PENAJAM – Badan Amak Zakat Nasional (Baznas) Penajam Paser Utara kembali memyalurkan bantuan kepada para mustahik (penerima zakat, Red) yang tersebar di seluruh PPU. Setelah sebelumnya membantu 1.000 tas sekolah kepada pelajar tingkat SD, MI, SMP, MTs yang kurang mampu, maka Kamis (1/8) lalu giliran ribuan warga miskin yang mendapat bantuan dana sebesar Rp 300 ribu per orang.
Pendistribusian bantuan dilaksanakan serentak di empat kecamatan. Khusus untuk Kecamatan Penajam dipusatkan di kantor kecamatan, dimana jumlah penerima sebanyak 710 orang, yang berasal dari sejumlah desa dan kelurahan yang sudah dipilih.
Ketua Baznas PPU H Ahmad Usman mengatakan, untuk Kelurahan Nenang, Nipahnipah dan Sungai Paret, penyalurahan zakat dilakukan langsung oleh Baznas Kabupaten. “Kita membagi tugas pembagian zakat ini, karena jumlah kelurahan di Penajam lebih banyak dari kecamatan lain,” ucapnya.
Dijelaskan Usman, jumlah mustahik untuk bulan Ramadan ini saja berjumlah 3.639 jiwa, termasuk mereka yang sudah penerima bantuan tas sekolah.
Sedangkan fakir miskin dan ibnu sabil telah mendapat bantuan total Rp 987 juta. Sementara, untuk periode Januari hingga Juni lalu (sebelum Ramadan, Red) sudah disalurkan bantuan sebesar Rp 377 juta. Sehingga secara keseluruhan Baznas sudah memberi bantuan ke mustahik sebesar Rp 1,404 miliar.
Camat Penajam Sardi meminta kepada pendata di lapangan agar lebih jeli menginput data mustahik, karena berkaca pada bantuan langsung yang diberikan pemerintah lewat program BLSM, ternyata banyak yang salah sasaran. “Hal ini bisa menimbulkan persoalan,” katanya.
Mengenai pengumpulan zakat, Sardi menyambut baik dan akan menginstruksikan kepada jajarannya, apalagi jumlah PNS di Penajam lebih banyak dibandingkan kecamatan lainnya. “Potensinya sangat besar,” ucapnya.
Ketua BAZ Kecamatan Penajam H Makmur mengatakan, Kecamatan Penajam memiliki banyak potensi zakat, dimana peranan Baznas selama ini banyak membantu warga kurang mampu. (hms7/ind)