MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Senin, 15 Oktober 2018 22:24
Ramai Isu LGBT di Balikpapan, Ini Pandangan Piatur Pangaribuan dari Sisi Hukum..
-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Para pelaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) tidak bisa dihukum secara pidana. Hal ini disampaikan pengamat hukum dan sosial Balikpapan, Piatur Pangaribuan, Senin (15/10) siang.

Ditemui di ruang kerjanya, kantor Rektor Universitas Balikpapan, dia menyampaikan, hingga sekarang belum ada undang-undang yang melarang keberadan dan aktivitas LGBT di Indonesia. Jadi, mengenai isu keberadaan kaum gay yang lagi viral saat ini, menurut Piatur, tidak bisa diproses secara hukum." Kalau aturan hukumnya belum ada ya," katanya kepada Prokal.co.

Namun, tutur dia, jika pemerintah Balikpapan serius memberantas keberadaan kaum LGBT di Kota Minyak, hal itu bisa dilakukan.  Caranya dengan segera mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) anti LGBT. "Ini bisa menjadi alternatif untuk pencegahannya, selain aturan hukum dari pusat," tuturnya.

"Kalau enggak salah, ini (Raperda anti LGBT) sudah dibahas di DPRD Balikpapan," tambahnya.

Piatur pun berpendapat, jika aktivitas LGBT memang akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat. Kata dia, aktivitas LGBT jelas bertentangan dengan agama. Mau apapun agamanya, semua pasti menolak. 

"Selain itu LGBT bisa menghadirkan penyakit, seperti HIV. Jelas akan merugikan banyak orang," imbuhnya. "Yang lebih parah kalau orang normal keteluran penyakit itu (LGBT). Apalagi sampai anak-anak yang jadi korban," sambungnya.

Tetapi, kata pria yang juga sebagai Kepala Rektor Uniba, aktivitas LGBT bisa dihentikan, dengan melakukan pencegahan sejak dini. Semua elemen masyarakat, ujar Piatur, harus turun tangan, untuk menghentikan aktivitas ini. Khususnya para pelaku, harus bisa menghentikan mengenai penyimpangan prilakunya itu. "Ada kok yang bisa kembali normal," pungkasnya. (sur/pro/one)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 10:47

Sembilan Tahun Cuma Dapat Angin PDAM

APA yang dialami warga Gunung Guntur Asri terasa mengecilkan kesusahan…

Jumat, 20 September 2019 10:39

Tahapan Pilwali 2020 Dimulai, KPU Dapat Dana Hibah Rp 53,9 M

BALIKPAPAN – KPU Balikpapan, Kamis (19/9) menandatangani naskah perjanjian hibah…

Jumat, 20 September 2019 10:36

Hari Ini, Jalan Minyak Ditutup 3 Jam, Ada Apa Ya....

BALIKPAPAN– Pertamina Refinery Unit V Balikpapan, Jumat (20/9) akan melaksanakan…

Kamis, 19 September 2019 11:07

Dalam Kelas Pun Pakai Masker

BALIKPAPAN- Mengantisipasi dampak kabut asap yang akhir-akhir ini terasa mengganggu,…

Kamis, 19 September 2019 11:07

Tak Ada PDAM Air Bendali Pun Jadi

DEMI menjamin terpenuhinya kebutuhan akan air bersih, sejumlah pengembang tak…

Kamis, 19 September 2019 10:57

Produksi IPAM Tak Maksimal

Ditargetkan bisa memproduksi air bersih hingga 50 liter per detik,…

Kamis, 19 September 2019 10:54

MAKIN LENGKAP..!! Bangun Kebun Lai di KRB, Pengunjung Bisa Memetik

BALIKPAPAN- Ke depan Kebun Raya Balikpapan (KRB) akan dikembangkan menjadi…

Rabu, 18 September 2019 14:03

TERLALU..!! Sudah Mencabuli, Juga Ancam Penjarakan Orangtua Korban

BALIKPAPAN – Setelah sepekan kasusnya bergulir, Polda Kaltim akhirnya bersuara…

Rabu, 18 September 2019 13:43

Residivis Gondol 19 Motor, Incar yang Tak Berkunci Setang

BALIKPAPAN – Bukannya bertobat setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan, SA…

Rabu, 18 September 2019 13:40
Lagi-Lagi Sabu dari Malaysia

Sabu Rp 9 M Terobos Kaltim, Mau Diedarkan di Samarinda dan Sulawesi

BALIKPAPAN – Narkoba jenis sabu asal Tawau, Malaysia kembali menyerbu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*