MANAGED BY:
RABU
26 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Sabtu, 30 September 2017 07:31
Suami Jual Sabu, Istri Ikut Menikmati

Dua Pekerja dan Tetangga Ikut Ditangkap Usai Pesta Narkoba

BANDAR: Muhammad Imansyah alias Ucok (kanan) saat konferensi pers di Kantor BNNK Balikpapan, Jalan Abdi Praja, Balikpapan Selatan, kemarin.

BALIKPAPAN  - Target Operasi (TO) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim ditangkap BNN Kota Balikpapan. Mereka adalah sepasang suami istri. Selama ini punya bisnis sebagai pengedar sabu yang biasa beroperasi di kawasan Balikpapan Utara. Bahkan menjadi pemasok bagi pengecer kecil di wilayah Balikpapan.

Kepala BNNK Balikpapan, Kompol Muhammad Daud, kemarin (29/9) menjelaskan, pasangan suami istri ini beroperasi di balik usaha pencucian kendaraan bermotor. Mereka ditangkap di rumah mereka di kawasan Karang Joang, Jalan Soekarno-Hatta Km 25, Balikpapan Utara.

"Kami berhasil menangkap Muhammad Imansyah alias Ucok (47) dan istrinya, Memei. Keduanya kami tangkap bersama tiga orang lainnya. Dua di antaranya adalah pekerja yang sedang merenovasi rumahnya, dan seorang tetangganya. Mereka kami tangkap usai mengadakan pesta sabu, kemarin (28/9) sekira pukul 17.00 Wita," ungkap Daud.

Daud menyebut, pasangan suami istri itu menjadi TO selama sebulan terakhir. Dari hasil tes urine usai penangkapan, kelima orang yang ditangkap terbukti positif mengonsumsi narkoba. Selain itu, sejumlah barang bukti menguatkan jika aktivitas peredaran narkoba cukup kuat pada sang suami.

"Setelah hasil tes urine positif narkoba, tersangka mengakui perbuatannya. Selain itu, kami juga menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, dua poket sabu seberat 2,30 gram, uang tunai Rp 2,8 juta, satu perangkat alat hisap sabu yang terdiri dari pipet, bong, dan sedotan, satu buah buku tabungan dan atm, ponsel tersangka, dan dompet," papar Daud.

Oleh BNNK, hanya Ucok yang dijadikan tersangka. Sementara istrinya dan tiga orang lain masih berstatus saksi. Karena saat ditangkap keempatnya tidak memegang narkotika. Namun secara tes urine positif.

"Istrinya pemakai dan mengaku tidak tahu kalau sabu yang disediakan suaminya itu ternyata juga dijual. Sementara dua pekerja dan seorang tetangganya saat kami tangkap juga mengatakan hal yang sama. Karena itu kami wajibkan untuk dilakukan assessment dan direhabilitasi," tambahnya.

Sementara itu, Ucok yang saat itu mengenakan masker mengaku jika barang haram tersebut dibelinya dari seseorang lewat sambungan telepon. Sekali transaksi dia biasa menghabiskan modal Rp 9 juta. Kemudian dibagi ke paket lebih kecil untuk dijual.

"Saya jual kalau ada pesanan. Enggak pernah menawarkan, namun pembeli datang ke rumah untuk melakukan transaksi. Saya jual sabu dengan cara dipecah. Misal saya beli sabu seharga Rp 9 juta per 10 gram, kemudian saya pecah lagi jadi beberapa poket. Biasa saya jual Rp 1,2 juta per gram, atau Rp 200 ribu per poket," sebut Ucok yang saat ditangkap memiliki dua gram sabu.

Bapak tiga anak itu lantas dikenakan pasal 112 ayat 1 dan 114 ayat 1 UU Nomor 35/2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman lima tahun penjara. Belum ada informasi yang dibeber BNNK terkait dari mana sabu yang diedarkan tersangka berasal. Kendati demikian, pengembangan masih dilakukan oleh petugas. (*/rdh/rsh/k18)


BACA JUGA

Rabu, 26 Januari 2022 14:26

Antisipasi Kecelakaan di Simpang Muara Rapak, Forum Lalu Lintas Kaltim Siapkan Solusi

BALIKPAPAN-Mengantisipasi terulangnya kecelakaan di turunan Muara Rapak butuh kerjasama lintas…

Selasa, 25 Januari 2022 10:33

Bapemperda Kaji Ulang Perda IMTN, Potensi Bakal Direvisi hingga Sekalian Dicabut

BALIKPAPAN - Bapemperda DPRD Balikpapan kembali melakukan kajian terhadap Perda…

Selasa, 25 Januari 2022 10:32

Dua Tahun Vakum, ICA Bikin Kegiatan Lagi, Ada Panjat Pinang ala si Anabul

Si belang yang menggemaskan kembali mencuri perhatian warga Kota Minyak.…

Selasa, 25 Januari 2022 10:31

Banyak Kelalaian Prokes di PTM

Masih ditemukan orangtua menciptakan kerumunan saat penjemputan. Juga siswa melepas…

Selasa, 25 Januari 2022 10:30

Di Balikpapan, Operasi Pasar Minyak Goreng Berlanjut, Masih Ada Jatah 30 Ribu Liter

BALIKPAPAN – Mengatasi kenaikan harga minyak goreng (migor) yang terjadi…

Senin, 24 Januari 2022 15:05

Santunan Cair, Korban Meninggal Kecelakaan Balikpapan Dapat Rp 50 Juta

 PT Jasa Raharja memberikan santunan kepada para korban meninggal dunia…

Senin, 24 Januari 2022 12:16

PPKM Level 2 di Balikpapan, Resepsi Pernikahan Kembali Diperketat

Seiring dengan kenaikan status menjadi PPKM Level 2, Pemerintah Kota…

Minggu, 23 Januari 2022 15:43

Mencegah Terulangnya Tragedi Muara Rapak, Tunggu Flyover, Siapkan Jalur Evakuasi dan Buffer Zone

BALIKPAPAN-Insiden kecelakaan di turunan Muara Rapak, Jum’at (21/1), pagi mendapat…

Sabtu, 22 Januari 2022 22:35
Tragedi Turunan Muara Rapak

Tuding Pemerintah Lalai, PBH Peradi Balikpapan Siapkan Gugatan

BALIKPAPAN-Insiden kecelakaan di turunan Muara Rapak, Jum’at (21/1) pagi, memantik…

Sabtu, 22 Januari 2022 17:14

Dua Orang Meninggal di Balikpapan Diduga Karena Suntik Silikon, Ini Kata Kepala Dinas Kesehatan 

BALIKPAPAN-Dua orang berinisial RA (25) dan SF (28), harus meregang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers