MANAGED BY:
MINGGU
25 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 08 Desember 2017 09:40
Mengubur Lokasi Bersejarah

Selamatkan Lapangan Kinibalu, Saksi Perjuangan Kaum Republiken

DUA TEMPAT BERSEJARAH: Setelah Lapangan Kinibalu (foto kiri) yang terancam hilang karena akan dibangun masjid, GOR Segiri, Samarinda, direncanakan bakal digusur. Diubah menjadi ruang terbuka hijau.(saipul anwar/kp)

Dalam Samarinda Tempo Doeloe yang ditulis Muhammad Sarip, konstelasi politik di Kaltim bergejolak. Para sultan yang memimpin Federasi Kaltim, sebuah negara boneka yang diciptakan Letnan Gubernur Jenderal Hubertus Johannes van Mook, seakan kehilangan induk. Selepas KMB, Belanda tak memiliki kuasa di Indonesia. Kerajaan lokal menghadapi dilema. Masyarakat yang gencar berjuang melawan Belanda menyuarakan satu hal; menghapuskan Federasi Kaltim berikut pemerintahan feodal yang menjadi bawahan Belanda. 

Menghadapi situasi demikian, Sultan Parikesit mengadakan rapat umum di Lapangan Kinibalu. Sultan menyampaikan pernyataan sebagai sikap resmi setelah Belanda mengakui kedaulatan RI. Di lapangan itu, Sultan membacakan Proklamasi Kerajaan Kutai Kartanegara yang berisi tiga butir. Pertama, menyetujui bentuk negara kesatuan untuk seluruh Indonesia. Kedua, melaksanakan Pancasila sebagai dasar negara. Ketiga, pelaksanaan secepat mungkin Pasal 45 UUD RI Serikat. Pasal itu berbunyi memberikan pemerintahan yang demokratis kepada rakyat (Secercah Perjuangan BPRI, M Djunaid Sanusie).

Peristiwa itu, dalam lini masa pemerintahan di Kaltim, adalah hal yang sangat penting. Orasi A Moeis Hassan mulai mendelegitimasi swapraja yang diperjuangkan kaum republiken. Mereka menginginkan sistem feodal dihapus dari Kaltim. Muhammad Sarip menulis, kaum republiken adalah masyarakat pro-RI sejak awal Proklamasi 1945. Di luar mereka ada kelompok yang baru pro-RI setelah KMB 1949.

Tiga bulan setelah pernyataan bergabung dengan RI, pada 10 April 1950, Samarinda menjadi ibu kota Keresidenan Kaltim, bagian Provinsi Kalimantan. RI Serikat yang dibubarkan pada 15 Agustus 1950 menjadikan Indonesia kembali berbentuk republik. Swapraja Kutai Kartanegara kemudian diubah menjadi daerah istimewa, setingkat kabupaten dengan ibu kota di Tenggarong.

Sampai pada 1956, menurut undang-undang nomor 25, Provinsi Kaltim dibentuk. Samarinda pun menjadi ibu kota provinsi. Pusat pemerintahan provinsi itu sekarang di Kantor Gubernur Kaltim. Kantor yang mulai dibangun pada 1980 itu sekarang berdiri tak sampai 100 meter dari Lapangan Kinibalu yang bersejarah.

Lapangan Kinibalu segera hilang setelah Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menggagas pembangunan Masjid Al Faruq di situ. Dana Rp 73,8 miliar telah disiapkan APBD Kaltim. Sebanyak 44 persen, dari 72 persen warga sekitar yang menolak pembangunan masjid, menganggap lapangan itu bersejarah. Angka itu diperoleh lewat survei Kaltim Post awal pekan ini.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Juli 2021 10:52

Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Perseroda PT MGRM, Eksepsi Ditolak, Perkara Berlanjut

SAMARINDA-Eksepsi yang diajukan Iwan Ratman ditolak majelis hakim Pengadilan Tipikor…

Sabtu, 24 Juli 2021 10:51

BPTD-Dishub Larang Pemberian Cashback

Rapat terkait pengondisian muatan di Pelabuhan Feri Kariangau kemarin dinilai…

Jumat, 23 Juli 2021 13:21

Wali Kota Hapus Opsi Sewa Kantor DPD Golkar Kaltim, Beli atau Pergi

SAMARINDA–Tata kelola aset yang sering jadi temuan auditor membuat Pemkot…

Jumat, 23 Juli 2021 12:08

Rp 190 T Dana Pemda Mengendap di Bank

JAKARTA – Realisasi pencairan anggaran pemerintah daerah (pemda) belum maksimal.…

Jumat, 23 Juli 2021 10:59

Pemkot Revisi Aturan PPKM Level IV, Tak Ada Kelonggaran, Wali Kota Minta Maaf

Pemerintah Kota Minyak merevisi aturan perpanjangan PPKM darurat yang sebelumnya…

Jumat, 23 Juli 2021 10:53

The Checkmate, Calon Pesaing Berat F-35

ZHUKOVSKY– The Checkmate. Nama itu disematkan untuk pesawat Sukhoi generasi…

Jumat, 23 Juli 2021 10:15

Bahas Gedung Sekretariat DPD Golkar Kaltim, Rudy Temui Andi Harun, Begini Hasilnya...

SAMARINDA – Akhirnya Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar…

Kamis, 22 Juli 2021 13:22

Cegah Antrean, Idealnya Cashback Dihapuskan

Polemik pemberian cashback ke sopir truk di Pelabuhan Feri naga-naganya…

Kamis, 22 Juli 2021 13:04

Sampai 2 Jutaan Penduduk akan Pindah ke Kaltim, Ayo Tingkatkan SDM Lokal

PENAJAM – Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke sebagian wilayah…

Kamis, 22 Juli 2021 09:57

Untuk Penanganan Covid-19, Samarinda Ajukan Permintaan Bantuan Rp 47 M ke Pemprov

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengajukan bantuan kepada pemerintah provinsi (Pemprov)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers