MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 23 Juli 2016 09:08
Unmul dan Pemkot Larang Pokemon Go
TAK BEBAS: Para pemain Pokemon Go di sekitar kawasan Unmul akan ditertibkan.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Semakin heboh, semakin dilarang. Beginilah nasib permainan populer Pokemon Go. Di Samarinda, game online itu “haram” beredar di kampus Universitas Mulawarman (Unmul) dan Pemkot Samarinda.

Kasubag Humas dan Protokol Unmul Muhammad Ihwan mengatakan, pihaknya resmi menerbitkan Surat Edaran Rektor 3017/UN17/LK/2016 tentang Larang Bermain Game Virtual Berbasis GPS di lingkungan Unmul. Itu menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) B/2555/M.PANRB/07/2016 pada 20 Juli lalu.

Edaran tersebut berlaku untuk semua fakultas, program studi, hingga lembaga se-Unmul di beberapa wilayah kampus. Seperti kampus Unmul di Gunung Kelua, Jalan Pahlawan, Flores, Banggeris, hingga kampus Pemerintahan Integratif (PIN) di Jalan Basuki Rahmat. “Instruksi langsung Pak Rektor. Mulai pejabat, karyawan, dosen, hingga mahasiswa dilarang main Pokemon Go,” tegas Ihwan, kemarin (22/7).

Sebagai tindak lanjut, kata dia, setiap unit diwajibkan membuat tulisan larangan bermain Pokemon Go di wilayah kampus. “Dilarang berarti tidak ada yang boleh ada yang bermain di kampus ini,” ucap dia.

Adapun masyarakat bukan warga kampus yang bermain, ia menyatakan, Unmul akan segera mengambil langkah tegas. “Masih didiskusikan. Pasti segera ditindaklanjuti sesuai instruksi rektor,” sebutnya.

Dari pantauan Kaltim Post, kemarin (22/7), aktivitas pemain Pokemon Go masih terlihat. Terpusat di depan gedung rektorat. Totalnya mencapai 36 orang. Bahkan, jumlahnya bertambah saat memasuki malam.

“Semakin malam semakin banyak yang datang bermain. Bahkan ada yang berjualan kopi untuk cari keuntungan,” terang Zakaria, seorang pemain Pokemon Go yang ditemui di kawasan Unmul, kemarin.

Pria yang bekerja sebagai tenaga honorer itu mengaku baru tiga hari memainkan Pokomen Go. Menurut dia, game berbasis augmented reality itu sangat mengasyikkan. Selain dapat mengurangi stres, bermain Pokemon Go bisa menambah banyak teman. “Kalau dilarang ya kami pergi. Masih banyak tempat lain yang bisa didatangi. Tidak perlu usir kami seperti anak kecil,” ucap pria yang akrab disapa Jaka itu.

Larangan bermain Pokemon Go juga berlaku di lingkungan Pemkot Samarinda. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menegaskan, tidak hanya Pokemon Go, larangan itu juga berlaku untuk permainan lainnya. “Kalau ada pegawai pemkot yang ketahuan bermain saat jam kerja, sama saja enggak benar. Itu akan mengganggu kinerja pegawai,” kata Jaang.

Dia memastikan kegiatan pegawai akan terpantau penuh. Apalagi kini mereka juga gencar menyosialisasikan aplikasi e-logbook sebagai media laporan kegiatan para pegawai. “Bila itu kurang, atasan mereka akan jadi pengawas. Ada yang berani bermain akan ketahuan,” ucapnya. (*/him/*/ypl/*/ndy/k9)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 12:09

Aktivitas di SPBU Mendadak Sepi

Bukan hanya sekali, setidaknya dalam waktu dekat ini tiga kali…

Jumat, 20 September 2019 12:07

Tak Ada Toleransi..!! Selama Proses Hukum, Hak-Hak Hakim Kayat Dicabut

SAMARINDA–Integritas pengadil di Kaltim mendapat sorotan tajam selepas Kayat. Hakim…

Jumat, 20 September 2019 12:06

BEDALAH WAL...!! Di Perumahan Ini Punya Penampungan Air Terpadu, Air Lancar dan Aman

Air bersih yang tidak mengalir di beberapa daerah, tak membuat…

Jumat, 20 September 2019 12:04

Tiga Kali Mulus Beraksi, Dua Pelaku Curanmor Diciduk Polisi

SAMARINDA–Dua pelaku curanmor, Akbar Abdullah (36) dan Alfian (35), dibekuk…

Jumat, 20 September 2019 11:14

Dijerat Pasal Suap dan Gratifikasi

JAKARTA– Imam Nahrawi harus bersiap dengan jeratan pasal berlapis. Komisi…

Kamis, 19 September 2019 14:20

Pencanangan HBDI ke 111, Para Istri Dokter Gelar Penyuluhan Stunting di Posyandu Ayu Sempaja

PROKAL.CO, SAMARINDA - Memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke…

Kamis, 19 September 2019 13:17

Polisi Amankan Empat Pengetap

Polisi berkali-kali mengamankan pelaku pengetap BBM. Namun nyatanya, kegiatan tersebut…

Kamis, 19 September 2019 13:16

PDAM Harus Ganti Pipa Sendiri

SAMARINDA–PDAM Tirta Kencana Samarinda terpaksa merugi. Pasalnya, pendalaman drainase di…

Kamis, 19 September 2019 13:14

Kasus Kebakaran Terus Meningkat

SAMARINDA–Kasus kebakaran kerap menjadi momok bagi masyarakat. Penyebabnya dari arus…

Rabu, 18 September 2019 13:36

IPA Bengkuring Terpantau Aman, Tetap Tidak Bisa Bantu Warga Sempaja Selatan

Meski berdekatan, warga Bengkuring dan warga Sempaja Selatan beda nasib.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*