MANAGED BY:
MINGGU
26 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 13 Desember 2018 10:15
Persentase Kemiskinan Kaltim Dibawah Nasional, Pemprov Jangan "Silau"
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Isran-Hadi. Dimasa pemerintahan Isran-Hadi, bertekad bekerjakeras mengentaskan kemiskinan dengan membuka lapangan kerja dan usaha.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Persentase kemiskinan Kaltim berkisar 5 persen lebih rendah dibanding persentase kemiskinan nasional 9,82 persen pada Maret 2018, tidak bisa dijadikan patokan bahwa Pemerintah Provinsi telah berhasil menjalankan pembangunan.

Hal itu bisa berbeda di lapangan dengan masih banyak masyarakat Kaltim yang ternyata kondisinya susah memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan jika penelitian angka kemiskinan Kaltim ditingkatkan lagi. Maka tidak mustahil, persentase kemiskinan Kaltim bisa mencapai 30 persen.

"Tidak mustahil kemiskinan sampai 30 persen. Kenyataannya, saya keliling 10 Kabupaten Kota se Kaltim, masih saya temukan banyak masyarakat susah seperti susah membayar biaya sekolah," ujar Hadi, Rabu (12/12/2018).

Persentase kemiskinan Kaltim berkisar 5 persen, menurut Hadi, dicatat oleh BPS masih berdasarkan parameter WHO yang memasukan kategori orang miskin itu orang yang berpenghasilan 1-2 dollar per hari.

Oleh sebab itu, Hadi Mulyadi mengingatkan jajaran pemerintahan dan semua pihak agar bekerja keras mengentaskan kemiskinan dengan membuka lapangan kerja dan usaha.

"Saya ingin membangun paradigma lain. Bahwa kita tidak cukup atau silau dengan persentase kemiskinan Kaltim dibawah persentase kemiskinan nasional. Yang membuat kita lalai," kata Hadi.

Sementara itu, BPS Kaltim mencatat jumlah penduduk miskin di Kalimantan Timur pada Maret 2018 sebanyak 218,90 ribu atau 6,03 persen. Pada September 2017 sebanyak 218,67 ribu atau 6,08 persen, berarti jumlah penduduk miskin secara persentase turun 0,05 persen poin tetapi secara absolut bertambah 0,23 ribu orang. (ymn)


BACA JUGA

Minggu, 26 Januari 2020 00:12

Kerja Keras di Tahun Tikus Logam

PERJODOHAN enteng. Kerja lebih keras lagi. Juga, tak gegabah dalam…

Minggu, 26 Januari 2020 00:06

Mantau dan Bakpao yang Turun-temurun

MANTAU dan bakpao. Mirip tapi beda. Roti kukus khas Tiongkok…

Minggu, 26 Januari 2020 00:05

Mi Sebagai Lambang Panjang Usia

SEMANGKUK besar mi sudah terhidang. Aneka makanan pendamping juga sudah…

Minggu, 26 Januari 2020 00:03
Backpacker-an ke Hong Kong setelah Demonstrasi (2)

Banyak Event yang Dibatalkan, Okupansi Hotel Terdampak

Ingin melepaskan diri dari pemerintahan Tiongkok, ribuan warga beberapa bulan…

Minggu, 26 Januari 2020 00:01

Proses Pemindahan IKN Dikritik

RENCANA pemindahan ibu kota negara (IKN) masih menuai pro dan…

Sabtu, 25 Januari 2020 23:58

Sementara Jangan Bepergian ke Tiongkok

Masyarakat yang bekerja di bandara dan pelabuhan diimbau menggunakan masker…

Jumat, 24 Januari 2020 10:00
Setelah ZA Divonis Pembinaan Setahun di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak

Wes Mari, Aku Pengin Sekolah, Apene Ujian Iki

Meski divonis bersalah, bagi ZA dan keluarga, putusan itu adalah…

Jumat, 24 Januari 2020 09:59

Eksepsi Ditolak, Suap Proyek Jalan Berlanjut

SAMARINDA–Upaya Hartoyo menyanggah dakwaan yang menyeretnya ke Pengadilan Tipikor Samarinda…

Jumat, 24 Januari 2020 09:58
Backpacker-an ke Hong Kong setelah Demonstrasi (1)

Momen Imlek Jadi Ajang Tahunan untuk Menjajakan Bunga

Demonstrasi besar-besaran terjadi di Hong Kong belum lama ini. Unjuk…

Jumat, 24 Januari 2020 09:57

Gubernur Ibu Kota Dipilih Presiden, Katanya Hindari Tarik-menarik Kepentingan Politik

Dalam draf RUU yang sedang dirumuskan pemerintah pusat, provinsi IKN…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers