MANAGED BY:
SABTU
08 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

FEATURE

Senin, 28 Maret 2016 08:28
Peduli Lingkungan, Ajak Selamatkan Pesut Mahakam

Aksi PT Bara Tabang di Cagar Alam Muara Kaman-Sedulang

SAVE PESUT MAHAKAM: PT Muara Tabang memasang plang bersama instansi terkait di pinggir Sungai Kedang Kepala, Kamis (24/3).

PROKAL.CO,

Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), tak hanya terkenal dengan situs kerajaan Hindu tertua di Indonesia, tapi juga cagar alamnya.

MENUJU cagar alam Muara Kaman-Sedulang bisa menggunakan jalur darat dan sungai. Jika memilih menggunakan kendaraan roda dua atau empat, perjalanan yang ditempuh sekitar empat jam dari Kota Tepian. Namun, bila ingin menikmati wisata Sungai Mahakam waktu yang diperlukan kurang lebih 7 jam memakai kapal sewa.

Berbagai flora dan fauna bisa ditemui di cagar alam Muara Kaman-Sedulang, namun yang menarik perhatian ialah pesut mahakam. Sebab, populasi kerabat lumba-lumba itu tak mencapai angka seratus. “Bisa dikatakan langka,” ucap Kepala Resort Cagar Alam Muara Kaman-Sedulang, Fahmi.

Wajar saja Fahmi berkata demikian, karena jumlah pesut mahakam saat ini hanya 80 ekor. Itu pun tersebar dari hilir hingga hulu Mahakam. Keberadaan ikon fauna Kaltim itu terancam oleh lalu lintas sungai, aktivitas masyarakat dan perusahaan, karenanya hewan dengan nama latin Orcaella brivirostris itumencari tempat yang lebih aman.

“Tahun 2003 sempat dilakukan penangkaran, tapi tak berhasil. Pesut lebih suka di alam bebas,” terangnya.

Menurut dia, selain sosialisasi pemerintah, bantuan pihak swasta diperlukan agar masyarakat mengerti bahwa kawasan Muara Kaman-Sedulang masuk dalam perlindungan negara karena statusnya sebagai cagar alam. “Jika nekat melakukan pembalakan liar di kawasan cagar alam, siap-siap berhadapan dengan hukum,” tuturnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Mei 2021 09:40

Kami Ikhlas, tapi Semoga Jenazahnya Bisa Ditemukan...

Tak ada lagi akhir pekan bersama antara Serda Harmanto dan…

Jumat, 30 April 2021 14:42

Putra Kebanggaan Keluarga Itu Tak Akan Pulang Lebaran Ini

Dari semula mengharapkan keajaiban, kini keluarga Mayor Laut (P) Eko…

Jumat, 30 April 2021 10:43

Di London, Masjid Bagi-bagi Makanan Buka Puasa untuk Tenaga Kesehatan

 Sejumlah masjid di London melakukan tradisi untuk memberi makanan Iftar…

Kamis, 29 April 2021 14:58
Ketegaran Keluarga Kolonel Laut (P) Harry Setyawan

Saya Yakin Suami Percaya, Saya Bisa Hadapi Semua Ini

Bahkan, di tengah kepedihan ditinggal sang suami, Winny Widayanti masih…

Kamis, 29 April 2021 13:14

Prestasi Harum dan Nama Baik Mengiringi ’’Patroli” sang Komandan

Sebagaimana KRI Nanggala-402 yang dia pimpin untuk berpatroli selamanya, jejak…

Selasa, 27 April 2021 15:25
Kisah Warga Kaltim Jalani Ramadan di Luar Negeri (1)

Puasa 16 Jam di Jerman, Rindu Soto Banjar dan Pisang Ijo

Mengejar ilmu jauh dari Tanah Air. Annisa Ghina Savira harus…

Selasa, 27 April 2021 15:14

Ketika Napi Kasus Korupsi Ikuti Kelas Psikologi di Lapas Sukamiskin

Kampanye tentang bahaya korupsi akan lebih ampuh jika disampaikan eks…

Sabtu, 24 April 2021 15:26

Cerita Pesantren Jeha di Eks Lokalisasi Dolly dan Jarak, Awalnya Dianggap Mengganggu, tapi Tetap Jalan Terus

Sejak 2008, Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah (Jeha) berdiri. Lokasinya tak…

Sabtu, 24 April 2021 15:05

Kenangan Masuk ke KRI Nanggala, Oksigen Terbatas, Asap di Dapur Tidak Boleh Menyebar

Wartawan Jawa Pos THORIQ S. KARIM dan fotografer DITE SURENDRA…

Sabtu, 24 April 2021 13:17

Sedih, Keluarga Kru dan Hari-Hari Penuh Penantian, Serda Lis Janji Ajak Ibu Berangkat Umrah

Ada yang berusaha keras untuk tegar. Ada yang terus menanyakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers