MANAGED BY:
SABTU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 08 April 2017 12:15
Masih Ada 35 Titik Banjir di Samarinda

Hanya Tuntaskan Dua, Gubernur Pastikan Cabut Izin Tambang

TAK ADA PILIHAN LAIN: Meski banjir masuk ke rumah, warga di Perumahan Griya Mukti, Kelurahan Gunung Lingai, Samarinda tetap memasak, kemarin (7/4). Bahkan tidur dengan keterbatasan.

PROKAL.CO,

SAMARINDA  –  Semakin dangkalnya Sungai Karang Mumus diduga disebabkan berbagai aktivitas. Satu di antaranya, kegiatan pertambangan batu bara di Kota Tepian.

Pembukaan lahan dari galian emas hitam mengirim endapan ke sungai yang membelah Samarinda itu. Kemampuan sungai menampung air kini jauh berkurang. Ketika curah hujan sangat tinggi, sungai meluap. Banjir bisa berlangsung berhari-hari seperti saat ini.

Menyikapi hal itu, Pemprov Kaltim sebenarnya telah menyiapkan langkah. Sejak tiga bulan silam, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak berencana mencabut seluruh izin tambang di Kota Tepian.

Menurut dia, sebagai ibu kota, Samarinda sudah tidak layak dengan aktivitas pertambangan batu bara. Lagi pula, kewenangan sektor pertambangan ini di tangan provinsi. Gubernur memastikan, tidak satu pun izin batu bara ada di Samarinda. “Pencabutan izin masih diproses. Pemprov tidak mau ada satu izin usaha pertambangan pun di Samarinda,” tegas gubernur, belum lama ini.

Kemarin (7/4) lembaga nonpemerintah Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim mendesak gubernur merealisasikan janjinya. Dinamisator Jatam Kaltim Pradharma Rupang mengatakan, janji gubernur bukan hanya mencabut IUP di Samarinda. Gubernur disebut akan menciutkan luas izin perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2B) di seluruh Kaltim.

Pernyataan gubernur itu, kata Rupang, disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah, Senin (3/4). “Khusus Samarinda, kebijakan pencabutan seluruh IUP harus segera diambil,” terangnya. Hal itu karena banjir Samarinda, salah satunya disebabkan pembukaan lahan yang menggila.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Oktober 2020 11:14
Dari Duel Akbar UFC 254

Hapus Keraguan, Ujian Terbesar Khabib

Duel UFC 254 Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje bakal berlangsung…

Jumat, 23 Oktober 2020 22:00

Kaltim Kebagian Jatah 2,25 Juta Vaksin Covid-19, IDI: Vaksinasi Harus Hati-Hati

SAMARINIDA - Pemerintah menargetkan bulan depan sudah bisa memulai vaksinasi…

Jumat, 23 Oktober 2020 21:00

Hilirisasi Batu Bara Berat, Kata Pengusaha Ngga Menguntungkan..!!

Hilirisasi dianggap penting bagi negara untuk meningkatkan nilai tambah batu…

Jumat, 23 Oktober 2020 21:00

Banjir dan Covid-19 Prioritas Belanja Pemprov Kaltim 2021

SAMARINDA­–Angka APBD Kaltim 2021 mendekati final. Utak-atik komposisi belanja dan…

Jumat, 23 Oktober 2020 13:59

Jaga Inflasi Jangan Terlalu Rendah, Serapan PEN dari Pemda Masih Minim

JAKARTA – Pemerintah jungkir balik untuk menjaga daya beli masyarakat…

Jumat, 23 Oktober 2020 10:35

Pembangunan Tol Samarinda Bontang, Gubernur Isran : Ada 4 BUMN yang Diberikan Tugas

PROKAL.CO, SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengungkapkan ada…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:03

Royalti Tambang Hilang, Gubernur Tak Tuntut Pusat, Yakin Ada Kebijakan Lain

Kontribusi Kaltim untuk negara dari sektor pertambangan batu bara saat…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:02

Daerah Bersiap Hadapi Libur Panjang, Waspadai Peningkatan Kasus Covid-19

JAKARTA–Libur panjang pada akhir bulan ini dikhawatirkan akan meningkatkan kasus…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:01

Presiden Segera Teken UU Ciptaker

LINGKARAN petinggi istana akhirnya bersuara tentang perkembangan pengesahan Undang-Undang Cipta…

Kamis, 22 Oktober 2020 16:59

Korupsi, Ahli Waris Tanggung Kerugian Negara

SAMARINDA–Pemulihan kerugian negara tak dapat terpisahkan dalam pemberantasan korupsi. Menyeret…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers