MANAGED BY:
KAMIS
31 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SELISIK/LAPSUS

Senin, 26 Februari 2018 09:35
Pentingnya Pendidikan Seks
-

PROKAL.CO,

ANAKusia dini terpapar pornografi menjadi peringatan kepada orangtua akan pentingnya pendidikan seks. Sayang, edukasi tersebut masih cukup tabudi Indonesia. Masyarakat masih menganggapnya sebagai pengetahuan yang justru memicu hasrat seksualitas.

“Pendidikan seks itu membedakan mana lelaki, mana perempuan. Bukan pendidikan tentang hubungan seksual,” sebut psikiater Jaya Mualimin.

Sex education, kata dia, mengedepankan identitas lelaki dan perempuan. Hal itu seperti maknanya, seks berarti jenis kelamin. “Kesalahan selama ini begitu. Edukasi seks diartikan keliru,” tambahnya.

Pentingnya pendidikan seks tecermin dengan mengemukanya banyak regulasi di berbagai negara. Sementara sejumlah negara di Asia memiliki panduan sah dari pemerintah mengenai sex education, Indonesia bersama Mongolia dan Korea Selatan, memiliki kerangka kebijakan sistematis dalam pendidikan seks di sekolah.

Dalam kurikulum pembelajaran tahun 2013 (K-13), sex education tertuang dalam materi pendidikan kesehatan reproduksi. Namun, materi tersebut tak menjangkau tingkat SD ke bawah yang belum spesifik mempelajari pendidikan eksak mengenai reproduksi.

Menurut Jaya, sejak PAUD, anak-anak sudah mesti diberikan pendidikan tersebut. Minimal, mengetahui bahwa laki-laki memiliki penis dan perempuan memiliki kemaluan sebagai jalan untuk melahirkan anak. “Nanti, kalau sudah mulai dewasa, mereka harus sudah bisa menjaga itu. Kalau masuk usia pernikahan, mesti memiliki kematangan sosial pula untuk berumah tangga,” jelasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers