MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 15 Januari 2019 08:20
TEGAS..!! Gubernur Isran Bantah tak Peduli Anak Meninggal di Kolam Bekas Tambang
Isran Noor

PROKAL.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor sempat menyinggung sejumlah pemberitaan tentang komentar dirinya terhadap anak meninggal dunia di kolam bekas tambang di Rapat Koordinasi Program OPD di lingkungan Pemprov Kaltim berlangsung di Convention Hall Stadion Sempaja Jl KH Wahid Hasyim, Senin (14/1/2019). 

Dalam pertemuan para Kepala SKPD dan UPTD di lingkungan Pemerintah Provinsi itu, Isran beralasan sedang menjaga etika dan tak mau memojokan pihak lain dalam kasus meninggalnya anak-anak di bekas kolam tambang. 

"Saya paling anti memojokkan orang lain," kata Isran kepada para ASN yang hadir pada rapat rakor. Menurut Isran, kolam bekas tambang yang dikelola usaha pertambangan sah menurut Undang-Undang. Sehingga, ia bisa salah ketika menerangkan bahwa pemberi izin usaha pertambangan yang salah. 

"Makanya saya biarin. Saya tidak mungkin memojokan Walikota dan Bupati yang memberi izin. Karena, benar menurut undang undang," kata Isran. 

Isran menilai banyak pihak yang tidak paham tentang persoalan kolam bekas tambang. Namun, sebagai bentuk kepeduliannya, ia langsung perintahkan Kepala Dinas ESDM untuk cek lapangan setiap kejadian. 

"Bukan saya tidak peduli. Tapi harus jaga etika. Kalau saya menjelaskan ke media, bahwa ini salah kenapa diberi izin. Nggak boleh begitu. Kenapa Kepala daerah yang berikan izin sebelum dilimpahkan ke provinsi. Itupun sah menurut Undang-Undang," ujar Isran dihadapan para ASN. 

Sebelumnya, Isran mengaku memang sempat berkomentar kepada media. Bahwa ia bertanya "kenapa juga anak suka main di kolam itu". "Ini (komentar tersebut) digoreng lagi," katanya. 

Seperti diketahui, Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) merilis sejak tahun 2011 ada 32 anak tewas tenggelam di lubang-lubang tambang batubara di Kaltim.

Terakhir, korban bekas kolam tambang adalah Nurul Huda Aulia (10). Nurul tenggelam di kolam, yang dipastikan Jatam, bekas tambang di Jl KH Harun Nafsi Loa Janan Ilir.

Menurut Jatam, hampir seluruh kasus anak tewas di kolam bekas tambang dibiarkan penegakan hukum dan tak pernah direklamasi. Bahkan, perusahaan tambang batubara tetap dibiarkan beroperasi.

Lubang-lubang beracun yang jumlahnya ribuan itu tak pernah direklamasi. Sementara perusahaan-perusahaan tambang batubara tetap dibiarkan beroperasi. (mym)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 10:30

Harga Gas Rumah Tangga Segera Naik

PROBOLINGGO  – Pemerintah berencana menyesuaikan harga gas untuk rumah tangga.…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:19

Dibayangi Ketidakpastian Global, Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Terancam

SAMARINDA – Pertumbuhan ekonomi Kaltim terancam tidak maksimal. Salah satu…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:03

WADUH..!! Ada Temuan Retakan di Pesawat Boeing 737NG

JAKARTA, Jawa Pos - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud)…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:58

Jangan Takut Turun ke Jalan, Perppu KPK Masih Ditunggu

JAKARTA – Larangan demonstrasi menjelang pelantikan presiden dikeluarkan aparat. Meski…

Rabu, 16 Oktober 2019 18:09

Ruangan PPK Kementerian PUPR Disegel KPK

PROKAL.CO, SAMARINDA - Salah satu ruangan yang ditempati Pejabat Pembuat…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:54

OTT di Kaltim, KPK Amankan Delapan Orang

Kepala BPJN Ikut Diperiksa--sub     JAKARTA-Untuk kali kedua tahun…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:34

Suami Bakar Istri di Depan Anak, Juga Bawa Kabur Motor Penjaga Kos

SURABAYA– Teriakan minta tolong terdengar di kamar kos yang beralamat…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:33

TNI AD Sanksi Tujuh Anggota, Pastikan Tidak Matikan Karir Prajurit

JAKARTA– Unggahan bernada sumbang atas insiden penusukan terhadap Menteri Koordinator…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:32

KPK Habis, Presiden Tak Kunjung Terbitkan Perppu

JAKARTA– Revisi UU nomor 30 Tahun 2002 Tentang KPK akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:30

OTT KPK di Kaltim, Castro : Pemerintah Masih Abai Dalam Pengawasan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Pusat Studi Anti Korupsi (SAKSI) Fakultas Hukum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*