MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 23 November 2018 10:19
UPTD Tahura Rancang Blok Pengelolaan
BUAT PAYUNG HUKUM: Kepala UPTD Tahura Rusmadi saat menyampaikan rancangan pengelolaan Blok Tahura Bukit Soeharto di sebuah hotel di Samarinda.

PROKAL.CO, TENGGARONG – Persoalan perambahan hutan, tambang ilegal, hingga tumbuhnya bangunan liar di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, bak benang kusut yang basah. Cara menyikapinya, tentu dengan mengurai atau menyelesaikannya satu demi satu.

Kerusakan serta berbagai aktivitas terlarang ditemukan di dalamnya. Untuk melakukan percepatan penyelesaian, Pemprov Kaltim melalui UPTD Tahura Bukit Soeharto merancang sejumlah regulasi penanganan Tahura Bukit Soeharto. Salah satunya dengan membagi zonasi Tahura menjadi sejumlah blok berdasar kondisi ideal Tahura.

Rancangan pembagian blok Tahura tersebut disampaikan dalam kegiatan bertajuk Uji Publik Pengelolaan Tahura Bukit Soeharto. Rancangan tersebut disampaikan Kepala UPTD Tahura Bukit Soeharto Rusmadi di sebuah hotel di Samarinda.

Puluhan stakeholder, perusahaan, serta aparat kepolisian dan TNI hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya, Universitas Mulawarman, Balai Gakum KLHK wilayah Kalimantan, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa yang daerahnya masuk kawasan Tahura.

Saat ini Tahura Bukit Soeharto memiliki luasan lebih 64 hektare sesuai SK 1231 2017. Di dalam Tahura, ada tiga kawasan hutan dengan tujuan khusus (KDTK), yaitu Balai Penelitian Teknologi Pembenihan (SK No 201/MENHUT-II/2004), KDTK Balai Diklat Kehutanan Samarinda (SK Menhut No 8815/Kpts-II/2002) dan KDTK Pusat Penelitian Hutan Lembap (PPHT) Unmul (SK Menhut No 160/Menhut-II/2004).

“Nah, kawasan Tahura Bukit Soeharto ini harus dikelola secara terpadu sebagai wilayah konservasi baik dalam penataan, pengembangan, pemeliharaan, perlindungan dan pengendalian berdasar kaidah konservasi. Yaitu perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan secara lestari,” ujar Rusmadi.

Sehingga, kata dia, perlu dibuatkan payung hukum untuk menentukan tata ruang di dalam Tahura tersebut. Jadi, dapat ditentukan arah pengelolaan maupun pemanfaatannya. Begitu juga ketika terjadi persoalan di dalamnya. Karena itu, kata dia, dalam rancangan pengelolaannya, akan diusulkan pembagian blok menyesuaikan kondisi serta potensi lahan tersebut.

“Jadi rumah, kita menjadi tahu yang mana kamar mandi, yang mana kamar utama, yang mana kamar anak. Sehingga kalau ada kebakaran di rumah, tahu dan bisa diklasifikasikan bagian mana yang terbakar dan harus bagaimana,” tambahnya.

Pembuatan rancangan pengelolaan ini, sudah masuk tahap uji publik dan akan kembali dilakukan verifikasi atau pengecekan lapangan. Tahap akhirnya yakni menjadi dokumen dan peta blok pengelolaan.

“Ini juga nanti yang menjadi payung hukum mendorong pembuatan perda. Sehingga, kalau ada perusahaan yang ingin melakukan reboisasi lahan, sudah tahu tempatnya di mana saja. Begitu juga untuk perizinan potensi tempat wisata di Tahura yang berpotensi pendapatan asli daerah,” tambahnya.

Meski kian kritis, dia tetap optimistis jika perlahan restorasi Tahura Bukit Soeharto dapat dilakukan. Termasuk melakukan pemberdayaan masyarakat yang bermukim untuk diberikan solusi terbaik. Serta bangunan instansi pemerintah di dalam Tahura. Di antaranya, sejumlah kantor desa dan lurah di Kecamatan Samboja, Kukar. (qi/kri/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers