MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Minggu, 16 September 2018 08:44
Deklarasi #2019GantiPresiden Batal

Empat Orang “Gagal” Orasi, Ada Warga yang Terjaring

PEMERIKSAAN KETAT: Seluruh pengunjung yang beraktivitas di Stadion Madya Sempaja, harus diperiksa petugas. (SAIFUL ANWAR-RESTU/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Turut menjadi tempat pelaksanaan deklarasi, Kaltim, khususnya Kota Tepian, “banjir” penolakan terkait hadirnya deklarasi gerakan #2019GantiPresiden. Ketika dijadwalkan bakal digelar Sabtu (15/9), di Stadion Madya Sempaja, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Rivianto tegas tak memberikan izin. Hal itu, dilatarbelakangi juga dari tak ada rekomendasi pemberian tempat yang diberikan oleh pengelola unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Stadion Madya Sempaja.

Di berbagai daerah, gerakan #2019GantiPresiden juga mendapat penentangan. Kemarin, aparat berseragam lengkap membagi hingga beberapa titik. Mulai Stadion Madya Sempaja, GOR Segiri, hingga Jembatan Mahkota II. “Kemarin (Minggu, Red) lebih terfokus ke dua titik. Sempaja dan Jembatan,” sebut Kasubag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan.

Sebelumnya, Vendra membenarkan jika pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan yang dilayangkan oleh koordinator aksi #2019GantiPresiden. Namun, perwira melati tiga itu selalu update dengan perkembangan dan situasi kondisi Samarinda. “Ada beberapa alasan,” tegas Vendra. Dia menilai, banyak kelompok yang menolak adanya gerakan tersebut. Selain itu, juga tidak diperkenankannya fasilitas stadion digunakan menggelar deklarasi. Termasuk, menyalahi aturan perihal surat pemberitahuan.

Vendra menjelaskan, berdasarkan UU Nomor 9/1998 Pasal 10 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum, paling lambat tiga hari sebelum pelaksanaan sudah dikirim. “Lah ini sehari sebelumnya,” sebut perwira menengah penyuka urap tersebut. Selain itu, dipertegas di Peraturan Pemerintah Nomor 60/2017 Pasal 5. Setiap ada keramaian, wajib meminta izin kepolisian. Sesuai peraturan dan UU yang berlaku, polisi berhak membubarkan aksi yang tidak mengantongi izin.

Namun, tak semua deklarasi kemarin terpantau aparat. Beberapa informasi diperoleh Kaltim Post. Di wilayah Samarinda Ulu, dua warga yang berada satu motor, dihentikan puluhan orang. Lantaran mengenakan baju putih bertuliskan #2019GantiPresiden. “Ganti sistem pemerintahan” pekik salah satu warga. Bertambah geram, puluhan warga yang menolak adanya deklarasi meminta melepas baju tersebut. “Jangan ngomong begitu, jangan bawa-bawa agama,” ucap seorang warga.

Selain itu, ada empat orang yang sempat hendak berorasi di halaman Polresta Samarinda. “Ditemui sama Pak Wakapolres tadi, dan dibicarakan baik-baik,” sebut Danovan. “Kan izinnya di Stadion Sempaja, di sana sudah kami jaga. Kok malah mau orasi di Polres. Makanya tidak diizinkan,” sambung perwira balok satu tersebut. Deklarasi diam-diam juga sempat diketahui dilakukan di kawasan Jalan Tengkawang. Namun, begitu polisi datang, pelaksananya sudah tidak ada.

Terkait surat yang sebelumnya diajukan oleh pelaksana #2019GantiPresiden, Vendra kembali menegaskan sudah menyampaikan surat balasan. “Artinya, mereka sudah mengetahui. Kalau tetap ada, berarti itu tak berizin,” tegasnya. (*/dra/rsh/k18)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers