MANAGED BY:
SABTU
17 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 01 September 2016 12:17
Dua Korban Sandera Masih Diperiksa
MASIH CEMAS: Keluarga korban sandera bersama pengurus PPI menggelar jumpa pers kemarin. (YODIQ/LJKP)

PROKAL.CO,

JAKARTA – Teka-teki keberadaan Muhamad Sofyan dan Ismail Tiro, korban sandera kelompok bersenjata Filipina, akhirnya terungkap. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memastikan, keduanya memang belum dipulangkan. Mereka sedang dimintai keterangan terkait situasi saat penculikan. JK menuturkan, mereka masih menjalani pemeriksaan. Terutama terkait dengan kondisi penyanderaan di Filipina Selatan itu.

“Tentu ingin ditanyai ada apa nih, ke mana. Yang lain bagaimana (kondisinya, Red),” ujar JK setelah menghadiri pembukaan ICT Summit di Jakarta International Expo, kemarin (31/8). Dia menyebutkan, prosedur menanyai korban sandera yang baru pulang itu adalah hal yang wajar. Hampir setiap ada sandera yang telah pulang juga ditanyai hal yang serupa.

”Selalu begitu (diperiksa dulu, Red). Tentu semua orang yang disandera pertama kesehatannya dicek,” imbuh JK. Sayang, dia memang tidak menyebutkan secara detail kondisi Sofyan dan Ismail. Tapi, yang jelas belum dipulangkan karena masih diperiksa.

“Itu kan proses security,” terang JK. Nasib Sofyan dan Ismail yang belum diketahui keberadaannya membuat keluarga khawatir. Sebab, mereka dikabarkan telah berhasil kabur dan akhirnya dipulangkan pada Jumat lalu. Kabar telah adanya serah terima kepada pihak keluarga dari Kementerian Luar Negeri rupanya belum membuat lega. Selama masa penyanderaan itu, pemerintah telah membuat crisis center untuk penanganan kasus penyanderaan itu. Pusat krisis itu di bawah koordinasi dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Hak Asasi Manusia (Kemenkopolhukam).

Marsekal Muda TNI Warsono, deputi bidang koordinasi komunikasi, informasi, dan aparatur Kemenkopolhukam, bungkam terkait keberadaan dua sandera yang sudah dipulangkan. Dia menyatakan, belum bisa memberikan keterangan terkait kondisi kedua sandera.

Apakah keduanya sengaja disembunyikan di tempat aman untuk pemeriksaan? Warsono juga enggan menjelaskan. "Saya lagi off mau berangkat haji. Maaf tidak bisa memberikan komentar," terangnya saat dikonfirmasi kemarin. Mabes TNI juga sama. Militer juga bungkam saat ditanya nasib dua sandera yang kabarnya sudah diserahkan kepada keluarganya.

Padahal, mereka sampai kini tidak ada di rumah. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman juga tidak bisa memberikan penjelasan, karena masih berada di luar negeri. “Saya masih tugas di Lebanon,” papar pejabat asal Bandung itu. Saat dikonfirmasi,

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menegaskan, pihaknya sudah benar-benar menyerahkan Muhammad Sofyan dan Ismail ke perwakilan keluarga. Hal itu sudah ditunjukkan dalam foto dokumentasi dalam rapat kerja di Komisi I DPR kemarin siang. Sayang, saat diminta, Kementerian Luar Negeri menolak dengan alasan menghormati keinginan keluarga.

Pria yang akrab disapa Tata itu mengungkapkan, baik dua ABK TB Charles yang lolos dan keluarga memang ingin menjaga privasi untuk sementara waktu. Hal itulah yang diakui sebagai kemungkinan alasan sampai saat ini Sofyan dan Ismail belum pulang ke kampung halaman. ”Yang jelas, mereka sudah tiba dengan selamat di Indonesia dan sudah diserahkan ke keluarga pekan lalu. Soal keputusan mereka untuk tidak pulang terlebih dahulu, itu hak mereka,” ungkapnya.

---------- SPLIT TEXT ----------

KELUARGA BELUM TAHU

Tibanya kedua ABK TB Charles di Tanah Air, sejak 27 Agustus, belum sepenuhnya menjadi kabar gembira bagi masyarakat, khususnya pihak keluarga korban sandera. Sebab, mereka tidak mengetahui keberadaan kedua ABK itu.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 17 April 2021 12:09
Mereka Menemukan ’’Rumah” di Indonesia (5-Habis)

Nama Ketiga Anak Jadi Trofi Ajang Sepak Bola

Seorang doktor teologi, selama nyaris tiga dekade di Papua, selain…

Sabtu, 17 April 2021 12:06

Indonesia Tidak Boleh Lengah, Gelombang Ketiga Covid-19 Dunia Membayangi

JAKARTA- Meskipun kasus Covid-19 di Indonesia relatif ‘terkendali’. Namun gelombang…

Sabtu, 17 April 2021 12:05

Segera Disahkan, Rancangan Perpres Zakat ASN Sudah Masuk Setneg

JAKARTA- Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembayaran zakat untuk aparatur…

Sabtu, 17 April 2021 12:02

Kasus Mafia Pertanahan Makin Massif, Diminta Tak Hanya Gertak Sambal

JAKARTA– Panitia Kerja (Panja) Mafia Tanah Komisi II DPR RI…

Sabtu, 17 April 2021 11:59

Lulusan SMA Bisa Daftar Sekolah Kedinasan dan CPNS

JAKARTA- Tahun ini, pemerintah memperluas kesempatan kepada masyarakat lulusan SMA/sederajat…

Sabtu, 17 April 2021 11:35
Vaksin Nusantara Bisa Diporduksi Awal Tahun Depan

BPOM Menunggu Respon Peneliti Vaksin Nusantara

JAKARTA– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jumat (16/4) menyatakan…

Sabtu, 17 April 2021 11:34

Dua Bulan Temukan 200 Ujaran Kebencian

JAKARTA- Media sosial masih menjadi ladang subur ujaran kebencian. Polri…

Sabtu, 17 April 2021 11:19

Ingin Tekan Kasus dan Tak Mengulang Kesalahan Libur Panjang Sebelumnya, Jokowi Larang Masyarakat Mudik

JAKARTA– Pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik karena masih dalam…

Sabtu, 17 April 2021 11:18

Prancis Minta Warganya Tinggalkan Pakistan

ISLAMABAD- Pemerintah Prancis khawatir pada warganya yang tinggal di Pakistan.…

Sabtu, 17 April 2021 10:53
TNI-AD Akui Ada Prajurit Membelot ke KKB

Antar Rokok dan Pinang, Pelajar Tewas Ditembak KKB

JAYAPURA– Di pinggir jalan kampung itu, suara tembakan senjata menyalak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers