MANAGED BY:
KAMIS
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Rabu, 07 November 2018 06:49
Pengusaha Klaim Sudah Manfaatkan Momen
SADAR MOMENTUM: Pengusaha terus menggenjot produksi pertambangan mereka ketika nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat.(DOK/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pengusaha batu bara di Bumi Etam mengaku sudah memanfaatkan momentum pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Ini terlihat dari kinerja ekspor Kaltim pada September 2018 yang mengalami peningkatan sebesar 4,85 persen dibanding Agustus 2018, yaitu dari USD 1,40 miliar menjadi USD 1,47 miliar. 

Asosiasi Pengusaha Batubara Samarinda (APBS) Eko Priyatno mengatakan, tingginya nilai tukar dolar tentu membuat semua pengusaha eksportir menggenjot  produksi. Terbukti, saat ini banyak pengusaha yang memanfaatkan momen kenaikan untuk menggenjot kinerjanya. “Jika ekspor kita terus membaik, berarti semakin untung karena ada peningkatan produksi saat kenaikan dolar,” ujarnya, Selasa (6/11).

Ekspor Kaltim pada September memang mencatatkan peningkatan bila dibandingkan dengan kinerja ekspor Agustus. Namun, bila dibandingkan dengan September 2017, nilai ekspor September 2018 mengalami penurunan sebesar 6,20 persen.

Ekspor barang migas pada September 2018 mencapai USD 0,23 miliar, turun 6,50 persen dibanding Agustus 2018. Namun, ekspor barang nonmigas September 2018 mencapai USD 1,24 miliar, naik 7,25 persen dibanding Agustus 2018. “Dalam nonmigas itu ada batu bara, yang menandakan sektor ini bisa memanfaatkan momen dan tentu diimbangi permintaan yang baik,” imbuhnya.

Secara kumulatif, nilai ekspor Kaltim periode Januari-September 2018 mencapai USD 13,52 miliar atau naik 6,28 persen dibanding periode yang sama pada 2017. Dari seluruh ekspor periode Januari-September 2018, ekspor barang migas mencapai USD 2,41 miliar atau turun 22,92 persen dan barang nonmigas mencapai USD 11,12 miliar atau naik sebesar 15,77 persen. Peningkatan ekspor September 2018 disebabkan oleh naiknya ekspor barang nonmigas sebesar 7,25 persen.

Menurutnya, keuntungan Kaltim bertambah karena biaya produksi perusahaan pertambangan dibayar menggunakan rupiah. Sedangkan penjualan menggunakan dolar. Berbeda jika bahan baku atau biaya operasional seluruhnya menggunakan USD, maka pelemahan ini akan sangat berpengaruh terhadap pemasukan perusahaan.

“Banyak pengusaha yang memanfaatkan tingginya nilai tukar saat ini. Hanya saja belum terlalu maksimal, karena belum besarnya permintaan. Tapi sudah sangat baik, ekspor kita meningkat karena nonmigas,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k18)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 12 Desember 2019 12:29

Pengusaha Berharap Harga Domestik Batu Bara Dievaluasi

Pengusaha batu bara meminta pemerintah mengkaji ulang harga jual batu…

Kamis, 12 Desember 2019 11:58

Hotel Bumi Senyiur Siapkan Paket, Hadirkan “Serba-Lima” pada Perayaan Tahun Baru

SAMARINDA–Tidak terasa waktu cepat berlalu dan tahun baru sudah di…

Rabu, 11 Desember 2019 13:08

Ekonomi Kaltim Diproyeksi Tumbuh 5 Persen

Derasnya ekspor batu bara hingga triwulan III/2019 membuat pertumbuhan ekonomi…

Rabu, 11 Desember 2019 13:05

2020, Pemerintah Larang Peredaran Minyak Curah, Asa Baru Bisnis Kelapa Sawit

SAMARINDA- Mulai 1 Januari 2020, Kementerian Perdagangan berencana melarang peredaran…

Rabu, 11 Desember 2019 13:03

Suplai Pisang Kepok Masih Kurang

SAMARINDA- Petani pisang kepok di Kaltim dituntut meningkatkan produksi. Pasalnya,…

Senin, 09 Desember 2019 12:57

Pembangunan IKN, Para Pekerja Wajib Bersertifikat

Tenaga kerja lokal bisa diandalkan untuk menyukseskan pengerjaan proyek konstruksi…

Senin, 09 Desember 2019 12:51

Penurunan Harga Tiket Jangan Setengah-Setengah

SAMARINDA – Wacana penurunan harga tiket pesawat sebesar 30 persen…

Senin, 09 Desember 2019 10:11

Bisnis Roti di Samarinda Makin Menggiurkan

Bisnis kuliner khususnya roti, ternyata mempunyai ceruk pasar yang sangat…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:36

Tahun Depan, Pedagang Online Wajib Punya Izin

JAKARTA – Pelaku bisnis online kini tak bebas lagi. Melalui…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:35

Bisnis Mal Masih Perkasa, BIGmall Ajak MR DIY Bergabung, Wacanakan Bangun Pusat Kuliner

SAMARINDA – Penurunan harga batu bara sepanjang tahun ini nampaknya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.