MANAGED BY:
KAMIS
27 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Kamis, 30 November 2017 10:37
Mengajar Kreatif dengan Monte Karlo Parti

Dyan Widya Agustina

DIAPRESIASI: Dyan Widya Agustina dikenal sebagai guru penuh ide kreatif dan inovatif. Tak heran dia mendapat banyak penghargaan, salah satunya penghargaan sebagai guru kreatif nasional.

PROKAL.CO, SEJAK kecil, Dyan Widya Agustina sudah memimpikan menjadi seorang guru. Menurutnya, dunia pendidikan dan anak-anak sangatlah menarik. Beberapa tahun setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Mulawarman, Dyan mengajar di salah satu SMP swasta di Samarinda, sejak 1998–2004.

“Kemudian saya berhenti mengajar karena melanjutkan pendidikan di Curtin University of Technology Western, Australia, mengambil jurusan pengajaran Bahasa Inggris. Pada 2006 saya kembali ke Samarinda, dan mengajar di SD Islam Bunga Bangsa, sampai sekarang,” ujarnya, Selasa (28/11).

Selama terjun di dunia pendidikan, perempuan yang akrab disapa Dyan tersebut dikenal memiliki banyak prestasi dan mendapat penghargaan. Di antaranya, mendapat penghargaan English Teacher Award 2008, juara tiga lomba Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) 2014, juara satu lomba Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Tingkat Nasional 2015, dan penghargaan Satya Lencana Prestasi Pendidikan 2016.

“Semua penghargaan itu saya dapatkan karena terus ingin belajar dan mencoba. Contohnya saat mengikuti lomba kreativitas guru dalam pembelajaran tingkat nasional 2015, saya berusaha mengasah kemampuan mengajar secara kreatif. Akhirnya terciptalah berbagai permainan berisi pembelajaran yang diberi nama Monte Karlo Parti,” kisah perempuan berjilbab tersebut.

Nama itu merupakan kependekan dari monopoli, kartu kuartet, Kurikulum 2013, dan papan penuh arti. Dyan menggabungkan tiga jenis permainan sekaligus dalam sebuah alat yang dibuatnya. Ada monopoli, permainan kartu kuartet, dan papan checker. Membuat Monte Karlo Parti, menurutnya, tidak sulit. Karena diolah menggunakan barang-barang bekas.

“Konsep yang saya tawarkan dalam lomba kreativitas itu sangat mudah diduplikasi, dipahami, dan diterapkan. Hal inilah yang mungkin menjadi penilaian hingga saya bisa meraih juara satu tingkat nasional,” ucap sumringah.

Ibu tiga anak tersebut menuturkan, prestasi yang telah didapat tidak membuatnya mau berhenti berkarya. Malah membuatnya semakin memiliki beban moral yang menjadi pemicu untuk terus memperbaiki diri.

Menurut teman dan kepala sekolah tempatnya bekerja, Dyan merupakan sosok yang sangat kreatif, inovatif, dan mampu mengajak anak-anak didiknya untuk memahami materi yang diberikan dengan menggunakan media pendukung yang ada.

“Dyan selalu memiliki ide-ide kreatif dalam mengajar, membuat anak didik kami menjadi lebih memahami materi. Karena belajar sambil bermain menjadi poin metode untuk anak di tingkatan bawah,” ujar Kepala Sekolah SD Islam Bunga Bangsa Yeny Duwi Seviawati.

Walau dikenal banyak memiliki prestasi dan penghargaan, Dyan mengatakan jika tak mudah mendapatkan itu semua. Perlu berhari-hari begadang mempersiapkan konsep dan presentasi, serta memperbaiki karya yang dianggap masih kurang bagus.

“Selain itu, walau punya metode mengajar yang menarik, tetap saja saya sering kesulitan menghadapi murid, karena ada sebagian anak yang mungkin tidak mengerti dengan pelajaran. Ada juga murid yang kadang membuat mood saya tidak baik, ya namanya juga bekerja pasti ada saja kesulitannya,” pungkas alumnus University of Melbourne tersebut.

(*/lia/*/ni/k9)


BACA JUGA

Minggu, 23 Februari 2020 10:47

Cegah Jantung Koroner, Hindari Makan Jeroan

BALIKPAPAN – Kabar wafatnya Ashraf Sinclair pada Selasa (18/2) cukup…

Minggu, 23 Februari 2020 10:05

Microsleep Sama dengan Bertaruh Nyawa

MENGEMUDIKAN kendaraan dengan jarak yang cukup jauh perlu tenaga ekstra.…

Selasa, 18 Februari 2020 10:42

Mengenal Post Sex Blues, Perasaan Sedih setelah Bercinta

UMUMNYA, tiap kali selesai berhubungan seks akan membawa kebahagiaan bagi…

Selasa, 18 Februari 2020 10:41

Carpal Tunnel Syndrome, Tak Bisa Diprediksi, Pergi Lalu Datang Lagi

Hampir setiap orang mungkin menganggap kesemutan sebagai hal wajar. Bahkan…

Selasa, 18 Februari 2020 10:40

Jangan Anggap Sepele, Kesemutan Berujung Operasi

SERUPA tapi tak sama. Sindrom guyon adalah akibat dari saraf…

Selasa, 18 Februari 2020 10:37

Dulu Benci Kini Jatuh Hati, Koleksi 300 Reptil

Memiliki gecko ratusan ekor cukup membuktikan kecintaan Hansen Gunawan terhadap…

Selasa, 18 Februari 2020 10:35

Teliti Memandikan Sugar Glider

TAK cukup jatuh hati pada gecko, Hansen Gunawan kembali jatuh…

Selasa, 18 Februari 2020 10:33

Sup Buntut Bakar Kaya Rempah

Sajian menu boleh saja sama. Makin banyak orang familiar dan…

Selasa, 18 Februari 2020 10:32

Nasi Goreng Komplit dan Si Merah Romantis

Salah satu menu favorit di Swiss-Belhotel Balikpapan adalah nasi goreng…

Rabu, 12 Februari 2020 11:24

Organic Parenting, Kecerdasan Emosi Meningkat

KONTEN jadi hal utama yang harus diperhatikan orangtua. Di samping…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers