MANAGED BY:
JUMAT
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Minggu, 12 November 2017 11:44
Minum Empat Kali Sehari
KEJAR ILMU KOPI: Dwi nekat pergi ke Jember, Jakarta dan Jogjakarta. Semuanya demi kopi.

PROKAL.CO, TIDAK puas tiga minggu belajar kopi di Bali, Dwi Setyono menyeberang ke Pulau Jawa. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) tujuannya, ada di Jember, Jawa Timur. Seminggu kemudian, Jogjakarta dia sambangi. Hingga akhirnya ke Jakarta, semua demi kopi.

Awalnya Dwi buta soal kopi. Keinginannya mengenal kopi karena murni bisnis yang dijalani. Awal 2012 dia bersama kawannya nekat membuka usaha dengan kopi sebagai dagangan utama. Tanpa bekal, setahun dia habiskan untuk belajar.

“Nah, dari kenal banyak orang itu, akhirnya makin mengenal kopi. Tidak sesederhana yang dikira, begitu luas,” ujar Dwi. Semakin lama, semakin tertarik. Ibarat berenang, Dwi mulai tenggelam.

“Niat awalnya memang usaha, idealisme datang belakangan,” ungkapnya kemudian terkekeh. Bagi Dwi, kopi adalah kebutuhan. Pagi, siang, sore, malam, semuanya adalah waktu terbaik menikmati kopi.

Dari semua jenis, arabika paling dia cinta. Kopi berkafein rendah itu yang mengantarkan Dwi mengenal minuman hitam. Selain itu, karakter rasa lebih banyak. Sebanyak jaringan pertemanan yang dimiliki Dwi berkat kopi.

Ada semacam candu saat bertemu orang baru. Membagi kisah tentang kopi. Tiada habisnya membahas. Semua mengalir dan memberi pemahaman baru. Jadi, tak heran jika memang ada istilah filosofi kopi.

Dari semua jenis, pria kelahiran 1981 itu memilih natural proses sebagai kopi favorit. Dipetik kemudian langsung dijemur setelah panen. “Jadi ini tidak ngomongin arabika atau robusta,” kata Dwi.

Pada proses natural, biji kopi yang dikeringkan masih dalam bentuk buah atau ceri sehingga lebih kaya rasa. Prosesnya itulah yang membuat ceri terfermentasi secara natural. Kulit luar terkelupas dengan sendirinya. “Karakter fermentasi itu yang kuat,” ulas Dwi.

Kopi memberi cerita dalam perjalanan hidup Dwi. Kisah hidupnya dilewati bersama aneka seduhan. Sehari tak minum kopi, semacam tak lengkap harinya. Menjadi pembuka pun penutup bagi segala aktivitas. (*/rdm/ypl/k16)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2012 10:16

Mitra Teras Mantap di Puncak

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Kesebelasan Mitra Teras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.