MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Jumat, 14 Desember 2018 07:36
Musnahkan Barang Ilegal
DIHANCURKAN: Barang yang telah menjadi milik negara, dimusnahkan KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan, Kamis (13/12). (ENAL/RADAR NUNUKAN)

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemusnahan barang milik negara hasil sitaan, dilakukan Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C, Nunukan, Kamis (13/12). Berbagai jenis barang itu dimusnahkan dengan cara dibakar dan dihancurkan. Kegiatan dilakukan di halaman kantor KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan M Solafudin mengatakan, barang yang dimusnahkan telah menjadi barang milik negara (BMN). Hasil sitaan dilakukan KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan selama Januari hingga November 2018.

“Pemusnahan ini dilakukan untuk menjalankan tugas dan fungsi DJBC sebagai revenuer collector, community protector, trade facilitator dan industrial assistance,” kata M Solafudin.

Menurutnya, peran pengawasan jadi hal penting untuk mendukung terciptanya situasi kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Serta terjadi keseimbangan antara pengawasan dan pelayanan di daerah perbatasan.

Pemusnahan barang ilegal dilakukan sesuai aturan dan telah mendapat persetujuan dari menteri keuangan berdasar surat persetujuan kepala Kantor Keuangan Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Tarakan.

Adapun barang yang dimusnahkan terdiri dari minuman botol beralkohol, minuman kaleng beralkohol, rokok ilegal, liquid vape, obat gatal, kosmetik dan barang lainnya. Barang tersebut ada berasal dari luar negeri bahkan dalam negeri.

“Untuk minuman keras ada yang didatangkan dari luar negeri, sedangkan rokok tidak memiliki pita cukai dan tak layak dijual,” ujarnya.

Terhadap minuman yang mengandung etil alkohol dilakukan pemusnahan dengan cara digilas dan dihancurkan menggunakan alat berat. Untuk barang lain dilakukan pemusnahan dengan cara dipotong dan dibakar untuk menghilangkan fungsi dan sifat awal barang tersebut dan tidak dapat digunakan kembali.

Adapun potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari hasil penindakan barang ilegal tersebut mencapai Rp 244.828 juta. Di samping itu, kerugian inmaterial berupa dampak kerusakan kesehatan masyarakat, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). (kpg/san/k16)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 09:23

Irianto Sampaikan 4 Tanggapan dan 7 Usulan

BALIKPAPAN – Ada 4 tanggapan yang disampaikan Gubernur Kalimantan Utara…

Sabtu, 13 Juli 2019 11:32

Gakkum LHK Kalimantan Sita Ribuan Potong Kayu Olahan Illegal di Nunukan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Penyidik SPORC Brigade Enggang Seksi Wilayah II…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*