MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 09 Desember 2018 10:34
Melawan Rasa Takut dan Siap Cedera
BACK FLIP: Merupakan gerakan salto dasar. Caranya dengan memutar tubuh ke belakang dengan posisi berdiri. Jika tidak hati-hati, cedera bisa dialami pada leher dan punggung.

PROKAL.CO, PARKOUR bukan olahraga minim cedera.Namun, bukan berarti akan selalu cedera. Menurut Cris Hima, orang-orang yang melakukan parkour cenderung mendapat cedera di bagian pergelangan tangan atau di telapak jika salah memosisikan tangan ketika menyentuh lantai. Bahkan, jika melakukan gerakan kong biasanya berpotensi menimbulkan robek tulang kering.

“Kejadian seperti kaki terkilir juga sering terjadi. Kalau benar-benar mengikuti prosesnya dari awal pemanasan dilanjutkan dengan fisik, itu akan meminimalkan cedera. Tapi kalau tidak mau menikmati rasa sakit dan luka, ya enggak akan bisa juga,” beber Cris.

Banyak faktor yang memengaruhi cedera. Terkadang, pikiran yang tak fokus atau melakukan gerakan secara mendadak dan tidak dilatih terlebih dahulu, otomatis menimbulkan rasa panik dan salah bergerak saat sudah di udara. Contohnya saat ingin melakukan back flip. Gerakan itu mengharuskan tubuh berputar saat di udara tapi tiba-tiba tubuh kaku dan panik sehingga tidak memutar badan.

Jika sudah telanjur cedera, biasanya bantuan pertolongan pertama cukup. Namun jika sudah parah sekali sehingga tidak bisa ditangani, harus dibawa ke rumah sakit. Misal, mengalami robek dalam di bagian tubuh tertentu dan mau tak mau mesti dijahit.

Parkour bisa dibilang olahraga fleksibel. Semua tempat bisa digunakan untuk berlatih namun bergantung bagaimana cara memandang tempat tersebut. Tidak harus dengan tempat yang terdapat dinding, bangku, atau tembok yang bisa dilompati. Tanah lapang juga bisa digunakan.

Menurut Cris, orang-orang yang biasa melakukan parkour terbagi jadi dua pandangan. Ada yang tujuannya hanya bermain sehingga mereka mencari tempat yang cocok untuk bermain dengan alat-alat yang mendukung tujuannya seperti tembok, bangku, atau apa saja. Ada pula yang lebih memilih di tanah lapang karena gerakan yang dilakukan tergolong sederhana dan tak membutuhkan banyak alat seperti berbagai gerakan flip. Sebenarnya, kembali lagi ke tiap individu tempat seperti apa yang mereka sukai.

Tak hanya gerakan yang memicu adrenalin, di balik semua itu terkandung berbagai filosofi kehidupan. Dijelaskan Cris, saat awal munculnya parkour, gerakan seperti flip atau salto tak begitu ditekankan melainkan hanya bagaimana caranya berlatih melewati satu tempat ke tempat lain atau melewati rintangan satu ke rintangan lain. Semakin berkembang zaman, banyak orang mulai mengikuti termasuk pesenam yang kemudian mengenalkan gerakan flip.

“Banyak pelajaran yang bisa diambil dari parkour. Misal bagaimana caranya berinteraksi dengan seseorang, bagaimana cara kita melihat lingkungan sekitar, melawan rasa takut, dan bertanggung jawab. Saat sudah memakai semua itu, bergerak lebih mudah,” ucap pria 24 tahun itu.

Melakukan parkour butuh ketenangan. Bagi Cris, kondisi tubuh harus siap. Dia mengibaratkan kondisi tubuh persis seperti alat rekam yang otomatis sudah merekam gerakan apa yang akan dilakukan. Ketika hendak dipraktikkan, tidak perlu lagi berpikir harus apa. Meski panik, tubuh secara otomatis akan bergerak dan itu pasti aman.  “Makanya ini disebut olahraga berat karena satu gerakan itu harus diulang-ulang,” imbuhnya.

Selain menyehatkan, parkour mengajarkan cara bernapas yang benar. Salah satu latihan fisik yang juga dilakukan adalah lari. Butuh stamina dan tantangannya adalah cara mengatur napas supaya lebih panjang dan tidak mudah lelah. Ketika itu dilatih berulang, otomatis tubuh mengikuti saat Anda berjalan jauh. Karena itu, parkour bisa menguatkan tubuh secara mental dan fisik.

Saat memutuskan untuk mengikuti parkour, harus mempersiapkan kondisi tubuh fit serta mental dan fisik kuat. Tak hanya itu, menetapkan hati untuk menggeluti parkour juga tak kalah penting.

“Cari dulu informasi tentang olahraga apa ini supaya tahu apakah mampu melakukannya dan cocok atau tidak dengan Anda. Kalau nanti merasa lelah di tengah jalan, justru percuma karena sudah berlatih dari awal. Soal fisik dan mental itu bisa dilatih, namun konsistensi untuk melakukannya harus ada,” tutup pria yang sudah menekuni parkour selama delapan tahun tersebut. (*/ysm*/rdm/k16)


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 10:22

Rudy Setiawan, Abaikan Komentar Baik, Fokus Komentar Buruk

Dia pernah berkeringat menjadi kuli bangunan, sopir, hingga office boy.…

Senin, 19 Agustus 2019 10:21

Prinsip 267 dan Bumbu Cinta

RUDY Setiawan sudah tahan banting mengelola Restoran Dandito. Berawal dari…

Senin, 05 Agustus 2019 09:55

Tidak Asal Mendaki Gunung, Ini Persiapan Matang Meraih Puncak

Mendaki gunung menjadi kegiatan paling diminati oleh kalangan muda. Hal…

Senin, 05 Agustus 2019 09:54

Mendaki, Bikin Bugar Badan dan Sehat Mental

TIDAK hanya kaya akan budaya, Indonesia merupakan negara yang dianugerahi…

Senin, 29 Juli 2019 09:41

Sadar Berasuransi, Ketahui Kebutuhan, Kenali Perusahaan yang Menawarkan

Agar kelak kehidupan pada masa mendatang terjamin, salah satunya menggunakan…

Senin, 29 Juli 2019 09:40

Asuransi, Mempersiapkan demi Kebaikan Masa Depan

DIANGGAP belum menjadi kebutuhan utama dan tidak terdesak, banyak orang…

Jumat, 26 Juli 2019 13:39

Ini Alasan Gaya Kerja Kaum Millenial Gampang Resign dan Minta Gaji Tinggi

 Kaum milenial dan Gen-Z memiliki gairah bekerja yang masih segar.…

Kamis, 25 Juli 2019 23:57

Waspada Jika Pasangan Mendadak Suka Olahraga, Jangan-Jangan Selingkuh

Berhati-hatilah ketika pasangan Anda secara tiba-tiba mulai berolahraga. Karena pasangan…

Senin, 22 Juli 2019 10:33

Richard Peter Ririhena, Asyik di Dunia Perhotelan

Mulanya dia bekerja sebagai waiter, lalu cook helper. Pernah menjadi…

Senin, 22 Juli 2019 10:32

Utamakan Disiplin dan Tanggung Jawab

MENURUT Richard Peter Ririhena kerja sama dan kekompakan tim wajib…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*