MANAGED BY:
RABU
03 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Sabtu, 18 November 2017 09:48
Cegah Infeksi, Mulai dari Mulut
TIDAK TAKUT: Ajak anak rutin periksa gigi agar akrab dengan dokter gigi. Ajarkan anak peduli kebersihan mulut.

PROKAL.CO, INFEKSI radang tenggorokan terjadi akibat virus pada saluran pernapasan atas. Yaitu virus rhinovirus yang paling sering menyerang anak-anak. Salah satu ciri yang ditandai terjadinya infeksi radang tenggorokan adalah hidung beringus dalam waktu yang lama.  

“Infeksi saluran napas bisa berlangsung sampai dua minggu. Sehingga menyebabkan keluarnya lendir hidung bening atau berwarna,” ujar dr Herwina Brahmantya SpA, Kamis (16/11).

Infeksi radang tenggorokan disebabkan oleh dua jenis infeksi, yaitu virus dan bakteri. Namun yang disebabkan karena virus lebih besar dibandingkan bakteri, 80 persen karena virus.

Untuk mengetahui cara mengatasi infeksi radang tenggorokan, salah satunya dengan mengetahui penyebab terjadinya keluhan tersebut. “Infeksi virus biasa yang menyebabkan pilek dan influenza membuat infeksi radang tenggorokan,” jelas dia.  Ditandai dengan pilek sepanjang hari, demam tinggi, dan batuk.

Keluhan ini dapat menyerang anak karena kurang jaga kesehatan gigi dan mulut, sinusitis dan infeksi radang amandel. “Kuman di dalam tubuh tidak mampu mencegah virus akibat tidak berfungsinya amandel sebagai penangkal kuman,” ucapnya. 

Apalagi gigi busuk dan berlubang, penyebaran kuman sangat mudah hingga ke dalam tenggorokan dan menyebabkan infeksi. “Ingat, mulut adalah saluran awal masuknya makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh,” jelas dia.

Dia mengatakan, sebagian besar infeksi tersebut disebabkan oleh virus melalui penularan. Infeksi yang disebabkan oleh virus sangat mudah menular pada anak-anak yang memang daya tahan tubuhnya masih lemah. “Mesti menjaga pola makan, pola tidur, dan juga olahraga yang cukup untuk diterapkan pada keseharian anak,” tutur dia.

Sambung dia, infeksi radang tenggorokan itu mesti dicegah dan diatasi agar tidak membuat potensi penyakit lain di dalam tubuh. “Jika virus tersebut sudah masuk ke dalam tubuh dan tidak dicegah, maka sistem kekebalan tubuh anak semakin menurun dan mudah terserang penyakit,” pungkasnya. (*/lia/her/k9)

 


BACA JUGA

Senin, 01 Juni 2020 12:03

Diet Vegan, Sehat Konsumsi Nabati

Ada banyak jenis diet di dunia. Salah satunya diet vegan.…

Senin, 01 Juni 2020 12:02

Pola Hidup Vegetarian, Tepat Olah, Tepat Manfaat

TIDAK sulit memulai pola hidup vegetarian. Apalagi dari sisi kesehatan…

Jumat, 22 Mei 2020 14:15

Pedagang dan Pengunjung Pasar Masih ‘Bandel’

TANA TIDUNG - Meski saat ini pemerintah meminta masyarakat untuk…

Minggu, 17 Mei 2020 17:44

Hilang Zat Gizi, Hindari Panaskan Berulang

SAAT Ramadan, makanan untuk santap sahur biasanya sama dengan menu…

Senin, 11 Mei 2020 10:23
Oktifani Puji Fitriani

Mengolah Labu untuk Kota Tepian

Berbisnis itu perlu belajar dan membuka pemikiran yang luas. Sekalipun…

Senin, 11 Mei 2020 10:08

Sakit Perut, Beda Penyakit, Beda Gejala

Sakit perut merupakan keluhan yang umum dialami setiap orang. Ketika…

Senin, 11 Mei 2020 10:04

Keluhan di Perut, Jangan Diagnosa Sendiri

KELUHAN yang muncul pada bagian perut tentu saja membuat penderitanya merasa tak…

Selasa, 05 Mei 2020 16:12

Ada Hasrat dan Mantap di Bisnis Travel

Menjalani bisnis memang penuh tantangan. Terlebih bagi mereka yang sama…

Rabu, 29 April 2020 14:49

Kenali Gangguan Kesehatan Selama Puasa

Menjalankan ibadah puasa tahun ini pasti lebih menantang dibanding tahun-tahun…

Rabu, 29 April 2020 14:47

Perhatikan Kondisi Tertentu ketika Berpuasa

PADA dasarnya, berpuasa dapat dilakukan siapapun selama kondisi tubuhnya kuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers