MANAGED BY:
SENIN
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Minggu, 22 Juli 2018 12:54
Hobi Positif, Menguntungkan, dan Didukung Istri
HILANGKAN PENAT: Salah satu alasan Rudy Gozali mengoleksi kartu basket dan barang-barang lainnya, karena hobi tersebut membantunya menghilangkan jenuh dan penat karena urusan pekerjaan.

PROKAL.CO, KURANG lebih 25 tahun, Rudy Gozali mengoleksi kartu basket. Dia rela mencari link ke sana kemari agar bisa terus menyalurkan hobinya tersebut. Rudy pada 1998 dia sempat berhenti mengoleksi kartu karena pada waktu itu banyak toko kartu basket di Indonesia tutup akibat melonjaknya harga kartu. Hobinya berlanjut pada 2011, ketika Rudy menemukan tempat untuk mendapatkan koleksinya. Ribuan kartu telah dimiliki, tak hanya dikoleksi, dia juga terkadang menjual kartu basket kepada teman-temannya.

"Tapi, saya tidak begitu fokus untuk menjualnya. Karena tak pernah berpikir untuk bisa mengembalikan modal, karena ini memang hobi, jadi mengalir saja. Kalau ada yang minat, atau ada yang ingin saya jual, pasti ditawarkan ke grup komunitas yang saya ikuti," ujarnya saat diwawancarai di rumahnya di Jalan Veteran Samarinda, Rabu (4/7).

Rudy tak terlalu repot mencari pembeli kartu basketnya. Jika memang tidak ada yang berminat dengan kartu yang dijual, dia tak kecewa. Sejak mengoleksi kartu basket, pria berkulit putih itu memang tidak berpikir untuk menjual kembali.

“Tapi, karena sudah terlalu banyak, makanya saya coba jual dan tawarkan ke teman di komunitas. Adanya komunitas tentu sangat memudahkan, karena bisa jadi tempat menawarkan koleksi, saling sharing informasi keluaran terbaru kartu basket dan informasi lainnya. Hitung-hitung, kalau ada keuntungan, melakoni hobi ini bisa bikin tambah senang," bebernya.

Hasil menjual koleksi kartu basket, sambung Rudy memang tak banyak. Karena yang menjadi sasaran pasarnya adalah teman-temannya sendiri yang mengerti harga. Tak hanya kartu basket, Rudy Gozali memang dikenal senang mengoleksi barang-barang unik, misalnya uang lama. Dia mengatakan, dengan mengoleksi barang-barang yang disukai, sebenarnya banyak nilai positif yang bisa didapatkan. Sehingga hobinya tersebut juga sangat didukung oleh sang istri.

“Istri tidak pernah komplain, bahkan dia juga sering membelikan dan mengatur koleksi saya. Sebab, istri paham bahwa hobi tersebut bisa menghilangkan rasa penat dari bekerja,” pungkas suami Sienny Kusuma tersebut. (*/lia/*/ni/k16)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers