MANAGED BY:
RABU
26 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTARA

Kamis, 17 Januari 2019 11:16
KIA Upaya Pemerintah Penuhi Hak Anak
HAK ANAK: Gubernur Irianto Lambrie menyerahkan KIA kepada perwakilan pelajar SD 002 Sebatik, 15 Januari lalu.

TANJUNG SELOR–Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyerahkan secara simbolis kartu identitas anak (KIA) kepada SD 002 Sebatik di Dusun 01 Desa Balansiku, Kecamatan Sebatik Induk, Nunukan, Selasa (15/1). Menurut Irianto, KIA merupakan hak konstitusional anak.

Selain itu, KIA menjadi bukti bahwa Indonesia adalah negara maju. KIA juga penting sebagai bagian dari upaya pendataan penduduk di bawah 17 tahun dengan tingkat kesalahan yang relatif kecil. Program Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu harus dilaksanakan dengan baik oleh pemerintah daerah.

Di Nunukan, realisasinya menurut Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan mencapai 97 persen. “Atas capaian tersebut, saya menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemkab Nunukan,” ujar Gubernur.

Menurut dia, KIA pun menunjukkan pemerintah telah bertanggung jawab atas kualitas tumbuh kembang anak hingga dewasa nanti. “Kalau anak tidak sejak dini diberikan perhatian khusus, maka saat tumbuh dewasa akan mengalami degradasi pikiran dan akhlak sehingga kalah dalam bersaing di segala lini kehidupan,” ujarnya.

Dalam urusan legitimasi, KIA dapat digunakan untuk berbagai urusan kependudukan. “Di setiap negara modern, KIA menjadi sebuah pengakuan bahwa seseorang adalah anak Indonesia. Selama ini, secara UU masih banyak warga juga anak Indonesia yang belum mendapatkan pengakuan negara,” urai Gubernur.

Gubernur menilai, KIA dan KTP sama pentingnya. “Bedanya, KTP diperoleh setelah 17 tahun atau telah menikah. Sementara itu, KIA diperoleh di bawah 17 tahun dan belum menikah. Artinya, walau usianya di bawah 17 tahun, namun telah menikah, maka anak tak boleh mendapatkan KIA. Harusnya mendapatkan KTP,” jelasnya.

Gubernur mengimbau agar seluruh pemerintah daerah di Kaltara memperhatikan hak anak. Utamanya hak memperoleh kehidupan dan pendidikan yang layak. “Mari berikan hak anak dengan memberikan KIA lalu pendidikan dini yang layak,” paparnya. (humas/kri/k8)


BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2012 07:10

"Semua Bermula Bagaimana Kami Memberi Nilai Lebih"

<div> <strong>&ldquo;Saat bank lain belum buka, kami sudah buka. Saat bank lain sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers