MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 17 Oktober 2018 11:46
SYUKURLAH..!! Di Daerah Ini, Kasus Bakar Hutan dan Lahan Mulai Kurang
TAK TERLIHAT: Jajaran Polsek Tabalar melakukan kegiatan patroli di sekitar areal pembakaran hutan dan lahan, belum lama ini.

PROKAL.CO, TABALAR–Kasus pembakaran hutan dan lahan mulai berkurang. Bahkan, cenderung tak tampak lagi. Selain curah hujan cukup tinggi, musim membakar lahan untuk pertanian juga sudah lewat. Para petani sudah memasuki musim tanam.

Pjs Kapolsek Tabalar Ipda Nurhadi mengatakan, sejauh ini kasus karhutla di wilayah hukumnya masih terkendali. "Saat ini sudah masuk musim tanam, apalagi hujan juga tinggi, jadi sudah tidak memungkinkan lagi," ujarnya, Selasa (16/10).

Sejauh ini, kata dia, ada 25 titik api sejak Januari hingga Oktober yang terpantau, baik itu melalui satelit maupun dari patroli pihaknya. Hanya, tambah dia, dari total hotspot tersebut, ada beberapa titik yang masuk wilayah Biatan, namun di satelit terpantau di wilayah Tabalar.

"Beberapa di antaranya masuk wilayah Biatan, tapi di judul satelit masuk Wilayah Hukum Tabalar. Jadi total sepanjang tahun ini ada sekitar 25 titik api yang terdeteksi. Termasuk sejumlah titik yang kita temukan di wilayah Biatan," jelasnya.

Di samping itu, pihaknya tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas tersebut. Sebab, membakar hutan ataupun lahan untuk membuka areal pertanian yang dilakukan dengan sengaja, berpotensi mengakibatkan kebakaran hutan dalam jumlah yang lebih besar.

"Kami dari polsek selalu gencar menyosialisasikan jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Meski ada beberapa masyarakat yang berladang berpindah-pindah," jelasnya.

Kendati begitu, aktivitas pembakaran lahan sudah jauh berkurang. Terlebih, pihaknya kerap melakukan patroli ke sejumlah wilayah. "Kami rutin patroli. Apalagi, masyarakat juga sudah menanam padi gunung," terangnya.

Sementara itu, kondisi yang sama juga terjadi di Kecamatan Talisayan. Aktivitas pembakaran lahan dalam sebulan terakhir juga tidak lagi terlihat. Disampaikan Kapolsek Talisayan Iptu Faisal Hamid, pembakaran lahan saat ini nyaris tidak ada.

"Nihil kasus dalam sebulan terakhir. Karena cuaca sudah memasuki musim hujan," bebernya. (*/sht/dwi/k8)

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:31

Jalan Utama Sering Terkena Abrasi, Jalan Alternatif Terkendala APBD

Jalan poros Kecamatan Loa Kulu-Loa Janan rawan tergerus abrasi. Sebenarnya,…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:29

Rusak Kabel Kontak Motor, Dua Maling Ini Sukses Curi Belasan Motor

    Dua Tersangka Curanmor Dibekuk Belasan Sepeda Motor dan…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:22

Tradisi Mulai Punah, Begasing Kembali Hidup

SANGATTA–Permainan gasing ini jaya pada eranya. Bahkan, pada masanya, gasing…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:21

Cari Sampingan, Pedagang Sembako Diciduk Petugas

  TABALAR–Seorang perempuan bernama Ani (44) terpaksa berurusan dengan pihak…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:18

Piutang Rp 1,5 M Belum Dibayar, Diskes Kutim Tak Bisa Beli Obat

SANGATTA–Ketersediaan obat-obatan di Dinas Kesehatan Kutai Timur (Diskes Kutim) semakin…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:07

Kontainer Sempat Hambat Aktivitas Lalu Lintas

TANJUNG REDEB–Kondisi jalan yang berlubang membuat mobil kontainer milik PT…

Jumat, 23 Agustus 2019 13:14

Sumber Debu di SMP 2 Masih Diselidiki

Uji baku mutu lingkungan segera dilakukan DLH Kukar untuk memastikan…

Jumat, 23 Agustus 2019 13:13

Tiga Rumah Ambles ke Sungai Mahakam

TENGGARONG - Tiga rumah di RT 4, Desa Jembayan, Kecamatan…

Jumat, 23 Agustus 2019 13:13

KASIAN..!! Nenek-Nenek Tewas Diseruduk Taksi

---bisa dibuatkan ilustrasi   Nenek Tewas Diseruduk Taksi   SENDAWAR…

Jumat, 23 Agustus 2019 12:11

CEPATTT...!! Program Pemutihan IMB Berlaku Hingga Akhir Tahun

PENAJAM - Secara mengejutkan, Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) mengeluarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*