MANAGED BY:
JUMAT
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Kamis, 17 Desember 2015 09:37
Kata PGRI Guru TK Belum Sejahtera

PROKAL.CO, v style="text-align: justify;">SAMARINDA – Kesejahteraan guru masih menjadi masalah. Khususnya guru-guru non-PNS. Sebab, gaji mereka umumnya kurang dari upah minimum kota (UMK). Padahal, jumlah guru honor di Samarinda mencapai 6 ribu orang.


Di antara hidup yang paling miris, mungkin adalah guru taman kanak-kanak (TK). Mereka hanya bergaji Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu per bulan. Andalan hidup pun, bergantung pada insentif yang diterima per tiga bulan sekali. Itu pun didapat jika mereka mendaftar menjadi anggota PGRI. Apalagi di Samarinda, TK pelat merah hanya ada dua. Sisanya swasta. Artinya, banyak guru TK berstatus non-PNS. Beruntung mereka yang mengajar di TK yang dinaungi yayasan bonafide, karena gaji mereka umumnya lebih layak dibandingkan guru TK swasta.

“Kesejahteraan guru TK ini, memang masih jadi masalah. Makanya, pemerintah perlu menetapkan standar minimum upah pendidik dan tenaga kependidikan honorer itu Rp 2,5 juta,” terang Wakil Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kaltim, Sutomo kepada Kaltim Post.

Hal tersebut mengacu pada standar hidup layak. Dia menambahkan, regulasi yayasan yang ingin mendirikan TK termasuk rumit. Memang, satu desa satu TK sudah terpenuhi. Namun, karena tak ada regulasi kuat terkait pengupahan tenaga pengajar, nasib guru non-PNS pun tak jelas.

“Guru ini bagian dari mencerdaskan generasi penerus. Maka dari itu, sesuai dengan pernyataan sikap yang kami keluarkan pada peringatan HUT ke-70 PGRI, kami berharap pemerintah memenuhi kebutuhan guru dan meningkatkan kesejahteraan guru non-PNS,” imbuh Sutomo.

Selain itu, dia berharap, pemerintah bisa bekerja sama dengan baik. Atas nama PGRI, dia menolak segala bentuk intimidasi, tekanan, ancaman yang mengganggu profesionalisme, kinerja, dan aktivitas organisasi profesi guru. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu terkait edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, yang melarang ikut serta dalam peringatan PGRI di Jakarta pada 13 Desember.

“Para guru ini sudah bersikap akan membantu pemerintah mencerdaskan dan meningkatkan mutu pendidikan. Termasuk aktif memberikan pendidikan antikorupsi dan antinarkoba. Jadi, kami berharap agar nasib guru non-PNS. Mungkin, satu dan lain hal membuat mereka tak bisa diangkat jadi PNS. Tapi, seharusnya mereka berhak mendapatkan upah yang layak, sesuai dengan upah minimum,” tandasnya. (*/nyc/er/k8)
loading...

BACA JUGA

Jumat, 13 Desember 2019 10:11

Sidang Kini Bisa Lewat Surel

SAMARINDA – Proses peradilan konvensional seringkali memakan waktu. Dari memeriksa…

Kamis, 12 Desember 2019 13:13

Polisi Samarinda Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu dan 500 Butir Inex

SAMARINDA - Satuan Reserse Narkoba Polresta Samarinda menggagalkan peredaran narkoba…

Rabu, 11 Desember 2019 13:35

Polemik Jalan SMP 38, Warga Sekolah Kembali Lewat Jalur Alternatif

Sempat adem, permasalahan lahan yang harus dibebaskan Pemkot Samarinda sebagai…

Rabu, 11 Desember 2019 13:34

Tak Kuat Lawan Arus, Siswa SMP Tenggelam

SAMARINDA–Class meeting setelah ujian semester, 26 November lalu, yang berlangsung…

Rabu, 11 Desember 2019 13:33

Soal Pasar Baqa, Kejari Bakal Mintai Keterangan Ahli

Berkas acara pemeriksaan (BAP) rasuah Pasar Baqa mulai disusun Korps…

Rabu, 11 Desember 2019 13:33

Pelindo IV Tambah Unit Kapal Tunda, Ini Maksudnya

SAMARINDA–Berkaca dari kejadian tertabrak pilar dan fender Jembatan Mahakam sebelumnya,…

Selasa, 10 Desember 2019 12:42

Temukan Dua Sertifikat Akses SMP 38, Tak Ingin Ambil Risiko

Persoalan lahan untuk jalan menuju SMP 38 Loa Bakung rupanya…

Selasa, 10 Desember 2019 12:41

Hibah RT 28 Menunggu SK

SAMARINDA–Sinkronisasi data tim appraisal dengan data kelurahan dan RT 28…

Selasa, 10 Desember 2019 12:40

Pecah Kaca, Barang Berharga Digasak

SAMARINDA–Sujarwo (25) dan Roni Rahman (36) tak bisa berkutik saat…

Selasa, 10 Desember 2019 12:38

Guru Ngaji Cabul Palaran Menuju Meja Hijau

SAMARINDA–Masih ingat dengan Muhtadi (29)? Pelaku pencabulan terhadap santrinya di…

I Putu Randu Wahyu Pradana dan Aksi-Aksi Tengilnya di Arena Voli SEA Games 2019

Debut Manis Jojo

Tantangan Berat Laga Perdana

Gialorossi Butuh Bosanski Dijamant

KOK BISA..?? Terdakwa Narkotika Kabur di Pengadilan

Perbaikan Runway Sesuai Progres, 16 Desember Bandara APT Pranoto Bakal Kembali Dibuka

Kalah yang Memilukan

Percobaan Penculikan Hebohkan Dunia Maya

Buka Suara, Kritisi Negeri Sendiri dan WADA

Kesempatan Ngobrol Lu-Gue sama Menteri
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.