MANAGED BY:
MINGGU
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 24 Juli 2018 06:49
Inalum Pinjam Dana Asing
MASIH MENGGIURKAN: PT Inalum berencana meminjam dana dari bank asing untuk mendanai akuisisi saham Freeport-McMoran dan hak partisipasi Rio Tinto.(dok)

PROKAL.CO, JAKARTA - PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum (Persero) berencana meminjam dana dari bank asing guna mendanai akuisisi saham Freeport-McMoran dan hak partisipasi Rio Tinto pada PT Freeport Indonesia (PTFI). Rencananya, potensi bisnis Freeport Indonesia menjadi jaminan atas pinjaman tersebut.

Head of Corporate Communication Inalum Rendi Achmad Witular menjelaskan, langkah tersebut dilakukan agar tidak membebani kinerja bank lokal di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Dia juga memastikan tidak ada bank lokal maupun bank badan usaha milik negara (BUMN) yang bakal mendanai akuisisi saham Freeport.

"Pendanaan semuanya akan dibiayai oleh bank asing karena kalau bank lokal kami tidak mau memengaruhi fluktuasi rupiah," ujar Rendi, Senin (23/7).

Dia menyebut, banyak bank asing yang berminat untuk membiayai akuisisi Freeport. Sayang, dia tidak menyebut spesifik bank mana saja yang bakal memberikan Inalum pinjaman. Rendi menyebut, bahwa potensi bisnis dari Freeport Indonesia akan menjadi jaminan atas pinjaman tersebut. Ia juga memastikan pendanaan tersebut bukan datang dari Freeport-McMoran dan tidak akan terjadi kongkalikong di antara mereka.

Hingga kini, menurut dia, cadangan kekayaan di tambang Grasberg, Papua mencapai USD 150 miliar. "Banyaknya keterlibatan bank asing memberikan optimisme bahwa potensi bisnis tambang Grasberg besar. Kalau potensi bisnisnya jelek, tidak mungkin bank asing mau masuk," bebernya.

Rendi mengatakan, jumlah pinjaman dari bank asing yang bakal didapat oleh PT Inalum bakal melebihi harga 51 persen saham PT Freeport yang sebesar USD 3,85 miliar atau Rp 53,9 triliun (kurs Rp 14.000).

Sayangnya, dia enggan menyebutkan berapa jumlah persis pinjaman yang ditawarkan oleh bank asing tersebut. Namun, ia memastikan pihaknya segera menyelesaikan financial closure pinjaman itu. "Financial close secepatnya inginnya kami," jelas dia.

Sebelumnya, bank BUMN berencana ikut terlibat dalam kredit sindikasi membiayai akuisisi Freeport Indonesia. Dana yang disiapkan bank BUMN mencapai USD 1,5 miliar. Namun, Kementerian BUMN memberikan arahan kepada bank BUMN untuk tidak ikut berpartisipasi memberikan dana pinjaman untuk Inalum dalam proses divestasi tersebut. (ndu2/k15)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers