MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 13 November 2018 10:57
CVR Lion air JT610 Diduga Rusak
Pencarian Lion Air

PROKAL.CO, Cockpit voice recorder (CVR) pesawat Lion Air PK-LQP belum ditemukan. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menduga alat tersebut rusak saat pesawat mengalami kecelakaan atau sebelumnya. Di sisi lain, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengevaluasi manajemen Lion Air.

Dari laman JawaPos.com, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, pihaknya bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pekan lalu mendatangi center point jatuhnya Boeing 737 MAX 8. Mereka melakukan simulasi dengan meletakkan pinger ke dalam lumpur. Tujuannya, mengetahui apakah CVR yang terendam lumpur masih bisa terdeteksi pinger. "Ternyata, pinger yang dimiliki (BPPT, Red) masih bisa mendeteksi walaupun CVR terendam lumpur," ucapnya kemarin. 

Sebaliknya, CVR milik Lion Air hingga kemarin tidak terdeteksi oleh pinger itu. KNKT sudah mencari di beberapa lokasi, tetapi belum menemukan sinyal yang kuat. Dari pencarian tersebut, ada kesimpulan sementara bahwa CVR Lion Air rusak. Selama ini ada spekulasi bahwa sinyal ping lemah karena CVR terendam lumpur tebal.

Belum Ditemukan, CVR Lion Air Diduga RusakTurbin pesawat Lion Air JT-610 ketika berhasil dievakuasi petugas. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

Meski masih sulit menemukan CVR itu, KNKT akan tetap mencari. "Alat tersebut sangat vital untuk penyelidikan. Sebab, diketahui apa percakapan pilot dan yang dilakukan sebelum kecelakaan," ujarnya. KNKT tidak akan membatasi waktu pencarian CVR.

Dalam pencarian CVR, KNKT mengerahkan 10 penyelam Basarnas. KNKT juga mendatangkan kapal khusus yang memiliki kemampuan menyedot lumpur. "Kami coba datangkan kapal dengan teknologi sub-bottom profiling juga. Agar bisa mendeteksi benda-benda di dalam lumpur," tuturnya.

Di sisi lain, flight data recorder (FDR) Lion Air masih dianalisis. KNKT menemukan beberapa kode dari rekaman FDR. FDR yang sudah ditemukan berisi informasi mengenai rekaman data penerbangan seperti kecepatan, arah, hingga ketinggian pesawat.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Polana Banguningsih menuturkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan laporan audit khusus untuk Lion Air. Laporan tersebut dia serahkan kepada KNKT untuk bahan penyidikan. Sayang, dia enggan menyebutkan isi laporan itu. "Untuk sanksi kepada Lion Air, kami akan menunggu hasil investigasi KNKT," terang dia. 

(lyn/c11/agm)


BACA JUGA

Senin, 24 Februari 2020 17:11

SANGAT BEJAT..!! Kepala Sekolah di Bali Ini Perkosa Muridnya Sejak SD Hingga SMU

Pihak aparat kepolisian dari Polres Badung, Bali, menetapkan seorang kepala…

Senin, 24 Februari 2020 14:23

PARAH ABIS..!! Kepala Sekolah Perkosa Muridnya di Ruang Kepala Sekolah

Polres Badung akhirnya menetapkan WS, pelaku pencabulan terhadap seorang siswi…

Minggu, 23 Februari 2020 10:49

Dua Korban Susur Sungai di Sleman Belum Ditemukan, Pembina Pramuka Jadi Tersangka

SLEMAN– Penyisiran siswa hilang karena susur sungai diperluas menjadi 27…

Minggu, 23 Februari 2020 10:03

Lama Kesepian Ditinggal Suami, Istri Bos Kuda-Kudaan dengan Anak Buah di Gudang

Usia Karin memang tak muda lagi. Sudah 47 tahun. Tapi…

Minggu, 23 Februari 2020 09:24

Suka Ngegas Motor dan Datangi Bini Tetangga, Kepalanya Ditimpas, Adi pun Wassalam..!!

MATARAM-Terkuak motif RA membunuh tetangganya, Adi. Warga Dusun Aik Nyet,…

Minggu, 23 Februari 2020 09:22

Kejagung Kejar Aset Tersangka Korupsi di Asia dan Eropa

JAKARTA-- Penyidik Kejaksaan Agung mulai mengungkap beberapa rencana penelusuran aset…

Sabtu, 22 Februari 2020 10:18

Dua Orang Positif Terkontaminasi Radioaktif

JAKARTA- Teka-teki apakah ada warga Perumahan Batan Indah (PBI) yang…

Sabtu, 22 Februari 2020 10:16

Terlalu Cepat Proses Pembentukan Komcad

JAKARTA– Rencana pembentukan komponen cadangan (komcad) oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan)…

Jumat, 21 Februari 2020 15:00

Pemerintah Klaim Omnibus Law Lebih Melindungi Pekerja

JAKARTA – Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja mengubah aturan pesangon…

Jumat, 21 Februari 2020 14:58
Debat Publik Terkait Unggahan Dosen Unnes di Facebook yang Menyinggung Presiden

Mahasiswa Teriak, Rektornya Takutttt..!! Rektornya Takutttt!!

SEMARANG- “Pertama, saya tidak menghindar. Kedua, saya tidak berdusta,” tegas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers