MANAGED BY:
SENIN
26 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 03 Agustus 2018 14:00
Fenomena Mahalnya Harga Ayam Potong
Terancam Bangkrut Tanpa Antibiotik
DIKELUHKAN: Tanpa AGP, peternak ayam mengklaim merugi.(saipul anwar/klp)

PROKAL.CO,

Harga ayam potong sempat melambung hingga ratusan ribu per ekor. Konsumen, pedagang, bahkan peternak mengeluh. Mengapa dan siapa yang diuntungkan dengan kondisi tersebut? Kaltim Post menelusuri satu demi satu mata rantai distribusi penjualan ayam di Kaltim belum lama ini.

DUDUK di atas kursi panjang, Yahya Nurdin cekatan menghitung jumlah ayam yang keluar dari kandangnya. Tapi dia tak bersemangat. Apalagi saat para pegawainya menyebutkan total berat yang akan diangkut. Biasanya, untuk waktu 32 hari waktu pemeliharaan ayam, bobot ayam yang diperoleh bisa mencapai 1,9–2 kilogram. Saat ini, waktu pemeliharaan sudah mencapai 35 hari, namun bobot ayam hidup baru mencapai rata-rata 1,6 kilogram.

“Lihat aja nih ayamnya kecil-kecil padahal sudah 35 hari. Tuh timbangannya cuma 1,6 kilogram rata-rata beratnya. Bagaimana mau untung,” kata Yahya sambil menunjuk ayam yang dimaksud.

Belasan tahun beternak ayam di Kilometer 15, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, baru kali ini Yahya mengalami persoalan yang begitu rumit.

Urusan kematian itu biasa, pun demikian dengan ayam yang sakit. Namun ini, bertambahnya hari pemeliharaan ayam, berakibat bertambahnya biaya pakan. Jelas tak sedikit untuk ribuan bahkan belasan ribu ekor. Selisih penambahan masa pemeliharaan tersebut, jika dikalikan jumlah ayam jelas membuat peternak semakin merugi. Sementara ayam yang dihasilkan, dagingnya juga masih jauh dari harapan.

Dia menduga, salah satu faktor yang menyebabkan pertumbuhan ayam lambat adalah sejak pelarangan antibiotic growth promoter (AGP) oleh pemerintah.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 26 Oktober 2020 16:14

Menumpuk di Kota karena Bisa Buka Praktik

DATA Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat pada 2019, Kaltim memiliki…

Senin, 26 Oktober 2020 16:12

Kisah Dokter sebagai Garda Terdepan Penanganan Covid-19, Perjuangan Ekstra di Era Corona

Perayaan Hari Dokter Nasional tahun ini terasa berbeda. Bahkan, para…

Senin, 26 Oktober 2020 14:15

Rp 252 Triliun APBD Didepositokan Pemda, KPK Selidiki Modus Deposito APBD

JAKARTA- Kebijakan sejumlah pemerintah daerah yang menempatkan Anggaran Pendapatan dan…

Senin, 26 Oktober 2020 11:06

Kualitas Demokrasi Indonesia Menurun, Publik Takut Berpendapat, Aparat Semena-mena

JAKARTA– Kualitas demokrasi Indonesia dinilai mengalami penurunan. Itulah hasil survei…

Senin, 26 Oktober 2020 11:01

Imbas Pandemi, Puluhan Perusahaan di Kaltim Tumbang

Tak hanya banyak pekerja yang dirumahkan, masuknya virus corona di…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:58

Proyek-Proyek APBN Masih Berjalan

SAMARINDA–Perlambatan ekonomi membuat APBD Kaltim 2021 melorot. Jelang disahkan, angkanya…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:57

Cadangan Batu Bara Kaltim 4,6 Miliar Metrik Ton

SAMARINDA–Realisasi produksi batu bara Kaltim dari tahun ke tahun naik-turun.…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:33

Realisasi Pajak Batu Bara Minus 36 Persen

SAMARINDA-Dominasi pertambangan baru bara terhadap perekonomian Kaltim bukan hal baru.…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:32

Vaksin Tak Langsung Dongkrak Ekonomi Kaltim

SAMARINDA-Vaksin rencananya didistribusikan secepatnya. Namun, langkah ini dinilai tak akan…

Sabtu, 24 Oktober 2020 11:14
Dari Duel Akbar UFC 254

Hapus Keraguan, Ujian Terbesar Khabib

Duel UFC 254 Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje bakal berlangsung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers