MANAGED BY:
MINGGU
18 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 02 Mei 2018 10:08
Bupati Kunjungi Taman Nasional di Serawak
KENANG-KENANGAN: Bupati Muharram bersama Tim Pemprov Kaltim, Pemkab Berau, Pemkab Kutim dan UGM bersama di pintu masuk Taman Nasional Mulu, Serawak.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Berau melakukan kunjungan ke taman nasional di negara bagian Serawak, 26–30 April lalu. Kunjungan ini difasilitasi Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta sebagai bagian dari kegiatan untuk mendukung Penyusunan Masterplan Pengelolaan Karst Sangkulirang-Mangkalihat yang dibiayai dari Tropical Forest Conservation Act (TFCA-II). 

Selain dari Kabupaten Berau, kunjungan diikuti Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.  

Bupati Berau ikut menjelajahi Taman Nasional Mulu yang merupakan situs warisan dunia yang resmi masuk daftar UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) pada November 2000.

Wilayah ini paling tidak memiliki 2.000 species tumbuhan bunga, 115 jenis mamalia, 305 jenis burung, 197 jenis reptil, 48 jenis ikan, dan lebih 20 ribu jenis serangga. Memiliki tidak kurang 295 km panjang gua yang sudah dieksplorasi oleh para peneliti dan penjelajah gua.

Tidak salah bupati Berau melakukan kunjungan ke Taman Nasional Mulu, sebab saat ini Kabupaten Berau bersama Kutai Timur merupakan lokasi Karst Sangkulirang-Mangkalihat yang sedang proses untuk diajukan sebagai situs warisan dunia yang akan diakui oleh UNESCO. 

Untuk menjadi situs warisan dunia harus memenuhi empat kriteria. Yaitu, merupakan contoh luar biasa dari sejarah pembentukan bumi, merupakan contoh luar biasa dari proses ekologi dan biologi yang sedang terjadi, merupakan habitat penting yang menjadi lokasi konservasi insitu untuk species yang bernilai universal baik dilihat dari sisi ilmiah maupun konservasi, merupakan fenomena alam luar biasa atau keindahan alam yang tiada bandingannya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 18 April 2021 12:07
Pembayaran THR Paling Lambat H-7 Idulfitri

DPRD Bilang, Kalau Perusahaan Tidak Mampu Bayar THR, Wajib Dialog

TANA PASER – Ketua Komisi II DPRD Paser Ikhwan Antasari…

Minggu, 18 April 2021 12:05

Sudah Rindu Berat ke Stadion

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (RI) Zainudin Amali mendapat…

Minggu, 18 April 2021 11:35

Rebutan Rp 300 Ribu, Tiga Orang Ditahan

TENGGARONG–Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kukar tak memberi ruang kepada…

Minggu, 18 April 2021 11:33

Kurir Sabu Ditangkap, Pemiliknya Belum, Barang Bukti 5,6 Kg Diduga Kuat dari Luar Negeri

Polres Kukar membeberkan detail pengungkapan kasus narkoba dengan barang bukti…

Sabtu, 17 April 2021 12:00

Kenaikan Tarif PDAM Masih Dikeluhkan

Sejak 2020 manajemen Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Danum…

Jumat, 16 April 2021 15:39

Tak Ada Potensi PAD, Pengangkutan Batu Bara di Pelabuhan Loktuan Bukan Perizinan

Kritik tajam terus diserukan oleh wakil rakyat. Sehubungan rencana pengangkutan…

Jumat, 16 April 2021 15:38

Objek Wisata Tunggu Hasil Evaluasi Satgas

BONTANG – Pemerintah pusat telah memutuskan melarang mudik pada 6-17…

Jumat, 16 April 2021 13:23

Pria 64 Tahun Edarkan Judi Togel Ditangkap Polisi di Karang Asam Ulu

SAMARINDA - Jajaran Polsek Sungai Kunjang menangkap Subadi (64) diduga…

Kamis, 15 April 2021 14:59

Penerima BPUM Dapat Bantuan Lagi

PENAJAM–Para pelaku usaha mikro di Penajam Paser Utara (PPU) bakal…

Kamis, 15 April 2021 14:52

Lanjutan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana KJKS Halal, Masuk Pemberkasan, Target Mei Dilimpahkan

BONTANG – Kasus dugaan penyelewengan dana bergulir yang menimpa Koperasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers