MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 15 November 2015 07:18
Arloji Aman, Kulit Nyaman
MASALAH KULIT: Bahan-bahan tertentu dari jam tangan rawan bikin alergi. Ketahui kiatnya untuk terhindar dari masalah.(ILUSTRASI/DOK/KP)

PROKAL.CO, v>

AKSESORI jam tangan sudah menjadi bagian dari kebutuhan, tak lagi sekadar pelengkap dalam berpakaian. Namun, ada beberapa hal harus Anda perhatikan ketika memilih jam tangan.

Material utamanya yang terbuat dari logam ternyata mampu menimbulkan iritasi maupun alergi bagi Anda yang tidak terbiasa kontak dengan benda tersebut. Bahkan, bahan tali seperti kulit, kain, maupun plastik, dapat menimbulkan masalah serupa.

 “Apalagi kalau dipakainya ketat. Bahannya tidak nyaman dan bisa bikin iritasi,” ungkap dokter spesialis kulit dan kelamin Mohammad Darwis Toena. Bentuk jam tangan yang tidak nyaman seperti ada bagian kasar, salah satu faktor pergelangan tangan Anda menjadi gatal dan memerah.

Dokter di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) itu juga menyebutkan bahwa penyebab gatal di area pergelangan tangan bisa terjadi karena iritasi atau alergi.

Ciri utama alergi muncul menyebar dan tidak hanya di satu titik. Umumnya muncul di sekitar pergelangan, merambah ke lengan, hingga bagian tubuh lain. Hal itu karena faktornya dari dalam jadinya menyebar. Beda dengan iritasi yang munculnya hanya di pergelangan tangan.

Baik iritasi maupun alergi, gejalanya sama; berwarna kemerahan, timbul luka, dan gatal. Penyebab gatal semakin jadi ketika terkena keringat.

“Kebanyakan berpikir penyebabnya keringat. Semakin berkeringat bisa bikin iritasi, padahal tidak. Iritasi ya karena jam tangannya, kontaknya,” tegas Darwis saat ditemui Senin (9/11) siang di ruang kerjanya.

Cara penanganannya pun sama. Namun, tidak ada cara untuk menghilangkan alergi. Yang ada hanya mencegah. Cukup dengan tidak menggunakan bahan pemicu alergi atau pencetus iritasi tadi.

“Sebisa mungkin jangan digaruk, nanti menyebar. Walau obat paling manjur untuk gatal memang harus digaruk,” kata Darwis kemudian terkekeh pelan. Jika digaruk, luka iritasi tersebut akan menjadi infeksi, apalagi jika sudah bertemu keringat.

Munculnya iritasi tidak serta merta langsung memberi efek fisik terhadap kulit. Terjadi secara perlahan. Awal pemakaian kulit akan menunjukkan reaksi walau masih kurang, pemakaian selanjutnya kulit sudah membuat anti sehingga tanda-tanda iritasi semakin terlihat.

Maka, Anda harus cermat. Hindari penggunaan bahan yang menimbulkan kelainan di kulit. Segera obati dan gantilah bahan aman dan mampu berdamai dengan keadaan kulit tangan.

“Awalnya, karena terlalu ketat bisa timbul bekas kemerahan. Lama-lama akan jadi luka. Maka, pilihlah bahan yang nyaman sehingga tidak mengganggu karena sibuk menggaruk,” ujar dokter kelahiran Gorontalo itu. (*/rdm/bby/k18)
 
loading...

BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2012 10:16

Mitra Teras Mantap di Puncak

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Kesebelasan Mitra Teras…

Pemain Buangan yang Jadi Pembeda?

Tangis Bahagia Carolina Marin

Inter Menangi Derby De La Madoninna

Pemerintah Diminta Tunda Kenaikan Cukai Rokok

Adakah Peluang Bagi Timnas U-16 Menang Melawan China

Aksi Global Tuntut Perlindungan Lingkungan

Dana Reboisasi Tak Bisa Dicairkan, Kapolres Minta Perusahaan Membantu Personel dan Sarpras

1 Pelaku Karhutla Diungkap Polres Paser

Kabut Asap Belum Ganggu Aktivitas Lalu Lintas Air

THM Itu Bukan Milik Polisi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*