha penyedia kebutuhan pernikahan. Itulah alasan kuat Tri Suriyati ingin mencobanya. Dari sekian banyak jasa kebutuhan pernikahan, dekorasi yang dipilih. Berbekal modal nekat dan keingintahuan besar, mengantarkan usahanya, NM Decoration kian dipercaya klien untuk memberikan sentuhan berbeda bagi acara mereka.

PEREMPUAN berhijab itu menyambut ramah saat disambangi di daerah Pasar Pagi Samarinda. Dialah Tri Suriyati yang mendirikan NM Decoration sejak pertengahan 2017 lalu. Tak sendiri, perempuan yang akrab disapa Yaya itu menjalani usaha berdua dengan suami, Nooraini Yusni.

Awalnya, Yaya dipercaya menangani acara tasmiyah. Tak dinyana, dia kemudian dipercaya mendekor resepsi pernikahan. Saat itu, dia masih belum memiliki barang-barang dekorasi khusus pernikahan, hanya mengajukan gambar pada klien. Bagi Yaya, saling menjaga kepercayaan dengan klien adalah kunci utama.

“Awalnya memang bingung ingin membuat usaha apa. Suami juga memberi aku kebebasan terkait passion aku sebenarnya. Akhirnya, aku tawarkan ke dia untuk buat usaha dekorasi dan ternyata dia justru mendukung,” ungkapnya.

Sebelumnya, Yaya pernah bekerja sebagai customer service officer (CSO) di salah satu bank di Samarinda pada 2014. Menikah di tahun yang sama membuat Yaya mengundurkan diri dari pekerjaannya. Setelah menikah, pikirannya mulai terarah untuk berwirausaha.

Pada 2017, Yaya memberanikan diri berangkat ke Jakarta demi belajar bisnis dekorasi. “Aku enggak ada barang apapun, enggak tahu harus beli apa, enggak tahu mau ngapain, dan aku masih belum paham bagaimana dunia dekor itu. Bersyukurnya, di Jakarta aku ketemu vendor-vendor pernikahan dan dibantu. Jadi, ke sana itu memang modal nekat banget,” jelasnya.

Saat itu, dirinya memang belum terlalu intens menangani pernikahan dan masih mencari alat-alat untuk acara tasmiyah. Namun, Yaya sudah belajar lebih dulu terkait apa saja yang harus disiapkan. Dia merogoh kocek Rp 30 juta sebagai modal awal.

“Bisnis dekorasi itu memang menjanjikan. Selain biaya yang mahal, tanggung jawabnya juga besar. Kembali lagi, ini soal kepercayaan dan kualitas. Aku juga selalu berusaha untuk profesional,” lanjut perempuan kelahiran Samarinda itu.

Ingin memberi kualitas terbaik, hal itu membuatnya pernah beberapa kali menolak job yang lebih besar. Sistemnya siapa cepat dia dapat. Yaya tak pernah memandang siapa yang lebih besar pemasukannya, namun siapa yang lebih dulu mem-booking. Yaya tak menjadikan itu masalah besar, dia percaya rezeki sudah diatur sedemikian rupa.

Dia tak ingin membuat klien kecewa. Apalagi pernikahan lazimnya sekali seumur hidup. Dia ingin memberikan kesan pada klien bahwa acara tersebut sangat penting bagi calon pengantin dan keluarga.

Motivasi yang membuat Yaya yakin untuk berbisnis adalah karena tak ingin hanya berdiam diri di rumah. Jam kerja yang mengikat juga dia hindari. Suka bergaul dan bertemu banyak orang jadi alasan Yaya memilih usaha dekorasi. Pengaruh tersebut datang dari pengalaman kerjanya sebagai CSO sehingga Yaya lebih terlatih dan terbiasa bicara dengan banyak orang.

“Intinya sih, sekarang waktu dengan keluarga jauh lebih fleksibel. Waktu luang dengan anak dan suami jadi lebih banyak,” papar Yaya tersenyum.

Pemasukan yang diterima hingga saat ini juga lebih sering diinvestasikan Yaya pada barang-barang dekorasi. Menurutnya, hal itu penting agar dekorasi yang dia gunakan tak ketinggalan zaman. Dia juga harus senantiasa mengikuti perkembangan. (*/ysm*/rdm2/k15)


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 10:19

Hidangan Hari Merdeka, Kwetiau Nusantara dan Nasi Merah Putih

Banyak cara yang dilakukan demi menyambut HUT RI. Kreativitas pun…

Senin, 19 Agustus 2019 10:18

Merah Menyala, Manisnya Kue Merdeka

DIBERI nama kue merdeka. Warnanya merah berpadu dengan buah yang…

Senin, 19 Agustus 2019 10:17

Hilangkan Dahaga dengan Es Bendera

INILAH dia minuman dengan konsep kemerdekaan lainnya, es bendera. Penyajiannya…

Senin, 19 Agustus 2019 10:14

Kenali Fear of Missing Out, Gelisah Berujung Depresi jika Tak Akses Media Sosial

Ponsel pintar telah menjadi kebutuhan. Semua informasi dapat diakses secara…

Senin, 19 Agustus 2019 10:12

Terlalu Asyik, Ingin Selalu Update

ARTANA Prihartanti mengaku mulai senang mengakses medsos sejak SMP. Saat…

Senin, 19 Agustus 2019 10:10

Ribuan Siswa Antusias Ikuti Manasik Haji

RIBUAN pelajar Sekolah Islam Terpadu Bunga Bangsa Islamic School Samarinda…

Senin, 19 Agustus 2019 10:08
Kembangkan Potensi Non-akademik

Ekstrakurikuler Sesuai Anjuran Nabi

Sekolah tidak melulu intrakurikuler, hanya duduk manis dan belajar di…

Senin, 19 Agustus 2019 10:06

Plus-Minus Alat Kontrasepsi, Tidak Berisiko, Sesuaikan Kebutuhan

Ada beberapa pasangan yang menunda kehamilan. Alasannya beragam, mulai pendidikan,…

Senin, 19 Agustus 2019 10:05

Bangun Keluarga Sejahtera dengan Melek Pentingnya Kontrasepsi

PERTUMBUHAN penduduk yang tidak terkendali bisa menjadi beban negara dalam…

Minggu, 11 Agustus 2019 22:07

Jangan Sepelekan Pisang, Ini Manfaat dan Kegunaannya

Selama ini buah pisang memang banyak diandalkan sebagai salah satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*