MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 07 April 2017 08:01
Pengawasan Kampung Teluk Seribu Diperketat

Cegah Oknum Patok Tarif Tinggi

DESTINASI BARU: Wisata susur sungai dapat dinikmati di Kampung Teluk Seribu Manggar Baru. Masyarakat diajak ikut mengawasi agar tak terjadi pungutan liar. (ANGGI PRADITHA/KP )

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Resmi dibuka 28 Februari lalu, Kampung Warna-warni Teluk Seribu Manggar Baru menjadi destinasi favorit warga. Namun, mulai ada keluhan pengunjung karena ada pungutan yang besarnya tak tentu dari oknum yang nilainya di atas tarif yang ditetapkan.

Sejauh ini memang warga yang berdomisili di sekitar Kampung Warna-warni dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Manggar telah memberlakukan tarif masuk bagi setiap pengunjung. Tarif yang dipatok tergolong murah, yakni Rp 3 ribu untuk dewasa dan Rp 2 ribu untuk anak-anak. Sedangkan untuk parkir kendaraan pun relatif terjangkau. Yakni roda dua Rp 3 ribu dan kendaraan roda empat Rp 5 ribu.

Kepada Kaltim Post, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisporapar) Balikpapan Oemy Fascessly mengaku sudah mendapat laporan terkait hal tersebut. "Saya sudah dengar dan akan segera menindaklanjuti terkait laporan warga tersebut," ucapnya Kamis (6/4).

Oemy menjelaskan, terkait pemberlakuan tarif, sebenarnya hal tersebut diinisiasi oleh warga sekitar dan Pokdarwis Manggar. Sepengetahuannya, mereka beralasan memberlakukan tarif tersebut atas berbagai pertimbangan. "Tarif retribusi masuk itu dikenakan untuk biaya pemeliharaan, seperti kebersihan dan keamanan," jelasnya.

Menurut perempuan kelahiran Malang, Jawa Timur, itu Disporapar tidak melarang pemberlakuan tarif selama harga yang ditetapkan masih dalam batas wajar. Artinya, tidak memberatkan pengunjung. Selain itu, dia menyadari bahwa karena keterbatasan dana pemkot menyebabkan Disporapar tidak bisa menggelontorkan dana khusus untuk pemeliharaan tempat wisata tersebut sehingga inisiatif itu dinilai wajar.

"Dana pemeliharaan yang diambil dari tarif retribusi masuk itu saya pikir sah-sah saja selama memang dipergunakan sesuai tujuannya. Kan warga-warga inilah yang selama ini mengurusi kampung wisata itu setiap harinya," kata Oemy. Namun, Oemy mengingatkan agar tarif yang sudah disepakati diterapkan dengan baik. Tidak ada lagi pungutan di luar kesepakatan.

Terkait dengan keluhan warga, dia akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan juga masyarakat agar bisa melakukan pengawasan bersama. "Kita akan segera tindak lanjuti. Soal parkir saya juga akan mendiskusikannya dengan Dishub supaya ada ketentuan khusus sehingga tarif parkir mahal yang dimanfaatkan sejumlah oknum bisa diatur," ucapnya.

Sementara itu, perwakilan Teluk Seribu yang enggan dikorankan membantah adanya pungutan liar. “Kami terapkan karcis untuk parkir, untuk masuk maupun untuk keliling naik kapal. Itu supaya tak ada pungli. Masyarakat mohon langsung menegur ketika tidak diberi karcis untuk parkir atau masuk. Kami sangat terbuka menerima masukan setiap pengunjung,” pungkasnya. (*/iyo/rsh/k16)


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 11:03

45 Tembakan Meriam di Amborawang

BALIKPAPAN—Suara ledakan dari ujung laras meriam howitzer 105 mm terdengar…

Jumat, 23 Agustus 2019 11:02

Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran

BALIKPAPAN- Guna menyukseskan Operasi Kepolisian Terpusat, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas)…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:29

Kualitas Hidup Masyarakat Balikpapan Meningkat

BALIKPAPAN – Pembangunan manusia di Kota Beriman mengalami percepatan. Ini…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:23

Sistem Zonasi agar Distribusi Guru Merata

BALIKPAPAN-Selama ini sebaran guru di Kaltim dianggap tak merata. Banyak…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:17

Desember Harus Tuntas, Rizal Tidak Ingin Proyek Ada Bermasalah

Wali Kota Rizal Effendi dan jajaran Dinas PU sidak sejumlah…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:13

Berkas Penyebar Video “Kotak Suara Diculik Segera ke Kejaksaan

BALIKPAPAN- Berkas terduga pelaku penyebar video viral berjudul “Kotak Suara…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:12

Togel Online Dibidik Polisi

BALIKPAPAN- Kejahatan perjudian dengan sistem online kini dibidik polisi. Khususnya…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:39

Setiap RT Harus Punya Bank Sampah

BALIKPAPAN – Pembagian kendaraan roda tiga pengangkut sampah memang masih…

Rabu, 21 Agustus 2019 14:37

Muncikari Divonis 1 Tahun Penjara

  BALIKPAPAN-  Terdakwa Adi Setianto (22), muncikari dalam perkara prostitusi…

Selasa, 20 Agustus 2019 13:18

Lebih Dekat dengan Mayor Czi Heru Aprianto, Danyonzipur 17/ Ananta Dharma

Hampir sepekan, Mayor Czi Heru Aprianto dipercaya menjadi Danyonzipur 17/Ananta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*