MANAGED BY:
JUMAT
06 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Minggu, 19 November 2017 11:32
Harus Pandai Baca Situasi

Siasat bagi Pemula di Dunia Saham

HARUS JELI: Jika masih pemula dalam dunia bursa, baiknya rajin-rajin membaca jurnal dan berita seputar ekonomi.

PROKAL.CO, INGIN menjadi investor atau pedagang saham, pastikan Anda memiliki pemahaman dasar. Menilik data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga 20 Oktober 2017 terdapat 560 perusahaan yang melantai di pasar bursa. Tentu tidak semuanya memiliki performa baik. Butuh banyak informasi untuk memilah perusahaan paling layak diberi modal.

“Untuk pemula, sebaiknya memilih tipe blue chip karena mudah diperjualbelikan di bursa saham,” saran Dayang Donna Walfiares Tania Faroek, ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim.

Ditemui di kantornya Rabu pekan lalu, perempuan yang akrab disapa Donna itu menjelaskan, blue chip merupakan istilah dari perusahaan dengan pendapatan stabil, memiliki kapitalisasi besar, dan reputasi baik. Saham jenis ini lebih aman untuk pemula karena selalu terjadi transaksi antarpedagang setiap hari, sehingga kapan saja ingin dilepas pasti mendapatkan peminat. “Contohnya PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau PT Bank Mandiri (persero) Tbk,” jelasnya.

Kata dia, jika pandai melihat peluang, investor juga dapat membeli saham potensial secara rutin. Umumnya sektor riset, farmasi, dan teknologi memiliki peluang meledak lebih besar. Sebab, ketika perusahaan sektor tersebut berhasil merilis penemuan atau inovasi besar, nilai per lembarnya pasti meledak. “Mengambil kasus di Amerika, dulu Google tidak dikenal namun kini menjadi pemain top di pasar bursa, berbanding terbalik dengan Yahoo yang sekarang begitu jatuh,” terangnya sembari melempar senyum.

Tetapi, sebelum membeli saham jenis tersebut, pastikan perusahaan itu dinilai berprospek cerah. Sebab, tidak semua perusahaan bernasib seperti Google. “Berisiko tinggi bila tak teliti,” ujar Donna.

Menurut dia, berdagang saham memiliki perbedaan dibandingkan bisnis konvensional.  Kemampuan analisa dan cerdik membaca tren harus dimiliki, jika ingin sukses menjadi pemain saham. “Harus rajin membaca jurnal dan berita seputar ekonomi juga,” tambahnya.

Jika tidak siap mempelajari dan memantau perkembangan, dia menyarankan, sebaiknya jangan mencelupkan diri ke dalam dunia saham karena risikonya tinggi. Pilihlah instrumen investasi lain yang sesuai karakter Anda. “Takutnya setelah coba-coba lalu rugi jadi kapok berinvestasi,” tutupnya. (*/kuh/ypl/k16)

loading...

BACA JUGA

Senin, 04 November 2019 10:23

BERDAYA DARI CINTA HERBA

Siapa sangka ketertarikan terhadap tanaman obat mampu mengubah hidup Hery…

Senin, 04 November 2019 10:19

Mengulik Trik Interior Elok, Jadi Awal Krusial

Banyak faktor penentu kenyamanan sebuah hunian. Tidak melulu tentang kelengkapan…

Senin, 04 November 2019 10:18

Mengakali Problem Dimensi

AWAM ditemui, terhentinya niat berkreasi menata ruang karena kebingungan. Terutama…

Senin, 28 Oktober 2019 13:40

Golf, Bikin Penasaran hingga Kecanduan

Genap 10 tahun Walinono menekuni golf. Berawal demi kesehatan kini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.