MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Kamis, 08 Februari 2018 23:02
Program Integrasi Peternakan Sapi di Lahan eks Tambang
“Jangan Tunggu IUP Berakhir”
Taufan Purwokusuamaning

PROKAL.CO,

PROGRAM integrasi peternakan sapi di lahan eks tambang diyakini mampu mempercepat pertumbuhan populasi sapi di Kaltim. Namun, diperlukan regulasi yang jelas untuk memuluskan program tersebut. Karena itu, pemerintah diminta tegas mengambil alih lahan eks tambang yang sudah tidak digunakan perusahaan. 

Akademisi bidang peternakan asal Universitas Mulawarman Taufan Purwokusuamaning mengatakan, pengembangan peternakan sapi di Kaltim memang masih terkendala lahan. Di provinsi seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki kawasan khusus untuk peternakan. 

Pria yang menjabat ketua Program Studi (Prodi) Peternakan, Fakultas Pertanian, Unmul itu menyebutkan, salah satu solusinya adalah menggunakan lahan eks tambang untuk kawasan peternakan sapi.

“Makanya, sebaiknya lahan yang sudah tidak lagi dioperasikan sebagai konsesi tambang, harus segera diambil alih pemerintah. Lalu, jika layak, silakan dimanfaatkan kembali untuk kawasan peternakan. Jangan menunggu masa IUP (izin usaha pertambangan, Red) berakhir,” kata Taufan. 

Selain itu, Taufan menyarankan agar Pemprov Kaltim segera membuat regulasi yang mengikat agar kegiatan lepas tambang oleh perusahaan bisa berhubungan dengan peternakan sapi tersebut. Seperti pemberian bibit sapi dari perusahaan kepada peternak. Selanjutnya, kawasan eks tambang akan subur lantaran aktivitas peternakan oleh masyarakat.

“Lahan yang digunakan untuk peternakan tersebut pasti akan subur. Karena kotoran sapi dan urinenya sangat efektif menjadikan lahan subur. Nantinya, lahan tersebut juga bisa ditanami tanaman untuk mengembalikan fungsi lahan yang telah ditambang,” tambahnya. (qi/kri/k11)

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers