MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 07 Oktober 2015 08:50
Sudah 37 Hari Tanpa Kepala Daerah, Katanya Mendagri Sudah Tunjuk Pj Bupati Paser
TJAHJO KUMOLO MENDAGRI

PROKAL.CO,

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan telah menunjuk penjabat (Pj) bupati Paser. Penjabat menggantikan posisi Ridwan Suwidi yang habis masa bakti pada 31 Agustus 2015. Surat keputusan pj segera dikirimkan ke Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

"(SK) sudah saya tanda tangani. Tunggu saja. Bisa hari ini (kemarin) di faksimile dulu ke Gubernur Kaltim," ucapnya ketika dikonfirmasi Kaltim Post melalui pesan pendek, Selasa (6/10).

Namun, mantan sekjen PDI Perjuangan itu tak memberi tahu nama yang dipilih sebagai pj bupati di daerah paling selatan Kaltim. Pernyataan Mendagri bertepatan dengan kedatangan puluhan anggota DPRD dan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Paser ke Kemendagri.

Informasi yang didapat Kaltim Post, sempat terjadi kericuhan kecil antara beberapa anggota rombongan dengan aparat keamanan kantor Ditjen Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kemendagri.

Ketua Apdesi Yairus Pawe mengatakan, kericuhan karena pihaknya kesal dengan sikap Susilo, sekretaris Dirjen Otda Kemendagri. Menurut dia, Susilo menghindar saat didatangi di kantor.

"Kami datang, dia malah ke lantai bawah," ucap Yairus. Padahal, pada pertemuan pertama 18 September lalu, pria berkumis tebal itu menyebut pj bupati Paser ditentukan Mendagri paling lambat dua hari setelah pertemuan.

"Manusiawi kalau kami marah sebab kami di-pingpong," ucap Yairus.

Ketua DPRD Paser Kaharuddin menyebutkan, kedatangan rombongan menagih janji menyusul pernyataan Susilo pertengahan September lalu. "Sudah waktunya kami datang ke sini. Sudah 37 hari Paser tanpa penjabat. Kami (DPRD) sudah tak tahan sampai didemo delapan kali," ucap Kaharuddin.

Tak kunjung ditunjuknya pj bupati, lanjut dia, membuat kegiatan daerah terganggu. Mulai APBD-P yang tak kunjung disahkan hingga pencairan dana desa terhambat. Tak aneh, politikus Golkar itu mendukung langkah Apdesi yang berencana menggelar demo di depan Istana Negara.

Sebagai bagian dari RI, jelas Kaharuddin, begitu bupati habis masa jabatan, pemerintah pusat harus segera menunjuk penjabat. Namun buktinya, sudah 37 hari pemerintahan di Paser tanpa pemimpin.

Yairus Pawe menambahkan, demonstrasi merupakan cara yang paling tepat menunjukkan kepada Presiden Jokowi. Cita-cita Nawacita tak berjalan seperti yang dicanangkan selama ini. Kasus pj bupati Paser, lanjut Yairus, contoh nyata bahwa Nawacita belum dijalankan para bawahan Presiden.

"Masak, buat SK saja tidak bisa? Siapa pun nama penjabat, kami tak permasalahkan," sindir Nasri, Kepala Desa Long Pinang, Kecamatan Long Kali, Paser. Fakta seperti itu, Nasri menilai, seandainya pilkada serentak Desember nanti terhambat, kesalahan tak bisa sepenuhnya ditimpakan kepada pemangku kepentingan di Paser.

"Kesalahan di sini (Kemendagri) juga. Menunjuk pj saja lama," ucapnya.

Sekitar pukul 13.30 WIB, kemarin, Susilo menemui rombongan yang menunggu hampir 5 jam di ruang pertemuan Ditjen Otda di lantai tiga. Lagi-lagi, mantan Plt Dirjen Otda tersebut mengatakan, pj baru diketahui dalam sehari atau dua hari. Tanpa dikomando, beberapa anggota DPRD dan kepala desa menyatakan ketidakpuasan.

"Bapak janji lagi. Kami tak mau didemo terus sama masyarakat. Jaminannya apa?"

Walau didesak berulang-ulang hingga diminta membuat pernyataan tertulis, Susilo tetap tak bisa menjawab. Dia hanya beralasan, penunjukan molor karena kesibukan Mendagri sangat padat. Susilo membantah tudingan kejadian ini merupakan bukti bahwa Paser tak diprioritaskan pusat.

"Sekali lagi, saya mohon maaf. Yakinlah tidak ada seperti itu (Paser dianaktirikan)," bantahnya.

Pada akhir pertemuan, Kaharuddin meminta Mendagri tak keluar dari tiga nama pj yang diajukan Gubernur Awang Faroek. Mereka adalah Aji Sayid Fatur Rahman yang juga asisten sekprov Kaltim bidang pemerintahan. Dua nama lagi adalah Kepala Dinas Pertanian Kaltim Ibrahim dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kaltim Jauhar Effendi. Tersiar kabar, Jauhar yang ditunjuk menjadi pj.

Dikonfirmasi semalam, sejumlah pejabat teras Pemprov Kaltim juga mengaku belum menerima faksimile dari Kemendagri. Lagi pula, sebut seorang kepala biro di pemprov, SK dari pusat tidak dikirim lewat faksimile melainkan diambil langsung. (pra/fel/k8)

BACA JUGA

Minggu, 16 Februari 2020 18:58

9 Mahasiswa Kaltim yang Kuliah di China Pulang, Ini Kisah Mereka Sejak Corona Merebak

SAMARINDA - Sembilan dari 14 mahasiswa se Kaltim dari Wuhan…

Minggu, 16 Februari 2020 12:45

Jakarta Setelah Ibu Kota Pindah, Gedung DPR Sudah Ada yang Ngincar

Pasca pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur, sejumlah aset…

Minggu, 16 Februari 2020 11:48

Sambut 5 Mahasiswa dari Wuhan, Rizal : Masyarakat Jangan Punya Anggapan Macam-macam

SAMARINDA - Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyambut kedatangan 5 mahasiswa…

Sabtu, 15 Februari 2020 13:15

Bahan Baku Masih Terbatas, Lokasi IKN Baru Krisis Air

BALIKPAPAN–Ketersediaan air di calon ibu kota negara (IKN) menjadi sorotan…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:40

Peredaran Narkoba di Kaltim dari Malaysia, Ada Celah di Akses Darat

SAMARINDA-Menyelesaikan masalah peredaran narkoba tak semudah membalikkan telapak tangan. Parahnya,…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:39

Musda Golkar Kaltim, Keluarga Mas’ud All Out

SAMARINDA–Opsi diskresi oleh ketua umum Golkar bisa saja mencuat dalam…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:36

SEMUA SEHAT..!! Lewati Masa Inkubasi Virus Corona, 14 Pelajar Kaltim Pulang

SAMARINDA–Hari ini (15/2), 238 WNI dari Provinsi Hubei, Tiongkok akan…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:23

Draf RUU Cipta Lapangan Kerja, Bisa Kontrak Seumur Hidup dan Tak Dapat Pesangon

JAKARTA – Kerja! Kerja! Kerja! Slogan Kabinet Kerja era kepimpinan…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:04

Garda Terdepan Yang Paling Rawan Terpapar COVID-19

WUHAN– Jam masih menunjukkan pukul 03.00 ketika Wang Xiaoting menembus…

Sabtu, 15 Februari 2020 11:48

Masih Ada 3 Ribuan Warga Tiongkok di Bali, 468 Warga RRT Mengajukan Perpanjangan Izin Tinggal Darurat

Virus Corona membuat semuanya geger. Yang paling kena imbasnya tentu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers