MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Sabtu, 23 Juli 2016 09:08
Unmul dan Pemkot Larang Pokemon Go
TAK BEBAS: Para pemain Pokemon Go di sekitar kawasan Unmul akan ditertibkan.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Semakin heboh, semakin dilarang. Beginilah nasib permainan populer Pokemon Go. Di Samarinda, game online itu “haram” beredar di kampus Universitas Mulawarman (Unmul) dan Pemkot Samarinda.

Kasubag Humas dan Protokol Unmul Muhammad Ihwan mengatakan, pihaknya resmi menerbitkan Surat Edaran Rektor 3017/UN17/LK/2016 tentang Larang Bermain Game Virtual Berbasis GPS di lingkungan Unmul. Itu menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) B/2555/M.PANRB/07/2016 pada 20 Juli lalu.

Edaran tersebut berlaku untuk semua fakultas, program studi, hingga lembaga se-Unmul di beberapa wilayah kampus. Seperti kampus Unmul di Gunung Kelua, Jalan Pahlawan, Flores, Banggeris, hingga kampus Pemerintahan Integratif (PIN) di Jalan Basuki Rahmat. “Instruksi langsung Pak Rektor. Mulai pejabat, karyawan, dosen, hingga mahasiswa dilarang main Pokemon Go,” tegas Ihwan, kemarin (22/7).

Sebagai tindak lanjut, kata dia, setiap unit diwajibkan membuat tulisan larangan bermain Pokemon Go di wilayah kampus. “Dilarang berarti tidak ada yang boleh ada yang bermain di kampus ini,” ucap dia.

Adapun masyarakat bukan warga kampus yang bermain, ia menyatakan, Unmul akan segera mengambil langkah tegas. “Masih didiskusikan. Pasti segera ditindaklanjuti sesuai instruksi rektor,” sebutnya.

Dari pantauan Kaltim Post, kemarin (22/7), aktivitas pemain Pokemon Go masih terlihat. Terpusat di depan gedung rektorat. Totalnya mencapai 36 orang. Bahkan, jumlahnya bertambah saat memasuki malam.

“Semakin malam semakin banyak yang datang bermain. Bahkan ada yang berjualan kopi untuk cari keuntungan,” terang Zakaria, seorang pemain Pokemon Go yang ditemui di kawasan Unmul, kemarin.

Pria yang bekerja sebagai tenaga honorer itu mengaku baru tiga hari memainkan Pokomen Go. Menurut dia, game berbasis augmented reality itu sangat mengasyikkan. Selain dapat mengurangi stres, bermain Pokemon Go bisa menambah banyak teman. “Kalau dilarang ya kami pergi. Masih banyak tempat lain yang bisa didatangi. Tidak perlu usir kami seperti anak kecil,” ucap pria yang akrab disapa Jaka itu.

Larangan bermain Pokemon Go juga berlaku di lingkungan Pemkot Samarinda. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menegaskan, tidak hanya Pokemon Go, larangan itu juga berlaku untuk permainan lainnya. “Kalau ada pegawai pemkot yang ketahuan bermain saat jam kerja, sama saja enggak benar. Itu akan mengganggu kinerja pegawai,” kata Jaang.

Dia memastikan kegiatan pegawai akan terpantau penuh. Apalagi kini mereka juga gencar menyosialisasikan aplikasi e-logbook sebagai media laporan kegiatan para pegawai. “Bila itu kurang, atasan mereka akan jadi pengawas. Ada yang berani bermain akan ketahuan,” ucapnya. (*/him/*/ypl/*/ndy/k9)


BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers