MANAGED BY:
KAMIS
04 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 23 Juni 2018 11:25
Tidak Boleh Angkut Lebih 10 Penumpang
DIBATASI: Kapal penyeberangan di Dusun Masabang, Kecamatan Sangatta Selatan, kini tak boleh mengangkut penumpang melebihi ketentuan.

PROKAL.CO, SANGATTA – Kapal penyeberangan atau yang lazim disebut ponton di Dusun Masabang, Kecamatan Sangatta Selatan, dianggap rawan kecelakaan. Moda transportasi tradisional tersebut kini dibatasi penggunaannya oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim. 

Sebelumnya, daya tampung ponton tak terbatas. Kini ada imbauan khusus. Pertama, ponton hanya boleh mengangkut tak lebih dari 10 orang. Apabila cuaca kurang baik dan arus kencang, hanya diperbolehkan membawa lima orang. Bila dalam keadaan banjir, maka dilarang beroperasi.

Kedua, ponton untuk mengangkut kendaraan motor, tidak boleh melebihi tujuh unit. Jika cuaca kurang baik dan arus kencang, hanya mengangkut lima unit saja. Bila dalam keadaan banjir, wajib tak beroperasi.

Ketiga, sepeda motor yang ingin menyeberang menggunakan ponton, wajib mematikan mesin kendaraan terlebih dahulu.

Kepala Dishub Kutim Ikhsanuddin Syerpi menyatakan, kebijakan itu bertujuan menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Di antaranya, ponton terbalik, kendaraan terjatuh, dan kemungkinan buruk lainnya.

"Kami tak menginginkan ada musibah. Makanya kami buatan kebijakan. Sedia payung sebelum hujan," kata Ikhsanuddin.

Dia meminta, semua ponton menaati imbauan tersebut. Dengan begitu, semua bisa diminimalisasi. Keselamatan terjamin, masyarakat nyaman saat menggunakan ponton.

"Tujuan kami hanya keselamatan. Kami hanya memastikan penumpang aman dan nyaman," ujarnya.

Sebelumnya, ponton sudah menerapkan pemasangan rantai besi di depan dan belakang ponton. Sehingga, kendaraan yang melaju, akan tertahan dengan rantai tersebut. Pastinya, akan memberikan rasa aman bagi pengendara saat berada di ponton.

Kebijakan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat.  Hasti, warga Gang Seroni saat menuju Sangatta Selatan mengaku senang atas kebijakan dimaksud.

"Penumpang jadi aman kalau muatan tidak banyak di ponton. Sedangkan sebelumnya, kendaraan yang dimuat sampai penuh," katanya. (mon/san/k9)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers