MANAGED BY:
SELASA
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 22 Juni 2015 07:29
Jasa Tukar Uang di Jalan, Haram!
PASTI RUGI: Bank Indonesia telah menegaskan bahwa jasa penukaran uang liar seperti ini ilegal.(int)

PROKAL.CO, v>

FENOMENA lain yang tak kalah menjamur menjelang Idulfitri adalah jasa penukaran uang di pinggir jalan. Namun, karena berpotensi sebagai celah beredarnya uang palsu, jasa tersebut dengan tegas dilarang oleh Bank Indonesia.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw­–BI) Kaltim, Mawardi BH Ritonga meminta agar warga tak menggunakan jasa tersebut. Yang pasti terjadi, kata dia, menukar uang selain di tempat resmi sudah jelas merugikan.

“Pertama, jumlah uang umumnya tidak tepat. Menghitung secara manual itu lama loh. Lagi pula, itu jelas kegiatan ilegal,” ucapnya.

Lebih lanjut, Mawardi menjelaskan, kerugian lain yang bisa dialami masyarakat adalah biaya tambahan menukar uang. Padahal, ucapnya, bila menukar di tempat resmi tak dikenakan biaya apapun.

Risiko lain yang paling merugikan, lanjut dia, adalah beredarnya uang palsu. Pria berkacamata ini tak menutup kemungkinan, di antara tumpukan uang juga terselip uang palsu.

“Keaslian uang di tempat penukaran tidak resmi itu belum terjamin. Jangan asal tukar,” tegasnya lagi.

Bicara keaslian uang, Mawardi mengatakan, sepanjang tahun lalu ditemukan 641 lembar uang palsu berbagai pecahan di Kaltim. Paling banyak adalah pecahan terbesar, Rp 100 ribu sebanyak 519 lembar.

Untuk tahun ini, hingga Mei lalu pihaknya mencatat telah menemukan uang palsu sebanyak 202 lembar. Pecahan uang palsu Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, dan Rp 20 ribu masing-masing ditemukan 92, 108, dan 2 lembar.

“Tahun ini kami menyediakan sebanyak 141 loket resmi. Silakan tukar uang di sana,” ajaknya.

KPw–BI Kaltim, jelas Mawardi, bekerja sama dengan 31 bank umum dan 6 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Samarinda, Bontang, dan Kutai Kartanegara, untuk melayani penukaran uang ini.

Beberapa bank umum, kata dia, bahkan tetap membuka pelayanan meski pada hari libur menjelang Idulfitri.
 
MUI FATWAKAN HARAM

Ditilik dari segi agama, jasa penukaran uang di pinggir jalan sama seperti jual beli uang. Praktik tersebut, jelas Majelis Ulama Indonesia (MUI), sudah masuk dalam kategori haram.

Ketua MUI Samarinda, Zaini Naim menegaskan, kegiatan itu termasuk riba mutlak.

Dia menjelaskan, riba dalam Islam termasuk perbuatan yang sangat dikecam. Dalam kata lain, sengaja menukar uang dengan potongan tertentu itu dosa.

“Pandangan kami, perdagangan uang itu haram. Mestinya aparat yang terkait menindak,” kata dia.

Apalagi, lanjut dia, dalam praktik jual beli uang tiap pedagang mengambil untung relatif besar. Yakni dari Rp 5.000 hingga Rp 10 ribu dari tiap uang Rp 100 ribu yang ditukarkan. Parahnya, para pembeli boleh melakukan proses tawar-menawar.

“Sudah haram jelas tidak boleh dilakukan. Apalagi ada proses tawar-menawar,” ucapnya. (*/roe/man/k18)
 
loading...

BACA JUGA

Senin, 23 September 2019 13:42

Peruntukan Dana Desa Mulai Bergeser

SAMARINDA- Kaltim berusaha meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM)…

Senin, 23 September 2019 08:44

60 Persen Pendapatan untuk Belanja Pangan

SAMARINDA–Usaha kuliner saat ini cukup menjanjikan. Selain untuk memenuhi kebutuhan…

Minggu, 22 September 2019 13:21

Pemerintah Diminta Tunda Kenaikan Cukai Rokok

Keputusan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang berencana menaikan cukai rokok…

Jumat, 20 September 2019 11:43

Triwulan III 2019, Kinerja Ekspor Terancam Melambat

Kinerja ekspor Kaltim pada triwulan III 2019 diperkirakan tumbuh lebih…

Jumat, 20 September 2019 11:36

Harga CPO Mulai Membaik

SAMARINDA- Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit diharapkan segera…

Jumat, 20 September 2019 11:33
Buruan Datangi Mitsubishi Motors Auto Show

Banyak Promo Menarik dan Harga Spesial

BALIKPAPAN- PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI)…

Jumat, 20 September 2019 11:04

Uang Muka Rumah dan Kendaraan Kian Rendah

JAKARTA – Ketegangan hubungan dagang AS dan Tiongkok yang diikuti…

Jumat, 20 September 2019 10:01

Porang Bisa Dibudidayakan di Kaltim, Punya Nilai Ekspor ke Jepang, Tiongkok, dan Vietnam

BALIKPAPAN – Kalimantan Timur diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap sumber…

Jumat, 20 September 2019 09:59

BI Bisa Turunkan Suku Bunga Acuan

JAKARTA– Setelah dua kali memangkas 7-day reverse repo rate (7DRRR)…

Jumat, 20 September 2019 09:54

Pajak Lahan Progresif Bikin Resah

JAKARTA– Tahun ini diakui sebagai periode yang menantang bagi dunia…

Lari Maraton Jarak Jaaauuuh...

Demo Mahasiswa di DPRD Kaltim Ricuh, Pelemparan Dibalas Semprotan Air

Peruntukan Dana Desa Mulai Bergeser

Warga Afghanistan Bimbang, Takut Pergi ke TPS

Biden Berang Anaknya Diusik

Tenggelam saat Melamar

Hancur di Laga Tandang

1.000 Mahasiswa Demo DPRD Kaltim, Serukan Presiden Keluarkan Perppu Terkait UU KPK

Smart SIM Diluncurkan, Biayanya Tak Berubah, Ini Keunggulannya

RAMPOK KEJAM..!! Terjadi di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Korban Dipukuli dan Diikat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*