MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 28 Desember 2017 11:36
Penyelesaian Masalah Tapal Batas Samarinda-Kukar, Pemkot Manut Pemprov
BERSIKAP: Patung Lembuswana yang terletak di antara Samarinda dan Kukar. Pemkot Samarinda memutuskan mengikuti keputusan Pemprov Kaltim dalam penyelesaian masalah tapal batas di dua wilayah.

PROKAL.CO, class="m383595280608939850gmail-m8324757975043911219gmail-msonormal">SAMARINDA – Suara wali kota paling dinanti untuk kelanjutan penyelesaian masalah tapal batas antara Samarinda dan Kukar. Dari 167,40 km persegi yang dipermasalahkan sejak 2000, tersisa 300 meter persegi zona abu-abu wilayah administrasi dua daerah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin mengatakan, wali kota telah menyerahkan keputusan itu kepada Pemprov Kaltim. “Jadi di mana saja titik pembagian yang ditunjuk pemprov, kami setuju,” jelas pria yang juga menjadi tim survei wilayah untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Menurut arahan wali kota, lanjut Sugeng, Samarinda takkan ambil pusing, kalau nanti ternyata penentuan wilayah lebih menguntungkan Kukar. Dia berkeyakinan, pemprov takkan keliru dalam menetapkan wilayah di bawah administrasi mereka. “Mereka (pemprov) pasti mengikuti aturan dan pemetaan dari koordinat yang ada. Pokoknya tidak ada masalah, asal jangan pindah ke negara lain,” selorohnya.

Ketua panitia khusus (pansus) tapal batas DPRD Samarinda Fitria Alaydrus sebelumnya menyoal lambatnya respons wali kota seputar penyelesaian masalah tersebut. Sebab, beberapa kali bertemu tim survei dari pemkot, tidak ada perkembangan menggembirakan, lantaran Sugeng sebagai ketua tim, bukan pengambil kebijakan yang merupakan kewenangan wali kota.

Meski sudah ada kesepahaman antara dua daerah terhadap zona abu-abu itu, pihaknya tidak bisa segera menyelesaikan masalah tersebut bila tak ada kesepakatan. “Sedangkan pendapat kedua daerah pasti berbeda,” tuturnya.

“Kami sudah merekomendasikan wali kota untuk menindaklanjuti. Sudah jelas berapa luas yang bermasalah. Mungkin Pak Wali (Syaharie Jaang, wali kota Samarinda) menganggap tapal batas ini tidak penting, karena sudah lama,” ungkapnya.

Anggota Komisi IV ini mengatakan, ada dua pilihan yang sudah dilemparkan pada Pemkot Samarinda. Pertama, pemkot duduk bersama dengan Pemkab Kukar atau menyerahkan pada Pemprov Kaltim untuk mengambil jalan tengahnya. “Kami hanya bisa merekomendasikan, keputusan tetap pada wali kota,” terangnya. (*/dq/ndy/k8)


BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 21:29

Sambut Pilkada 2020, Sekjen PD Hinca : Bapak Jaang dan Kawan-Kawan Mahir Semua

PROKAL.CO, SAMARINDA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat optimis…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:44

Command Center Resmi Beroperasi, Aplikasi Panic Bottom Menyusul

Keberadaan command center milik Diskominfo Samarinda diharapkan menjadi solusi berbagai…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:42

Selamatkan Rp 2 Miliar Kerugian Negara

SAMARINDA–Kasus korupsi anggaran pengawasan Pilpres 2014 dari Bawaslu RI di…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:42

Cukup 10 Detik, Satu Motor Raib

SAMARINDA–Mata Samsu (38) menatap tajam. Melihat kanan dan kiri. Namun,…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:41

Lurah Simpang Pasir Dituntut 7 Tahun

SAMARINDA–Masih ingat Muhammad Sapriadi, lurah Simpang Pasir, Loa Janan Ilir,…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:26

Bakungan Dinobatkan Sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

SAMARINDA - Upaya memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan terus dilakukan…

Selasa, 20 Agustus 2019 22:23

Terekam Kamera CCTV, Perantau Curi Enam Motor Ini Ditangkap Polisi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polsek Samarinda Seberang meringkus…

Selasa, 20 Agustus 2019 22:16

Samarinda Kini Punya Command Center, Tapi Belum Ada Call Center

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kota Samarinda kini memiliki Command Center atau…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:03

Jarak Pandang Terbatas di Bandara APT Pranoto, 4 Penerbangan Dialihkan ke Balikpapan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Akibat terbatasnya jarak pandang di Bandara APT…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:48

Tak Banyak Guru Tersertifikasi

AIR muka Alivi Nur Rosida tampak serius. Di hadapannya, banyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*