MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 27 Agustus 2018 11:26
WADUH..!! Air PDAM di Kabupaten Ini Keruh

Dirut: Ini Sudah Biasa Terjadi

PELAYANAN TERGANGGU: Menurunnya kualitas air baku PDAM dari Sungai Kandilo, membuat distribusi air ke rumah pelanggan tidak maksimal.

PROKAL.CO, TANA PASER–Pekan lalu, sejumlah warganet di media sosial (medsos) mengeluhkan tingkat kekeruhan air PDAM Tirta Kandilo Paser.  Hal tersebut memicu kekhawatiran warga, apakah air itu aman untuk dikonsumsi.

Muhammad Sarman, warga Jalan Noto Sunardi, Kecamatan Tanah Grogot mempertanyakan warna air PDAM yang mengaliri rumahnya. Pria yang tinggal dekat bantaran Sungai Kandilo itu mengakui kualitas air sungai yang merupakan sumber bahan baku PDAM memang seolah tidak layak.

“Yang saya bingung mengapa dari tahun ke tahun belum ada solusinya dari pemerintah daerah. Kita tahu PDAM juga kesulitan mengolah bahan baku jika kualitas sungai sudah seperti sekarang,” ujar pengusaha tambang pasir itu, kemarin (26/8).

Menanggapi keluhan tersebut, Direktur PDAM Tirta Kandilo Paser Muhammad Zam Zami mengatakan, keruhnya distribusi air imbas air baku di sungai yang sulit diolah. Namun, dia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir mengonsumsi air dari PDAM. Karena keruh bukan jaminan tidak aman.

“Tidak berlangsung lama masa keruhnya itu yang saya tahu, hanya beberapa hari dan sekarang sudah normal lagi warnanya. Tidak ada masalah untuk imbasnya ke kesehatan. Ini sudah biasa memang terjadi,” sebutnya.

Hanya, dia belum bisa memastikan apakah akan terjadi lagi air yang keruh tersebut karena bergantung dari kualitas bahan baku. Dia mengatakan, aktivitas pertambangan batu bara sangat memengaruhi kualitas air baku dari sungai, ini terbukti dengan hasil kadar air sungai yang kadar kekeruhan air atau istilah hidrologi disebut Nephelometric Turbidity Units (NTU) mencapai 3.000 NTU.

Hal itu, menurut dia, yang terburuk. Angkanya memang fluktuatif tiap bulan. Tetapi sejauh ini dia pastikan air sungai masih aman. Berdasarkan standar teknis, seharusnya kadar NTU yang digunakan untuk air baku standar maksimalnya 200 NTU.

Dia berharap, ke depan pemerintah tidak sembarang membiarkan izin tambang batu bara beroperasi. Karena buruknya kualitas bahan baku karena tercampur limbah, biaya produksi PDAM dia terus membengkak. Untuk listrik saja mencapai Rp 600 juta per bulan di intake. Ditambah pompa yang harus ekstra beroperasi karena sulitnya bahan baku diolah.

“Tiap bulan bahkan ada beberapa hari bisa rusak pompa yang harganya hampir Rp 350 juta per unit. Belum lagi kebutuhan bahan kimia untuk proses di instalasi pengolahan, setidaknya per tiga bulan hampir merogoh kocek Rp 500 juta,” pungkasnya. (jib/kri/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:31

Jalan Utama Sering Terkena Abrasi, Jalan Alternatif Terkendala APBD

Jalan poros Kecamatan Loa Kulu-Loa Janan rawan tergerus abrasi. Sebenarnya,…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:29

Rusak Kabel Kontak Motor, Dua Maling Ini Sukses Curi Belasan Motor

    Dua Tersangka Curanmor Dibekuk Belasan Sepeda Motor dan…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:22

Tradisi Mulai Punah, Begasing Kembali Hidup

SANGATTA–Permainan gasing ini jaya pada eranya. Bahkan, pada masanya, gasing…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:21

Cari Sampingan, Pedagang Sembako Diciduk Petugas

  TABALAR–Seorang perempuan bernama Ani (44) terpaksa berurusan dengan pihak…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:18

Piutang Rp 1,5 M Belum Dibayar, Diskes Kutim Tak Bisa Beli Obat

SANGATTA–Ketersediaan obat-obatan di Dinas Kesehatan Kutai Timur (Diskes Kutim) semakin…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:07

Kontainer Sempat Hambat Aktivitas Lalu Lintas

TANJUNG REDEB–Kondisi jalan yang berlubang membuat mobil kontainer milik PT…

Jumat, 23 Agustus 2019 13:14

Sumber Debu di SMP 2 Masih Diselidiki

Uji baku mutu lingkungan segera dilakukan DLH Kukar untuk memastikan…

Jumat, 23 Agustus 2019 13:13

Tiga Rumah Ambles ke Sungai Mahakam

TENGGARONG - Tiga rumah di RT 4, Desa Jembayan, Kecamatan…

Jumat, 23 Agustus 2019 13:13

KASIAN..!! Nenek-Nenek Tewas Diseruduk Taksi

---bisa dibuatkan ilustrasi   Nenek Tewas Diseruduk Taksi   SENDAWAR…

Jumat, 23 Agustus 2019 12:11

CEPATTT...!! Program Pemutihan IMB Berlaku Hingga Akhir Tahun

PENAJAM - Secara mengejutkan, Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) mengeluarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*