MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Kamis, 30 November 2017 10:37
Mengajar Kreatif dengan Monte Karlo Parti

Dyan Widya Agustina

DIAPRESIASI: Dyan Widya Agustina dikenal sebagai guru penuh ide kreatif dan inovatif. Tak heran dia mendapat banyak penghargaan, salah satunya penghargaan sebagai guru kreatif nasional.

PROKAL.CO,

SEJAK kecil, Dyan Widya Agustina sudah memimpikan menjadi seorang guru. Menurutnya, dunia pendidikan dan anak-anak sangatlah menarik. Beberapa tahun setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Mulawarman, Dyan mengajar di salah satu SMP swasta di Samarinda, sejak 1998–2004.

“Kemudian saya berhenti mengajar karena melanjutkan pendidikan di Curtin University of Technology Western, Australia, mengambil jurusan pengajaran Bahasa Inggris. Pada 2006 saya kembali ke Samarinda, dan mengajar di SD Islam Bunga Bangsa, sampai sekarang,” ujarnya, Selasa (28/11).

Selama terjun di dunia pendidikan, perempuan yang akrab disapa Dyan tersebut dikenal memiliki banyak prestasi dan mendapat penghargaan. Di antaranya, mendapat penghargaan English Teacher Award 2008, juara tiga lomba Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) 2014, juara satu lomba Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Tingkat Nasional 2015, dan penghargaan Satya Lencana Prestasi Pendidikan 2016.

“Semua penghargaan itu saya dapatkan karena terus ingin belajar dan mencoba. Contohnya saat mengikuti lomba kreativitas guru dalam pembelajaran tingkat nasional 2015, saya berusaha mengasah kemampuan mengajar secara kreatif. Akhirnya terciptalah berbagai permainan berisi pembelajaran yang diberi nama Monte Karlo Parti,” kisah perempuan berjilbab tersebut.

Nama itu merupakan kependekan dari monopoli, kartu kuartet, Kurikulum 2013, dan papan penuh arti. Dyan menggabungkan tiga jenis permainan sekaligus dalam sebuah alat yang dibuatnya. Ada monopoli, permainan kartu kuartet, dan papan checker. Membuat Monte Karlo Parti, menurutnya, tidak sulit. Karena diolah menggunakan barang-barang bekas.

“Konsep yang saya tawarkan dalam lomba kreativitas itu sangat mudah diduplikasi, dipahami, dan diterapkan. Hal inilah yang mungkin menjadi penilaian hingga saya bisa meraih juara satu tingkat nasional,” ucap sumringah.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 13 Juli 2020 10:33

Dari Pare Anti Rasis sampai Terong Saling Tolong

SUDAH pernah coba pedasnya Cabai Rawit Setan Kredit? Atau mencicipi…

Senin, 13 Juli 2020 10:29

Urban Farming, Jangan Hanya Berhenti sebagai Hobi

Pandemi justru menciptakan pasar baru bagi para pegiat urban farming,…

Selasa, 07 Juli 2020 13:00

Kepiting Saus dan Ayam Bakar Jakarta, Tonjolkan Cita Rasa Tradisional

Ingin makanan olahan laut atau yang tradisional? Anda bisa dapatkan…

Selasa, 07 Juli 2020 12:58

Manis Buah Naga dengan Minuman Sehat

JANGAN lewatkan dessert satu ini. Bertajuk dragon fruit tart. Warnanya…

Senin, 22 Juni 2020 18:26

Latihan Teknik Atlet Bergantung Cabor

SELAMA pandemi, seluruh atlet Kaltim khususnya yang disiapkan untuk Pekan…

Senin, 22 Juni 2020 18:24

Olahraga Kala Corona, Patuhi Aturan, Terapkan Protokol Kesehatan

Tubuh yang sehat tak ternilai harganya. Oleh sebab itu, olahraga…

Senin, 22 Juni 2020 18:20

Olahraga Sehat, Aman, dan Nyaman

OLAHRAGA lari dan sepeda kembali tren sekarang. Semua kalangan usia…

Senin, 22 Juni 2020 18:19

Paket Sesuai Selera, Hadirkan Rice Bowl Kenyang Nikmat

Selain enak, makanan yang sehat dan dijamin kebersihannya banyak dicari…

Senin, 22 Juni 2020 18:17

Pilihan Bento dan Jus Menyegarkan

SELAIN opsi rice bowl, tersedia juga rice box atau bento.…

Minggu, 14 Juni 2020 12:42

Ganggu Pernapasan hingga Potensi Kematian

SELAIN gejala di kulit, reaksi alergi juga pada saluran pernapasan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers