MANAGED BY:
KAMIS
09 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Kamis, 30 November 2017 10:36
Buat Murid Jatuh Cinta
MENGAJAR ASYIK: Sebelum mengajar, Dyan selalu menyiapkan materi yang menarik perhatian murid. Contohnya, menonton video yang berkaitan dengan materi pelajaran, atau mengajar di luar kelas untuk lebih mengenal sekitar.

PROKAL.CO,

SETIAP guru memiliki cara berbeda-beda dalam mendidik muridnya. Dyan Widya Agustina contohnya, tak hanya mengandalkan ilmu yang dimiliki, dia juga selalu berusaha memahami psikis anak, serta membangun suasana kelas yang nyaman setiap kali mengajar.

“Apalagi sistem belajar sekarang ini full day, agar anak-anak bisa mengikuti pelajaran dengan baik, maka saya berusaha membuat mereka jatuh cinta kepada gurunya. Ketika anak sudah mencintai guru, pelajaran yang diberikan akan semakin mudah diterima,” ujar guru di Sekolah Dasar (SD) Islam Bunga Bangsa Samarinda itu, Selasa (28/11).

Perempuan yang akrab disapa Dyan tersebut mengatakan, setiap anak didik, terutama di tingkatan bawah (TK atau SD), memerlukan metode belajar yang tidak membuat jenuh. Anak di usia tersebut tidak bisa terlalu sering diceramahi atau terlalu banyak didikte.

“Walaupun saya guru, tapi saya tidak mau bersikap terlalu menggurui. Menurut saya, akan lebih baik jika saya membangun komunikasi dua arah saat mengajar. Sehingga murid bisa lebih aktif dan mudah mereka semua yang dipelajarinya,” ucap perempuan kelahiran Samarinda, 10 Agustus 1976 tersebut.

Selama 20 tahun mendedikasikan diri sebagai guru, Dyan mengungkapkan ada banyak pengalaman yang dirasakan. Bertemu murid dengan berbagai karakter membuatnya terus belajar membenahi diri. Karena di setiap tingkatan atau kelas, pelajaran yang diberikan tak sama, maka metode belajarnya juga berbeda.

“Tapi, apapun metodenya, yang terpenting adalah membuat murid menjadinyaman di dalam kelas. Dengan begitu, rasa cinta murid kepada guru dan pelajaran akan timbul per lahan. Selain itu, setiap guru perlu memperbarui metode mengajarnya. Karena biasanya, satu guru akan mengajar di satu kelas yang sama dalam waktu lama. Jika metode mengajarnya begitu-gitu saja, murid pasti akan jenuh dan materi pelajaran enggak masuk ke memori mereka,” jelas ibu tiga anak tersebut.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 07 Juli 2020 13:00

Kepiting Saus dan Ayam Bakar Jakarta, Tonjolkan Cita Rasa Tradisional

Ingin makanan olahan laut atau yang tradisional? Anda bisa dapatkan…

Selasa, 07 Juli 2020 12:58

Manis Buah Naga dengan Minuman Sehat

JANGAN lewatkan dessert satu ini. Bertajuk dragon fruit tart. Warnanya…

Senin, 22 Juni 2020 18:26

Latihan Teknik Atlet Bergantung Cabor

SELAMA pandemi, seluruh atlet Kaltim khususnya yang disiapkan untuk Pekan…

Senin, 22 Juni 2020 18:24

Olahraga Kala Corona, Patuhi Aturan, Terapkan Protokol Kesehatan

Tubuh yang sehat tak ternilai harganya. Oleh sebab itu, olahraga…

Senin, 22 Juni 2020 18:20

Olahraga Sehat, Aman, dan Nyaman

OLAHRAGA lari dan sepeda kembali tren sekarang. Semua kalangan usia…

Senin, 22 Juni 2020 18:19

Paket Sesuai Selera, Hadirkan Rice Bowl Kenyang Nikmat

Selain enak, makanan yang sehat dan dijamin kebersihannya banyak dicari…

Senin, 22 Juni 2020 18:17

Pilihan Bento dan Jus Menyegarkan

SELAIN opsi rice bowl, tersedia juga rice box atau bento.…

Minggu, 14 Juni 2020 12:42

Ganggu Pernapasan hingga Potensi Kematian

SELAIN gejala di kulit, reaksi alergi juga pada saluran pernapasan.…

Minggu, 14 Juni 2020 12:41

Reaksi Alergi, Gatal dan Penyakit Seumur Hidup

Tiba-tiba muncul ruam kulit, kemerahan dan berujung gatal. Atau batuk-batuk…

Minggu, 14 Juni 2020 12:39

Nur Farikhin, Jungkir Balik Ajarkan Sukses

Tidak ada sukses sebelum jatuh bangun berkali-kali. Itulah yang dihadapi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers