MANAGED BY:
KAMIS
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | NASIONAL

LIFESTYLE

Minggu, 30 Desember 2018 06:47
Garingnya Ikan Nila Cacapan Mangga

Menu Segar Pembuka Tahun

NIKMAT: Hidangan tradisional yang berkuah bisa jadi pilihan Anda untuk membuat makanan saat perayaan tahun baru nanti. Cara membuat yang mudah dan tak butuh waktu lama menjadi alasannya. (RORO MIRA/KP)

PERAYAAN tahun baru, rasanya tak cukup jika hanya menyediakan satu menu makanan saja. Bagi Anda yang menyukai ikan, menu ini bisa jadi pilihan. Namanya ikan nila goreng cacapan mangga. Berasal dari Banjarmasin. Menu makanan dari Banjar terkenal dengan selalu menambahkan potongan mangga yang dipotong panjang demi menambah cita rasa segar yang asam, biasa disebut cacapan.

Menu ini fleksibel dan bisa diolah dengan cara lain. Misalnya, jika tidak ingin digoreng, bisa dengan dibakar. Jenis ikan yang boleh digunakan tidak terbatas. Tak hanya nila, ikan kakap, atau ikan lainnya juga cocok untuk diolah.

Siti Arafat dari Rumah Makan Iwak Bekunyung Samarinda mengungkapkan untuk bumbu ikan cukup sederhana dan mudah sekali didapat. Hanya garam dan cuka. Sebab menu ini mengusung makanan khas tradisional, pengolahannya masih mempertahankan cara-cara autentik yakni menggunakan bumbu simpel.

Bisa juga menggunakan asam jawa yang berfungsi untuk menghilangkan bau amis. Saat akan digoreng, ada pula bumbu celupan untuk ikan yang menggunakan bawang putih dan kunyit.

“Sebenarnya ada cara lain lagi. Jika tidak ingin repot, bisa campurkan garam, kunyit, cuka, dan bawang putih dengan sedikit air. Lalu marinasi ikan ke dalam campuran tersebut. Jadi hanya satu tahap saja, tak perlu dua kali. Hal seperti itu lebih cepat dan simpel,” ungkap perempuan yang memang hobi memasak itu.

Waktu untuk marinasi ikan bisa dari dua menit sampai satu jam. Tergantung kapan ikan akan disajikan. Menurut perempuan yang akrab disapa Afat itu, salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap tekstur ikan adalah kondisi api. Jangan menggunakan api terlalu kecil atau sebaliknya.

Idealnya, api sedang cocok untuk menggoreng ikan. Hal ini bertujuan agar tekstur ikan tetap enak dan bagus yakni lembut di dalam dan renyah juga garing di luar.

“Pastikan pula wajan penggorengan sudah panas sebelum ikan dimasukkan. Setelah ikan sudah masuk, biarkan saja dulu. Jangan dibolak-balik karena tekstur ikan akan hancur. Jika ikan sudah matang, nanti akan terlihat. Setelah itu barulah membalik ikan ke sisi yang lain,” ucap perempuan kelahiran Samarinda itu.

Setelah ikan selesai digoreng masih ada tahapan yang belum selesai. Ciri khas dari menu ini adalah ikan yang disiram dengan cacapan mangga cincang. Selain itu, ada pula irisan bawang merah dan cabai tiung yang dipotong-potong, jeruk cina, serta sedikit air. Dari situ, rasa pedas berpadu dengan asam akan keluar.

Ada tips untuk memilih ikan yang segar yakni bisa dilihat dari mata ikan, serta tekstur kulitnya. Jika ikan masih segar, kulitnya masih agak keras. Jika sudah agak lembek, mata ikannya agak keruh, maka ikan sudah tidak segar. Memilih ikan juga harus tepat agar rasa ikan setelah diolah bisa tetap enak.

Walau ikan disiram cacahan mangga, dagingnya tetap garing saat dimakan. Bumbu ikan juga meresap. Rasa khas lain yakni kuah cacapan mangga yang bercampur terasi. Sensasi asam saat mangga muda tergigit, berpadu segar asam kuah terasi, cocok dijadikan sebagai menu penyemangat awal 2019. Selamat mencoba! (*/ysm*/rdm2/k8)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2012 10:36

RS IA Moeis Menuju Excellent Service

<div style="text-align: justify;"> <strong>LANGKAH</strong> cepat untuk…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers