MANAGED BY:
KAMIS
31 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Minggu, 20 Agustus 2017 07:34
Sapa Sipu

Menari dengan Komputer

Keke Shabila Fitrianissa

PROKAL.CO,

Desir angin jalan menyapu lembut rambut gadis Betawi-Sunda ini. Sesekali rambut lurusnya dia kibaskan dan sepasang mata bulatnya lurus menatap tajam lensa. Terkadang dia masih tersipu malu saat berhadapan dengan kotak kedap cahaya dan sang fotografer. Meski begitu, foto yang terabadikan tak sama sekali menuturkan sipu. Belajar profesional selalu jadi prinsip Keke Shabila Fitrianissa. (*)

MENGERAKKAN badan sambil ikuti irama musik bukan hal sulit untuk Keke Shabila Fitrianissa. Menari sudah menjadi separuh jiwa gadis dengan sapaan Keke ini. Sejak berseragam putih biru semasa sekolah dulu, Keke sudah cukup sering tampil menari dengan kawan-kawannya. “Tarian dance cover ala girl band Jepang. Aktif setahun saja, tetapi mulai dari situ jadi suka nge-dance,” ucap gadis kelahiran Samarinda itu.

Saat menari, Keke merasa dirinya mampu mengekspresikan dirinya secara utuh. Menari bukan sekadar menggerakkan badan sesuai dentuman musik, tetapi bagaimana bisa menyampaikan pesan lewat gerakan dan ekspresi wajah. “Jadi emosinya sampai ke penonton,” ujar Keke.

Karena wajahnya yang cukup ekspresif, Keke banyak menuai pujian dari penonton seusai menari. Gadis bertubuh mungil itu selalu berada di posisi paling depan saat menari dengan timnya. “Tidak pernah enggak di depan. Ya, akhirnya saya tahu hobi ini ternyata juga bakat saya,” sambungnya.

Sejak aktif menari, dirinya mulai diajak untuk menjadi objek foto para fotografer untuk portofolio. Awalnya Keke hanya berniat membantu kawannya untuk menjadi model, tetapi nyatanya wajah anak kelima dari pasangan Utari Dewi dan Lily Wahid ini menarik mata banyak pemotret untuk dijadikan objek. “Mulai aktif jadi model dan endors itu waktu kelas 2 SMK. Hanya sebagai selingan saja tidak ingin diseriusi,” ungkap alumnus SMK 1 Samarinda itu.

Keke tahu bahwa dirinya belum memiliki kepercayaan diri penuh. Walau sering tampil di depan banyak orang, dirinya masih malu jika harus berpose depan kamera. Dia lebih nyaman tampil bersama teman-teman daripada sendirian menjadi objek foto. “Dari 1-10, kepercayaan diri saya masih di angka 6. Jadi pengin banget punya kepercayaan diri sepenuhnya,” beber gadis berusia 17 tahun itu.

Halaman:

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers