MANAGED BY:
MINGGU
18 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Minggu, 24 Mei 2015 07:58
Ayo! ke Derawan yang Menakjubkan
TAMAN LAUT: Pulau Kakaban juga menyajikan pemandangan taman laut yang indah.(dok pribadi)

PROKAL.CO,

OLEH: NOOR AISYAH
 
PULAU Maratua adalah salah satu dari 31 pulau yang terletak di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seperti pulau-pulau lain yang berada di dalam Kepulauan Derawan, pulau yang kabarnya berasal dari kata mertua ini kaya akan keindahan alamnya.

Keindahan alam di Pulau Maratua sangatlah memukau dengan pantai putih bersih dan kekayaan biota bawah lautnya. Beragam jenis hewan laut dan terumbu karang masih sangat terjaga. Di pulau ini juga terdapat puluhan titik selam terkenal di dunia, di antaranya turtle traffic yakni tempat konferensi seluruh penyu di dunia berkumpul, dan big fish country atau titik selam dengan arus kuat tempat berkumpulnya pari raksasa, ikan tuna, dan hiu.

Keindahan ini ditambah dengan gradasi tiga warna air laut, mulai dari biru pekat, biru muda, dan hijau yang jernih laksana hamparan kaca, membuat pulau ini seperti bagian kecil surga yang ada di bumi. Pesona alam Maratua adalah tempat tepat bagi Anda yang ingin menyatu dengan alam. Menakjubkan.
 
MENUJU MARATUA
Untuk menuju ke Pulau Maratua, aksesnya cukup mudah namun menantang adrenaline: Via Tarakan. Dari kota asal cari penerbangan pagi ke Tarakan (Juwata International Airport). Dilanjutkan dengan transportasi darat (bus/mobil/taxi) menuju pelabuhan Tengkayu yang tidak terlalu jauh dari airport.

Dari Pelabuhan Tengkayu menggunakan speedboat langsung menuju ke Pulau Maratua. Di sinilah tantangan perjalanan dimulai. Perjalanan menuju Maratua normalnya ditempuh selama 3 jam, dan menurut info kapten kapal, kalau cuaca tidak mendukung dan gelombang besar, perjalanan bisa mencapai 4 sampai 5 jam. Semakin sore semakin tinggi gelombang laut, untuk itu timing kedatangan dan mulai perjalanan juga patut diperhitungkan.

Jika berhasil melewati tantangan lamanya perjalanan di laut tersebut, maka kita akan bersorak takjub ketika kapal mulai mendekati pulau. Air laut yang tadinya berwarna biru gelap perlahan berubah menjadi warna biru toska jernih, dan kita bisa dengan jelas melihat ikan-ikan berlalu lalang di bawah kapal, rasanya seperti berada di dalam akuarium raksasa! Jika beruntung, kita bahkan bisa melihat parade keluarga lumba-lumba yang beraksi di sekeliling kapal, sungguh sebuah kejutan istimewa petualangan di Maratua.

Ibu penyu dan anak penyu bersantai terlihat jelas di perairan jernih Pulau Maratua. Pada saat kapal mendekat ke Pulau Maratua, kita akan merapat ke dek milik Maratua Paradise Resort (MPR) yang merupakan satu-satunya resort atas laut yang ada di Pulau Maratua saat ini.
 
MENGINAP DI MARATUA
Untuk menginap di Pulau Maratua, kita bisa menginap di Maratua Paradise Resort atau di homestay milik penduduk lokal. Tergantung bujet yang Anda miliki.
Di MPR, terdapat dua pilihan kamar, pilihan pertama adalah Water Villa untuk kamar yang berada di atas laut. Jika ingin merasakan sensasi tidur di atas laut dengan deburan ombak sebagai lullaby, cobalah stay di Water Villa. Kamar mandi di Water Villa sangat besar dengan bathtub berjendela kaca yang langsung memandang ke lautan luas! Pada setiap kamar di Water Villa ada balkon dengan sunset view.

Pilihan kedua di MPR adalah Beach Chalet untuk kamar yang letaknya tepat di tepi Pantai Maratua. Di Beach Chalet ini debur lembut ombak dan nyanyian serangga adalah teman alami istirahat Anda. Di belakang Beach Chalet, terdapat Kampung Teluk Harapan, Kampung Payungpayung, Kampung Bohesilian dan Kampung Teluk Aloloyang dihuni oleh sekitar 3000 suku Bajau yang sangat ramah dan hangat.

