MANAGED BY:
JUMAT
30 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Minggu, 17 April 2016 09:56
Asia Tenggara Kompak, Perbankan Diminta “Hijaukan” Sawit

Masagos: Stakeholder Agrobisnis Bukan Satu-satunya

PERKEBUNAN: Kelapa sawit kian menjadi perhatian negara-negara Asia Tenggara.

PROKAL.CO,

SINGAPURA - Perbankan dan pemodal diminta lebih berperan untuk “menghijaukan” mata rantai pasokan sawit dengan menerapkan sistem keuangan berkelanjutan. Ini sekaligus menekan kabut asap yang kerap terjadi di kawasan Asia Tenggara.

Sektor swasta harus mulai melakukan assessment (penilaian), mana bisnis berisiko lingkungan dan mana yang tidak. Hal tersebut dikemukakan Ketua Singapore Institute of International Affairs (SIIA) Simon SC Tay di Singapura.

Menurut dia, baru bank besar di Indonesia yang mulai menerapkan sistem keuangan berkelanjutan sesuai Peta Jalan Keuangan Berkelanjutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Bank-bank di Singapura seharusnya juga sudah melakukan hal yang sama,” ujar Simon.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air Singapura Masagos Zulkifli bin Masagos Mohamad mengatakan, ada upaya untuk mendekati keberlanjutan memperoleh momentum. Tetapi institusi-institusi keuangan seharusnya bisa melakukan hal lebih.

Ia menjelaskan, pemangku kepentingan (stakeholder) di sektor agribisnis bukan satu-satunya pihak yang harus berperan. “Institusi keuangan kita bisa dan harus terus lebih memberi pengaruh pada perusahaan-perusahan di sektor kehutanan dan kelapa sawit untuk mengadopsi praktik berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Kepala OJK Muliaman Hadad mengatakan, pihaknya baru saja membantu delapan bank besar di Indonesia, yaitu Bank Mandiri, BRI, BCA, BNI, Bank Muamalat, BRI Syariah, Bank BJB, dan Bank Artha Graha Internasional mengikuti proyek percontohan menjadi bank yang berkelanjutan.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 28 Juli 2021 14:05

Pulihkan Pariwisata lewat Konsep Smart Tourism

SAMARINDA- Konsep smart tourism bakal dijadikan solusi untuk mengembangkan kawasan…

Rabu, 28 Juli 2021 14:03

Pembatasan Ketat Mobilitas, Ekonomi Kaltim Diyakini Masih Kukuh

Pembatasan ketat mobilitas masyarakat yang terus berlanjut membuat Bank Indonesia…

Rabu, 28 Juli 2021 11:34

Cash Flow Menipis untuk Tutupi Kerugian Selama 2020, Gelombang PHK Mengintai

Pemerintah memutuskan kembali memperpanjang penerapan pembatasan aktivitas masyarakat (PPKM) Level…

Rabu, 28 Juli 2021 11:32

Realisasi KUR Capai Rp 143 Triliun

SAMARINDA – Pemerintah mencatat realisasi serapan kredit usaha rakyat (KUR)…

Rabu, 28 Juli 2021 11:21

Bayang-Bayang PHK di Tengah Pemberlakuan PPKM Level 4

Pandemi Covid-19 gelombang kedua memang membuat para pengusaha kembali melakukan…

Selasa, 27 Juli 2021 12:13

Pinjaman Online di Kaltim Diklaim Makin Produktif

Kucuran dana pinjaman online (pinjol) dari financial technology (fintech) berbasis…

Selasa, 27 Juli 2021 12:12

PPKM Level IV Diperpanjang, Kadin Minta Mal Dibuka

BALIKPAPAN – Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berakhir…

Selasa, 27 Juli 2021 11:42

Hemat Rp 29,9 Triliun karena Biodiesel

JAKARTA– Program mandatori B30 atau pencampuran 30 persen biodiesel dengan…

Selasa, 27 Juli 2021 10:59

Unmul dan GO-JEK Siapkan MBKM Program Kedaireka, Rekrut UMKM

SAMARINDA - Universitas Mulawarman dan GO-JEK Indonesia kini tengah mengembangkan…

Senin, 26 Juli 2021 11:11

Bayang-Bayang PHK dari Sektor Keuangan, Katanya Penutupan Bank Bagian dari Strategi

Perkembangan teknologi telah menimbulkan disrupsi di berbagai sektor, termasuk keuangan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers