MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 16 Agustus 2017 10:05
Kaji Ulang Masjid Kinibalu

Dewan Kukuh, Pemprov Tetap Berharap Usulan Diterima

-Ilustrasi.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Polemik rencana pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu, Samarinda, mendekati akhir. Suara sumbang dari berbagai kalangan begitu deras. Sejauh ini yang pro terhadap pembangunan itu hanya Pemprov Kaltim. Selebihnya, seperti ulama yang diwakili Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim dan Samarinda, serta para ketua RT di lingkungan tersebut meminta rencana itu dikaji ulang. Anggota DPRD Kaltim yang menjadi representasi wakil rakyat juga senada.

Mereka satu suara menginginkan Pemprov Kaltim menggeser alokasi anggaran masjid yang kelak bernama Al Faruq itu ke masjid lain yang membutuhkan. Dalam rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kaltim dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim, Senin (14/8) siang, anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry kembali menekankan agar pernyataan dari para ulama dan warga menjadi bahan masukan sebelum mengalokasikan anggaran.

“MUI dan semua tokoh sudah mengatakan, jangan hanya semangat membangun masjid, tapi tidak ada semangat sama memakmurkan masjid. Di koran hari ini (kemarin) kita baca, ada dua ketua RT juga lebih cenderung memperbaiki yang ada (kondisi masjid yang rusak),” ucapnya lantang, kemarin.

Bahkan, ada selentingan informasi tak mengenakkan yang sampai ke telinganya. Begitu usulan masjid di Lapangan Kinibalu masuk, muncul kemudian masjid di Kompleks DPRD Kaltim. “Bahasanya, kalau pemprov muncul, di sini (DPRD) juga harus muncul. Jadi, ada bargaining (tawar-menawar) seperti itu. Jadi, enggak sehat, Pak,” terangnya.

Niat membangun masjid yang sedianya untuk ibadah justru saling bangun rumah ibadah hanya untuk tawar-menawar. Dari hati yang terdalam, kata ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim itu, dirinya tak setuju.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Agus Suwandy mengatakan, alasan pemprov membangun masjid di dekat masjid yang telah ada tetap tak bisa diterima. Jelas-jelas suara masyarakat sekitar condong menginginkan keberadaan lapangan tersebut tetap ada. “Lebih baik bantu masjid yang sudah ada. Kalau tetap disodorkan, sikap kami tetap sama, tidak untuk sekarang dimasukkan,” kata politikus Partai Gerindra itu.

Selepas pertemuan lebih dari dua jam itu, Ketua DPRD Kaltim M Syahrun HS mengungkap berita acara yang ditandatangani TAPD dan Banggar. Adapun itu, rencana pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu sepakat untuk dikaji ulang.

Sekalipun, terangnya, pemprov sempat menyampaikan sudah mengantongi dukungan berbagai tokoh masyarakat. Lebih lanjut, disebutkan, dukungan masyarakat itu telah terwakili dalam rapat rencana yang sempat digelar pemprov. “Makanya kami dorong untuk memperbaiki masjid yang sudah ada. Tapi, mereka bilang sudah dikaji,” jelasnya.

Bagaimana dengan rencana masjid di DPRD Kaltim? “Itu ‘kan baru rencana dan memang belum ada perencanaannya,” kata politikus Golkar itu.

Dari kemungkinan memperluas musala yang ada atau membangun baru yang bisa dimanfaatkan masyarakat umum, mengarah untuk memperbesar musala.

Sekprov Kaltim Rusmadi menyatakan, rencana pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu akan dievaluasi. Itu merupakan kesepakatan bersama DPRD Kaltim setelah menerima masukan dari pelbagai pihak. Mulai ulama hingga masyarakat setempat. “Tapi posisi pemprov sudah mengusulkan anggaran pembangunan masjid. Perkembangannya, bergantung (lobi-lobi) di DPRD,” ujar Rusmadi.

Ditegaskan Rusmadi, pembangunan masjid sudah mempertimbangkan banyak hal. Mulai posisi, hingga dukungan dari masyarakat sekitar. Namun, jika dalam pembahasan ada aspirasi dari sebagian warga, seperti menolak pembangunan masjid, ia pastikan pemprov tidak tutup mata. Masukan itu bakal dipertimbangkan.

Selain itu, mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim itu memastikan, dalam rencana pembangunan masjid di dua lokasi berbeda, yakni di Lapangan Kinibalu dan Kompleks DPRD Kaltim sama sekali tidak ada kesepakatan antara pemprov dengan dewan. Pembangunan masjid, kata dia, murni merupakan kebutuhan dan memang diperlukan. Pun, dalam pembahasan penganggaran dilakukan koreksi, hal itu dia nilai wajar. Sebab, mempertimbangkan kondisi keuangan daerah yang sedang seret.

“APBD tidak sebesar dulu, tapi masih ada ruang (bangun masjid). Prioritas tetap untuk urusan mendesak dan wajib, seperti pembayaran hak-hak keuangan bagi kabupaten/kota,” ucap dia.

Diketahui, rencana pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu ditolak sejumlah pihak. Salah satu alasannya, di sekitar kawasan itu sudah berdiri sejumlah masjid dengan jarak berdekatan. Bahkan, masjid terdekat Kantor Gubernur Kaltim, yakni Jami Al Maa’uun, memprihatinkan. Awak media ini bertandang ke masjid dua tingkat tersebut untuk salat Magrib, Sabtu (12/8). Terlihat dinding-dinding retak di hampir setiap sisi bangunan. Lantai masjid miring dan retak.

Jadi, pintu masjid tidak bisa ditutup rapat. Beberapa kaca-kaca jendela ada yang pecah. Demi menutupi retak tersebut, pengurus masjid menambal dengan lakban berwarna hitam. Padahal, masjid ini dekat dengan pusat pemerintahan provinsi. “Fondasinya sudah rusak berat. Harus dibongkar, tapi belum ada dana,” ujar imam Masjid Al Maa’uun yang enggan namanya dikorankan.

Warga Kelurahan Jawa, rupanya sudah bersuara terkait rencana pembangunan Masjid Al Faruq di Lapangan Kinibalu. Mereka menolak. Sejumlah alasan dibeber. Di antaranya, Lapangan Kinibalu dianggap punya nilai sejarah bagi warga Samarinda. Selain itu, kehadiran masjid masih dianggap belum mendesak. Sebab, di sekitar daerah tersebut, masjid sudah jamak.

“Warga tidak setuju. Masjid sudah banyak. Kalau jadi dibangun, tidak ada lagi sarana olahraga,” ujar Kusno Hari Susanto, ketua RT 8, Kelurahan Jawa, Samarinda Ulu, diberitakan sebelumnya.

Ketua MUI Kaltim Hamri Has dan Ketua MUI Samarinda Zaini Naim sebelumnya juga sudah angkat bicara. Zaini menyatakan, dirinya menjadi salah seorang yang tak setuju dengan pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu. Lebih baik, lanjut dia, rumah ibadah yang telah ada dibina.

Sementara itu, Hamri menyampaikan, pentingnya umat muslim saat ini didorong untuk memakmurkan masjid. Jadi, bukan sekadar membangun masjid mewah, namun saat salat jamaahnya sepi. Bahkan, selain salat tidak ada aktivitas lain, seperti pengajian atau taklim. “Jangan hanya membuat masjid, tapi orang sekitar acuh tak acuh. Harus dipikirkan juga bagaimana membuat masjid jadi ramai,” sebut dia. (*/him/ril/far/k15)


BACA JUGA

Selasa, 20 Agustus 2019 22:23

Terekam Kamera CCTV, Perantau Curi Enam Motor Ini Ditangkap Polisi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polsek Samarinda Seberang meringkus…

Selasa, 20 Agustus 2019 22:16

Samarinda Kini Punya Command Center, Tapi Belum Ada Call Center

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kota Samarinda kini memiliki Command Center atau…

Selasa, 20 Agustus 2019 12:03

Jarak Pandang Terbatas di Bandara APT Pranoto, 4 Penerbangan Dialihkan ke Balikpapan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Akibat terbatasnya jarak pandang di Bandara APT…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:48

Tak Banyak Guru Tersertifikasi

AIR muka Alivi Nur Rosida tampak serius. Di hadapannya, banyak…

Senin, 19 Agustus 2019 20:49

Hampir Lukai Ibunya Pakai Palu, Remaja di Samarinda Digelandang ke Markas Polisi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Entah apa dipikiran Iwan (18), remaja lulusan…

Senin, 19 Agustus 2019 11:35

Tinjau Disdukcapil, Barkati : Wakil Walikota Bukan untuk Pencitraan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Wakil Walikota Samarinda Barkati untuk pertama kalinya…

Senin, 19 Agustus 2019 11:08
Endapkan Wacana Pemindahan Pemkot

Sungai Siring dan Makroman Jadi Opsi Pusat Pemerintahan Samarinda

Hiruk-pikuk pemindahan ibu kota masih samar. Tapi, satu yang pasti,…

Senin, 19 Agustus 2019 11:06

SiLPA Bikin “Gemuk” APBD 2019

SAMARINDA–Tubuh APBD Samarinda 2019 dipastikan bertambah berkisar Rp 412 miliar.…

Senin, 19 Agustus 2019 11:05

Amarah si Jago Merah di Dua Lokasi

SAMARINDA–Sirene bersahutan di jalan. Truk pemadam kebakaran beradu cepat dengan…

Senin, 19 Agustus 2019 11:02

WADAWWW...!!! Sebanyak 2,4 Ribu Orang Terinfeksi HIV

SAMARINDA–Angka HIV di Kota Tepian masih terus bertambah. Komisi Penanggulangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*