MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 16 September 2018 08:44
Deklarasi #2019GantiPresiden Batal

Empat Orang “Gagal” Orasi, Ada Warga yang Terjaring

PEMERIKSAAN KETAT: Seluruh pengunjung yang beraktivitas di Stadion Madya Sempaja, harus diperiksa petugas. (SAIFUL ANWAR-RESTU/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Turut menjadi tempat pelaksanaan deklarasi, Kaltim, khususnya Kota Tepian, “banjir” penolakan terkait hadirnya deklarasi gerakan #2019GantiPresiden. Ketika dijadwalkan bakal digelar Sabtu (15/9), di Stadion Madya Sempaja, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Rivianto tegas tak memberikan izin. Hal itu, dilatarbelakangi juga dari tak ada rekomendasi pemberian tempat yang diberikan oleh pengelola unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Stadion Madya Sempaja.

Di berbagai daerah, gerakan #2019GantiPresiden juga mendapat penentangan. Kemarin, aparat berseragam lengkap membagi hingga beberapa titik. Mulai Stadion Madya Sempaja, GOR Segiri, hingga Jembatan Mahkota II. “Kemarin (Minggu, Red) lebih terfokus ke dua titik. Sempaja dan Jembatan,” sebut Kasubag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan.

Sebelumnya, Vendra membenarkan jika pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan yang dilayangkan oleh koordinator aksi #2019GantiPresiden. Namun, perwira melati tiga itu selalu update dengan perkembangan dan situasi kondisi Samarinda. “Ada beberapa alasan,” tegas Vendra. Dia menilai, banyak kelompok yang menolak adanya gerakan tersebut. Selain itu, juga tidak diperkenankannya fasilitas stadion digunakan menggelar deklarasi. Termasuk, menyalahi aturan perihal surat pemberitahuan.

Vendra menjelaskan, berdasarkan UU Nomor 9/1998 Pasal 10 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum, paling lambat tiga hari sebelum pelaksanaan sudah dikirim. “Lah ini sehari sebelumnya,” sebut perwira menengah penyuka urap tersebut. Selain itu, dipertegas di Peraturan Pemerintah Nomor 60/2017 Pasal 5. Setiap ada keramaian, wajib meminta izin kepolisian. Sesuai peraturan dan UU yang berlaku, polisi berhak membubarkan aksi yang tidak mengantongi izin.

Namun, tak semua deklarasi kemarin terpantau aparat. Beberapa informasi diperoleh Kaltim Post. Di wilayah Samarinda Ulu, dua warga yang berada satu motor, dihentikan puluhan orang. Lantaran mengenakan baju putih bertuliskan #2019GantiPresiden. “Ganti sistem pemerintahan” pekik salah satu warga. Bertambah geram, puluhan warga yang menolak adanya deklarasi meminta melepas baju tersebut. “Jangan ngomong begitu, jangan bawa-bawa agama,” ucap seorang warga.

Selain itu, ada empat orang yang sempat hendak berorasi di halaman Polresta Samarinda. “Ditemui sama Pak Wakapolres tadi, dan dibicarakan baik-baik,” sebut Danovan. “Kan izinnya di Stadion Sempaja, di sana sudah kami jaga. Kok malah mau orasi di Polres. Makanya tidak diizinkan,” sambung perwira balok satu tersebut. Deklarasi diam-diam juga sempat diketahui dilakukan di kawasan Jalan Tengkawang. Namun, begitu polisi datang, pelaksananya sudah tidak ada.

Terkait surat yang sebelumnya diajukan oleh pelaksana #2019GantiPresiden, Vendra kembali menegaskan sudah menyampaikan surat balasan. “Artinya, mereka sudah mengetahui. Kalau tetap ada, berarti itu tak berizin,” tegasnya. (*/dra/rsh/k18)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 19:26

Mobil Bawa Sabu 1 Kg Nyungsep Setelah Kejar-Kejaran dengan Polisi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Aksi kejar-kejaran sebuah mobil merk Ayla plat…

Jumat, 20 September 2019 12:09

Aktivitas di SPBU Mendadak Sepi

Bukan hanya sekali, setidaknya dalam waktu dekat ini tiga kali…

Jumat, 20 September 2019 12:07

Tak Ada Toleransi..!! Selama Proses Hukum, Hak-Hak Hakim Kayat Dicabut

SAMARINDA–Integritas pengadil di Kaltim mendapat sorotan tajam selepas Kayat. Hakim…

Jumat, 20 September 2019 12:06

BEDALAH WAL...!! Di Perumahan Ini Punya Penampungan Air Terpadu, Air Lancar dan Aman

Air bersih yang tidak mengalir di beberapa daerah, tak membuat…

Jumat, 20 September 2019 12:04

Tiga Kali Mulus Beraksi, Dua Pelaku Curanmor Diciduk Polisi

SAMARINDA–Dua pelaku curanmor, Akbar Abdullah (36) dan Alfian (35), dibekuk…

Jumat, 20 September 2019 11:14

Dijerat Pasal Suap dan Gratifikasi

JAKARTA– Imam Nahrawi harus bersiap dengan jeratan pasal berlapis. Komisi…

Kamis, 19 September 2019 14:20

Pencanangan HBDI ke 111, Para Istri Dokter Gelar Penyuluhan Stunting di Posyandu Ayu Sempaja

PROKAL.CO, SAMARINDA - Memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke…

Kamis, 19 September 2019 13:17

Polisi Amankan Empat Pengetap

Polisi berkali-kali mengamankan pelaku pengetap BBM. Namun nyatanya, kegiatan tersebut…

Kamis, 19 September 2019 13:16

PDAM Harus Ganti Pipa Sendiri

SAMARINDA–PDAM Tirta Kencana Samarinda terpaksa merugi. Pasalnya, pendalaman drainase di…

Kamis, 19 September 2019 13:14

Kasus Kebakaran Terus Meningkat

SAMARINDA–Kasus kebakaran kerap menjadi momok bagi masyarakat. Penyebabnya dari arus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*