MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 24 Juli 2018 06:49
Inalum Pinjam Dana Asing
MASIH MENGGIURKAN: PT Inalum berencana meminjam dana dari bank asing untuk mendanai akuisisi saham Freeport-McMoran dan hak partisipasi Rio Tinto.(dok)

PROKAL.CO, JAKARTA - PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum (Persero) berencana meminjam dana dari bank asing guna mendanai akuisisi saham Freeport-McMoran dan hak partisipasi Rio Tinto pada PT Freeport Indonesia (PTFI). Rencananya, potensi bisnis Freeport Indonesia menjadi jaminan atas pinjaman tersebut.

Head of Corporate Communication Inalum Rendi Achmad Witular menjelaskan, langkah tersebut dilakukan agar tidak membebani kinerja bank lokal di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Dia juga memastikan tidak ada bank lokal maupun bank badan usaha milik negara (BUMN) yang bakal mendanai akuisisi saham Freeport.

"Pendanaan semuanya akan dibiayai oleh bank asing karena kalau bank lokal kami tidak mau memengaruhi fluktuasi rupiah," ujar Rendi, Senin (23/7).

Dia menyebut, banyak bank asing yang berminat untuk membiayai akuisisi Freeport. Sayang, dia tidak menyebut spesifik bank mana saja yang bakal memberikan Inalum pinjaman. Rendi menyebut, bahwa potensi bisnis dari Freeport Indonesia akan menjadi jaminan atas pinjaman tersebut. Ia juga memastikan pendanaan tersebut bukan datang dari Freeport-McMoran dan tidak akan terjadi kongkalikong di antara mereka.

Hingga kini, menurut dia, cadangan kekayaan di tambang Grasberg, Papua mencapai USD 150 miliar. "Banyaknya keterlibatan bank asing memberikan optimisme bahwa potensi bisnis tambang Grasberg besar. Kalau potensi bisnisnya jelek, tidak mungkin bank asing mau masuk," bebernya.

Rendi mengatakan, jumlah pinjaman dari bank asing yang bakal didapat oleh PT Inalum bakal melebihi harga 51 persen saham PT Freeport yang sebesar USD 3,85 miliar atau Rp 53,9 triliun (kurs Rp 14.000).

Sayangnya, dia enggan menyebutkan berapa jumlah persis pinjaman yang ditawarkan oleh bank asing tersebut. Namun, ia memastikan pihaknya segera menyelesaikan financial closure pinjaman itu. "Financial close secepatnya inginnya kami," jelas dia.

Sebelumnya, bank BUMN berencana ikut terlibat dalam kredit sindikasi membiayai akuisisi Freeport Indonesia. Dana yang disiapkan bank BUMN mencapai USD 1,5 miliar. Namun, Kementerian BUMN memberikan arahan kepada bank BUMN untuk tidak ikut berpartisipasi memberikan dana pinjaman untuk Inalum dalam proses divestasi tersebut. (ndu2/k15)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 11:43

Triwulan III 2019, Kinerja Ekspor Terancam Melambat

Kinerja ekspor Kaltim pada triwulan III 2019 diperkirakan tumbuh lebih…

Jumat, 20 September 2019 11:36

Harga CPO Mulai Membaik

SAMARINDA- Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit diharapkan segera…

Jumat, 20 September 2019 11:33
Buruan Datangi Mitsubishi Motors Auto Show

Banyak Promo Menarik dan Harga Spesial

BALIKPAPAN- PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI)…

Jumat, 20 September 2019 11:04

Uang Muka Rumah dan Kendaraan Kian Rendah

JAKARTA – Ketegangan hubungan dagang AS dan Tiongkok yang diikuti…

Jumat, 20 September 2019 10:01

Porang Bisa Dibudidayakan di Kaltim, Punya Nilai Ekspor ke Jepang, Tiongkok, dan Vietnam

BALIKPAPAN – Kalimantan Timur diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap sumber…

Jumat, 20 September 2019 09:59

BI Bisa Turunkan Suku Bunga Acuan

JAKARTA– Setelah dua kali memangkas 7-day reverse repo rate (7DRRR)…

Jumat, 20 September 2019 09:54

Pajak Lahan Progresif Bikin Resah

JAKARTA– Tahun ini diakui sebagai periode yang menantang bagi dunia…

Rabu, 18 September 2019 14:17
PT Taspen Ajak ASN Berwirausaha

Gandeng Pegawai Lingkungan Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda

SAMARINDA-PT TASPEN Persero Cabang Samarinda Kaltim menyelenggarakan acara Program Wirausaha…

Rabu, 18 September 2019 13:07

Banyak Diserap Industri Rumahan, Daging Kerbau Laris di Kaltim

BALIKPAPAN- Sempat sulit diterima, permintaan daging kerbau di Kalimantan Timur…

Rabu, 18 September 2019 13:06

DPK Kaltim Capai Rp 94,45 Triliun

SAMARINDA-Jumlah penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di Kaltim mengalami peningkatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*