MARATUA PARADISE RESORT
Meskipun dimiliki oleh WNA, Para pekerja MPR seluruhnya adalah penduduk lokal Maratua. Mereka memiliki ilmu pengetahuan maritim termasuk navigasi dengan bintang yang luas. By nature mereka semua juga adalah penyelam ulung yang bisa menyelam bebas dengan waktu lama tanpa menggunakan bantuan alat.

Kita bisa menghabiskan waktu bercerita dengan mereka di resto atau di lobby tentang hewan laut, tentang perkembangan tourism di Maratua, kehidupan sehari-hari di Maratua, dan cerita-cerita hangat lainnya, sangat menyenangkan. For every trip, don’t forget to mingle with the local.

Salah satu spot penting di MPR adalah selain deck-nya, adalah lobby restonya. Lobby ini dilengkapi kursi-kursi dan meja kayu menghadap ke lautan tepat ke arah matahari terbenam. Di lobby ini juga ada tangga langsung menuju laut, jika air laut sedang tidak terlalu tinggi, tamu resort bisa berenang langsung ke lautan jernih berwarna toska.

KEPULAUAN DERAWAN
Ketika berlibur ke Kepulauan Derawan, maka agenda pastinya adalah island hopping, pulau terkenal di Kepulauan Derawan yang bisa dikunjungi dengan menggunakan speedboat selain Maratua adalah Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban.

Dari Maratua, perjalanan ke Derawan ditempuh sekitar 1 jam, snorkeling di Pulau Derawan air lautnya berwarna hijau muda jernih, jika beruntung kita memegang penyu hijau yang sangat besar di bawah laut Pulau Derawan. Makan siang sederhana dengan jamuan seafood segar di Pulau Derawan juga tidak boleh dilewatkan dan setelahnya jangan lupa beli oleh-oleh kaus/keychain, dan lain-lain di area perkampungan, karena di pulau lain tidak ada yang menjual oleh-oleh, jadi make sure you bring some cash and buy some souvenirs here for memories.

PULAU SANGALAKI
Setelah Derawan, kita melompat ke Pulau Sangalaki, pulau berpasir putih yang sangat indah yang dikelilingi oleh pohon kelapa dan air laut yang biru dan jernih. Pulau Sangalaki merupakan tempat penangkaran Penyu Hijau terbesar di Asia. Di pulau ini kita bisa melihat proses penyu bertelur, bermain bersama tukik (bayi-bayi penyu) dan melepas mereka yang secara insting akan menuju ke laut! Pulau Sangalaki juga terkenal dengan Manta Rays-nya, kalau beruntung kita bisa berenang bersama ikan pari Manta di sekitar Pulau Sangalaki yang indah!

PULAU KAKABAN
Destinasi berikutnya di agenda island hopping adalah Pulau Kakaban! Pulau Kakaban adalah salah satu fenomena alami fantastis yang ada di Kepulauan Derawan. Pulau Kakaban ini dikelilingi semacam dinding karang yang di dalamnya terdapat danau yang berisi ribuan stingless jellyfish, alias ubur-ubur yang tidak menyengat. Kabarnya spesies ini cuma ada dua di dunia! And we have one here in Indonesia! Di Kalimantan!

Sebelum sampai ke Danau Ubur-ubur, kita harus trekking naik turun tangga yang cukup terjal. Begitu sampai di dermaga, kita akan disuguhi pemandangan danau yang sungguh magis. Di danau ini kita boleh berenang dan snorkeling bersama ubur-ubur tanpa sengat, tapi kita diwajibkan untuk hati-hati banget dalam bergerak, kita tidak diperbolehkan memakai fin (sepatu katak), karena ubur-ubur ini gampang sekali terobek.

BERENANG BERSAMA STINGLESS JELLYFISH
Setelah snorkeling dengan ubur-ubur, kita langsung berenang di laut area luar Pulau Kakaban. Selain terkenal dengan danau stingless jellyfish-nya, Kakaban juga terkenal akan coral garden-nya luar biasa indah. Pulau Kakaban ini adalah the best point for snorkel, jadi wajib dicoba!

PULAU NABUCCO
Pulau Nabucco adalah pulau Indah yang masih merupakan area Pulau Maratua, pulau indah milik warga Jerman ini menawarkan ketenangan eksklusif, dengan perpustakaan mini yang ada di tengah resort, sport arena, jogging track, dan diving spot yang tidak jauh dari resort, pulau ini serasa milik kita pribadi.  (lhl/k15)
 


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2012 07:25

Dirikan TK Annisa, Anak Usia Emas Jangan Ditekan

<div> <strong>PENAJAM &ndash;</strong> Pendidikan usia dini menjadi hal penting…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers