MANAGED BY:
SENIN
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 02 Mei 2016 12:01
Mengejar Sertifikasi Guru, Gratis tapi Terbatas

PROKAL.CO,

UU 14/2005 tentang Guru dan Dosen memandatkan para pengajar itu wajib bersertifikasi. Tapi sayang, anggaran yang diharapkan belum memihak aturan. Keinginan pemerintah menyertifikasikan semua guru dan dosen pun terseok-seok.

ONGKOS sertifikasi hingga Rp 17 juta bikin panik guru. Pun begitu, syarat penting untuk mendapatkan tunjangan profesi tersebut buru-buru dibantah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan.

Tiap tahun, kuota penerima sertifikasi yang dibiayai pemerintah dibatasi. Tak ayal, sejak 10 tahun program berlangsung, baru 10 persen guru se-Indonesia yang berhasil disertifikasi. Program tersebut terkendala pembiayaan APBN yang terbatas. Walhasil, banyak "Umar Bakri" harus menunggu hingga beberapa tahun untuk bisa mengikut program sertifikasi.

“Sesuai UU 14/2005 tentang Guru dan Dosen, sertifikasi itu wajib, tapi kuota terbatas. Bahkan, sejak 1 Januari 2016 kabarnya sudah tidak dibiayai pemerintah. Kalau mau ikut harus bayar hingga Rp 17 juta,” tegas pengamat pendidikan Kaltim Nanang Rijono.

Dia menerangkan, untuk mengikuti sertifikasi ada syarat yang harus dipenuhi guru. Seperti masa kerja sebagai guru minimal lima tahun, memiliki Nomor Induk Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), ijazah S-1 atau D-4, guru pegawai negeri sipil (PNS) atau guru tetap sekolah swasta di bawah binaan Kemendikbud, serta lolos uji kompetensi awal.

“Itu pun tidak semua yang mengikuti sertifikasi bisa dinyatakan lolos. Kalau tidak layak berarti gagal dan tidak bisa menerima sertifikat. Harus mengulang,” terang dia. 

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 25 Januari 2021 11:30

Pasien Sembuh Capai 798.810 Orang, Kaltim Urutan Kelima

Perkembangan harian penanganan Covid-19 per 24 Januari 2021, jumlah pasien…

Senin, 25 Januari 2021 11:06

Ancaman Krisis Gizi di Tengah Pandemi, Abaikan Pola Asuh Sebabkan Kematian

Pandemi Covid-19 berdampak ke berbagai hal. Salah satu yang menjadi…

Senin, 25 Januari 2021 11:03

Kasus Gizi Buruk di Kaltim, Jangan Kendurkan Pelaksanaan Program

KASUS gizi buruk di Kaltim seolah “tenggelam” selama 2020 akibat…

Senin, 25 Januari 2021 10:47

Ge Nose Akan Dipakai di Kereta dan Bus Mulai 5 Februari

JAKARTA–Pemerintah akan mulai menggunakan alat deteksi Covid-19 Ge Nose untuk…

Senin, 25 Januari 2021 10:22

Indonesia Menuju 1 Juta Kasus Positif Covid-19

INDONESIA diperkirakan bakal mencapai angka 1 juta kasus positif Covid-19…

Senin, 25 Januari 2021 10:21

Ongkos Karantina Jamaah Umrah Rp 9,2 Juta

JAKARTA – Asosiasi travel umrah terus meminta pemerintah membebaskan jamaah…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:39

Kaltim Perlu 507 Nakes Lagi, Paling Banyak Petugas ICU, Mesti Berusia di Bawah 50 Tahun

SAMARINDA–Masih tingginya kasus harian positif terinfeksi Covid-19 membuat kebutuhan tenaga…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:37

KPU Sahkan Lima Kepala Daerah Terpilih, Saatnya Membuktikan Janji Kampanye

SAMARINDA–Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pemenang Pilkada Serentak…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:36
Pam Swakarsa Program Prioritas Komjen Listyo Disorot Tajam

Pam Swakarsa Berpotensi Hidupkan Ormas Mirip FPI

JAKARTA–Pam swakarsa, program prioritas Komjen Listyo Sigit Prabowo mendapatkan sorotan……

Sabtu, 23 Januari 2021 11:59

BEJAT..!! Cekoki Obat Penenang dan Perangsang, Ayah Tiri Ini Cabuli Anaknya Sampai 4 Kali

SAMARINDA - Seorang residivis penganiayaan, inisial AS (37) mencabuli anak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers