MANAGED BY:
SABTU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Minggu, 12 November 2017 11:08
Dua Kali Sehat, Tiga Kali Bugar
TIDAK CUKUP: Olahraga dua kali seminggu hanya berfungsi membuat tubuh tetap sehat, tetapi tidak dapat meningkatkan ketahanan tubuh.

PROKAL.CO,

OLAHRAGA sebagai kebutuhan sering diabaikan dengan alasan kesibukan. Padahal, manfaat jangka panjang, kala hari tua menjelang, tak bikin sesal. Rutin melatih tubuh bagaikan mencicil rumah, berat saat awal namun menikmati kala akhir, sebab sudah punya aset berharga.

“Untuk mencapai kebugaran, idealnya olahraga minimal tiga kali seminggu. Senin, Rabu dan Jumat atau Selasa, Kamis dan Sabtu. Diberi jeda satu hari agar otot dan sendi bisa beristirahat,” ujar dr Sonny Gosal, dokter spesialis olahraga yang membuka praktik di Apotek Satya Prima, Jalan dr Soetomo, Samarinda.

Ditemui Senin sore pekan lalu, Sonny menurutkan secara teoritis olahraga tidak cukup hanya dua kali seminggu. Akibatnya seseorang gagal mencapai kebugaran maksimal dan kurang efektif dalam memperkuat fungsi paru-paru, jantung, otot, dan persendian. “Tapi tetap lebih sehat dibandingkan enggak pernah sama sekali,” sebutnya sembari tersenyum.

Ide berolahraga hanya akhir pekan dinilainya kurang efektif akibat jeda istirahat terlalu lama antara Minggu ke Sabtu. Sebab, otot yang tidak dilatih lebih dari dua hari akan kembali mengecil. “Solusinya bisa mengambil latihan tambahan pada Selasa atau Rabu,” tambahnya.

Asalkan bersedia bangun lebih pagi, olahraga dapat dilakukan sebelum berangkat kantor seperti jalan cepat, joging atau bersepeda selama 30 menit untuk mempertahankan otot yang sudah dilatih pada akhir pekan. Nah, ketika sudah terbiasa dengan ritme 30 menit setiap sesi, tingkatkan menjadi 35 menit setelah dua minggu agar membuat jantung, paru-paru, dan persendian lebih bugar. “Anggap saja sebagai investasi masa tua,” ungkapnya.

Sony menambahkan, secara fisiologis otot manusia akan menurun sebesar 3 persen per tahun setelah usia 40. Jika tidak pernah dilatih sejak muda, penyusutan otot akan menjadi masalah serius bagi kesehatan. “Fungsi jantung dan napas menjadi lebih lemah dan sering mengalami kelelahan di hari tua,” tutupnya. (*/kuh/ypl/k9)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers