MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 16 Juli 2018 06:51
BEI Berharap Freeport Go Public
MILIK RAKYAT: Setelah 51 persen sahamnya diambil alih pemerintah, PT Freeport Indonesia diharapkan mau melantai di bursa saham.

PROKAL.CO, JAKARTA - Pemerintah telah berhasil mengambil alih 51 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui kesepakatan antara PT Inalum (Persero). Kesepakatan itu tertuang dalam Head of Agreement (HoA).

Manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak era kepemimpinan Tito Sulistio mempunyai keinginan keras agar saham Freeport dapat dibeli juga oleh masyarakat Indonesia melalui jalur pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO). Alangkah baiknya jika perusahaan yang selama ini mengeruk hasil kekayaan alam juga dirasakan hasilnya oleh masyarakat luas.

Hingga berganti periode, jajaran direksi BEI yang baru masih berharap Freeport dapat melantai di pasar modal Tanah Air. Dengan menjadi perusahaan tercatat di Indonesia, Freeport dapat lebih terawasi melalui keterbukaan informasi publik.

“Akses permodalan akan tidak terbatas, penyebaran kepemilikan dan kontrol banyak pihak, termasuk teman-teman (masyarakat)," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setya di Gedung BEI, Jakarta, Minggu (15/7).

Saat ini, untuk mengetahui kinerja Freeport hanya Pemerintah Indonesia saja yang sebelumnya memegang saham 9,36 persen. Padahal banyak manfaat yang dapat menguntungkan perusahaan jika menjadi tercatat. "Jadi, intinya tidak hanya Freeport tapi BUMN, BUMD, perusahaan keluarga juga,” tuturnya.

Sebagai informasi, sebelumnya mantan Direktur Utama BEI Tito Sulistio memang sangat ingin agar proses divestasi PTFI melalui pasar modal. Bahkan Tito sempat mendatangi tambang Freeport di Mimika, Papua untuk bertemu manajemen PTFI.

Selanjutnya, setelah proses divestasi 51 persen rampung, Inalum akan membeli sisa target saham dengan membeli hak partisipasi atau participating interest (PI) 40 persen Rio Tinto senilai USD 3,5 miliar dan USD 350 juta untuk membeli saham PT Indocopper Investama, anak usaha Freeport-McMoRan Inc yang juga memiliki sebagian saham PTFI.

Menurutnya, jika Freeport juga mengatakan sahamnya di lantai bursa, maka kinerja Freeport sendiri akan lebih baik lagi karena akan lebih transparan dan diawasi oleh publik.

"Itu powerful banget kalau jadi perusahaan tercatat. Ada Self Regulatory Organization (SRO), ada pemegang saham beneran artinya secara kualitas dia meningkat," bebernya.

Bursa Efek Indonesia (BEI) berulang kali mengajak perusahaan tambang raksasa asal Amerika Serikat (AS) tersebut juga melepas sahamnya di pasar modal Tanah Air lantaran telah mengeksploitasi sumber daya alam negara selama puluhan tahun.

"Ya sebenarnya itu yang kami harapkan, tapi kembali lagi apa yang sudah dilakukan terutama hubungan yang pernah dilakukan saya baca dulu, saya lihat dulu prosesnya, " tuturnya. (ndu2/k15)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 11:43

Triwulan III 2019, Kinerja Ekspor Terancam Melambat

Kinerja ekspor Kaltim pada triwulan III 2019 diperkirakan tumbuh lebih…

Jumat, 20 September 2019 11:36

Harga CPO Mulai Membaik

SAMARINDA- Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit diharapkan segera…

Jumat, 20 September 2019 11:33
Buruan Datangi Mitsubishi Motors Auto Show

Banyak Promo Menarik dan Harga Spesial

BALIKPAPAN- PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI)…

Jumat, 20 September 2019 11:04

Uang Muka Rumah dan Kendaraan Kian Rendah

JAKARTA – Ketegangan hubungan dagang AS dan Tiongkok yang diikuti…

Jumat, 20 September 2019 10:01

Porang Bisa Dibudidayakan di Kaltim, Punya Nilai Ekspor ke Jepang, Tiongkok, dan Vietnam

BALIKPAPAN – Kalimantan Timur diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap sumber…

Jumat, 20 September 2019 09:59

BI Bisa Turunkan Suku Bunga Acuan

JAKARTA– Setelah dua kali memangkas 7-day reverse repo rate (7DRRR)…

Jumat, 20 September 2019 09:54

Pajak Lahan Progresif Bikin Resah

JAKARTA– Tahun ini diakui sebagai periode yang menantang bagi dunia…

Rabu, 18 September 2019 14:17
PT Taspen Ajak ASN Berwirausaha

Gandeng Pegawai Lingkungan Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda

SAMARINDA-PT TASPEN Persero Cabang Samarinda Kaltim menyelenggarakan acara Program Wirausaha…

Rabu, 18 September 2019 13:07

Banyak Diserap Industri Rumahan, Daging Kerbau Laris di Kaltim

BALIKPAPAN- Sempat sulit diterima, permintaan daging kerbau di Kalimantan Timur…

Rabu, 18 September 2019 13:06

DPK Kaltim Capai Rp 94,45 Triliun

SAMARINDA-Jumlah penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di Kaltim mengalami peningkatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*