MANAGED BY:
MINGGU
26 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 30 Juni 2018 10:03
Pengelola Siap Ikuti Prosedur
-

PROKAL.CO, WACANA penutupan Rumah Makan Tahu Sumedang di poros Samarinda-Balikpapan Jalan Soekarno Hatta ditanggapi pihak pengelola RM Tahu Sumedang. Nanang, pengelola RM Tahu Sumedang, mengatakan, pihaknya masih menaruh harapan kepada Pemprov Kaltim untuk memberikan kelonggaran atas wacana penutupan RM Tahu Sumedang tersebut.

Dikatakan Nanang, sejak awal munculnya wacana penutupan RM Tahu Sumedang tersebut, pihaknya langsung melakukan pengurusan izin hingga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Terlebih lagi, kata dia, pengurusan izin tersebut baru diurus bukan lantaran pihaknya lalai melakukan pengurusan izin, melainkan memang baru mengetahui ada celah pembuatan legalitas pemanfaatan lahan tahura.

“Sejak awal, kami memang ingin melakukan pengurusan izin, tapi memang sedang berproses. Kita kebut terus kok sampai sekarang. Kita harap ada keringanan dari pemerintah,” kata Nanang. Terkait pembuatan sejumlah forum yang diminta pihak Dishut Kaltim, menurutnya, sudah dilakukan. Dia berharap, dengan rampungnya seluruh persyaratan yang diminta, perjalanan pengurusan izin pihak RM Tahu Sumedang bisa berakhir dengan baik.

“Kita sebenarnya mengikuti saja prosedur dan aturan yang ada. Hanya, tantangan kami adalah menjelaskan kepada masyarakat setempat yang juga mencari makan melalui keberadaan RM Tahu Sumedang ini,” tutupnya.

Berdasarkan informasi dari seorang sumber tepercaya, pengurusan izin penggunaan tahura di zona pemanfaatan juga lantaran Pemprov Kaltim belum membuat usulan kawasan zona pemanfaatan tersebut. Ini yang turut menghambat pihak pengusaha hendak melakukan pengurusan.

Diusulkan, pembagian kawasan tahura menjadi beberapa zona. Di antaranya, zona inti dan zona pemanfaatan. Khusus kawasan yang dijadikan tempat berdagang tersebut, nantinya masuk dalam kawasan zona pemanfaatan.

Sayangnya, sejak 2006 lalu, sosialisasi terkait celah pemanfaatan kawasan tahura dinilai minim. Pada 14 Agustus 2008 dan 2 Maret 2009, Pemprov Kaltim hanya mengeluarkan surat pemberitahuan terkait sosialisasi larangan melakukan perambahan hutan beserta ancaman sanksi-sanksi hukumannya. Termasuk mendirikan bangunan-bangunan liar. Minimnya sosialisasi terkait pemanfaatan kawasan tahura tersebut diungkapkan sejumlah pihak. Termasuk pengusaha RM Tahu Sumedang.

Salah satu tujuan pembuatan legalitas ini, menurutnya, juga untuk menarik retribusi serta pendapatan lain dari zona pemanfaatan di tahura. Sayangnya, Dishut hingga kini belum memiliki data pasti terkait jumlah bangunan liar serta lahan yang dirambah secara ilegal oleh masyarakat. (qi/iza/k11)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Januari 2020 23:04

Soal Hasil Tes Urine, Sudah 7 PHL yang Positif, Keputusan di Tangan Pimpinan

Hasil sudah di tangan. Yang belum tinggal keputusan. Apakah dipertahankan…

Sabtu, 25 Januari 2020 23:01

Pasokan Tabung Melon Ditambah, Pangkalan Ditambah 15, Agen Jadi 4

PENAJAM – Jumlah agen dan pangkalan tabung elpiji 3 kilogram…

Sabtu, 25 Januari 2020 23:00

PPU Genjot Populasi Sapi-Kerbau

Pemprov Kaltim telah menargetkan pertambahan populasi sapi sebanyak 30 ribu…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:58

Diskes Tetap Waspada Virus Corona

TANA PASER – Maraknya wabah virus Corona yang menghebohkan dunia,…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:54

Diduga Ada Polutan Masuk di Sungai Piraq, Dewan Desak Hasil Laboratorium

SENDAWAR - Wakil Ketua II DPRD Kubar, Aula mendesak kepada…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:52

Efek Keran Ekspor Dibuka Bertepatan dengan Imlek, Dari Kepiting Raup Puluhan Miliar

Sejak 2015 lalu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pembatasan…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:50

Dorong Tempat Pelelangan di Muara Badak atau Anggana

Anggota DPRD Kukar asal Kecamatan Anggana Heri Asdar mengatakan, regulasi…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:48

Pesawat Perintis Beroperasi Lagi, Layani Rute Bandara Uyang Lahai-APT Pranoto PP

Maskapai Susi Air akhirnya kembali beroperasi untuk melayani masyarakat di…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:46

Tuntut Pembebasan Lahan 11 Hektare, Lima Gedung Pemerintah Disegel

SANGATTA - Belum usai permasalahan lahan Puskesmas Sangatta Utara yang…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:45

DPUPR Normalisasi Drainase di Seputaran SMA 2 Rinding

TELUK BAYUR - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers