MANAGED BY:
KAMIS
27 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Minggu, 26 November 2017 06:20
Kerlingan Syahdu

Sabar Berbuah Manis

PROKAL.CO, Langit sore Rabu lalu berubah abu-abu, tatapan Andi Mutmainna semakin syahdu. Berbagai pose dengan apik dia peragakan tanpa malu-malu. Sesekali jemari kanannya menyugar rambut melepas rasa canggung. Setelahnya dia begitu setia menjaga mimik, emosi di depan lensa kamera. (*)

“POKOKNYA kalau sudah dapat sembilan piala, udahan ya?” ujar pemilik agensi tempat belajar Andi Mutmainna. Gadis bertubuh semampai itu tergelak. Maksudnya memang bercanda, karena juara seolah menjadi nama tengahnya. Bukan sembarang piala, juara umum paling sering dibawa. Modeling adalah cita-cita sekaligus pelipur lara. Semua itubermula kala usianya masih belia. Kelas sepuluh lebih tepatnya. Mutmainna suka bergaya. Panggung fashion show pun dilahap Muti, panggilan pendeknya. Ada nikmat yang dirasa saat harus berlenggak-lenggok ria. “Memang suka modeling. Gabung agensi pas 2008 dan sering ikut lomba dari situ,” kata Muti di sela pemotretan Rabu (22/11) lalu.

Satu kisah yang tak pernah dia lupa. Muti keluar sebagai juara umum pada ajang yang baru kali pertama diikutinya. Dinobatkan sebagai Putri Batik Ampiek Kalimantan Timur pada 2008 lalu.

Ampiek Kaltim hijau dengan sarung Samarinda berwarna senada dikenakan Muti. Dari belasan peserta se-Kaltim, dia beruntung mampu menjawab jenis batik yang dikenakan. Peserta lain justru tak paham dengan pakaian yang melekat di tubuh mereka. Tak ayal, Muti memboyong piala umum ke rumah. Nah, belum genap piala berjumlah sembilan, Muti vakum dari dunia modeling lantaran harus fokus dengan ujian nasional. “Waktu itu 2011 sudah kelas tiga SMA,” papar perempuan dengan tinggi 170 sentimeter tersebut.

Terakhir, Muti mengikuti ajang Putri Pariwisata Samarinda 2015 lalu. Absen dari kilatan kamera empat tahun lamanya, Muti harus cukup puas di posisi wakil II. Lagipula, dia mendaftar karena dorongan kawan-kawan di tempat kerja. “Mungkin saking semangatnya, aku pendaftar pertama,” kata Muti lalu tertawa.

Modeling adalah cita-cita sejak bangku SMA. Namun perjalanan hidup membawanya bekerja di instansi pemerintah. Oleh sebab itu, berlagak di depan kamera dijadikannya hobi melipur asa.

Mengenal photo shoot justru dua tahun belakangan. Muti lebih terbiasa catwalk dan memamerkan pakaian. Meski belum terbiasa sesi foto, ada mood dan ekspresi yang harus dia tampakkan.

Catwalk dan photo shoot, dua hal yang akrab dengan modeling. Setiap model memiliki kecenderungan di salah satunya. Termasuk Muti yang jatuh hati pada nuansa di atas pentas.

Selain menggemari modeling, hobi lain dara kelahiran 1993 itu adalah memancing. Kesabarannya sudah terlatih. Prinsip selalu ada hasil untuk mereka yang bersabar adalah pegangannya.

“Dalam sebulan pasti ada. Awalnya ketularan pacar, sampai sekarang sudah enggak bareng pun masih tetap memancing,” akunya kemudian tersipu. Tak hanya hobi mengail, perempuan kelahiran Makassar itu juga hobi bermain game lewat layar smartphone-nya. “Suka lupa waktu juga,” tambahnya lantas tergelak. (*/rdm/ypl/k18)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers